Select Page

Sabah Shell Petroleum Co. Ltd. Sdn. Bhd. telah menyerahkan JP Kenny Wood Group sebuah kontrak untuk subsea integration and follow-up engineering work untuk pengembangan deepwater Gumusut-Kakap di perairan 1,300 m, 120 km di offshore Sabah, Malaysia, di blok J and K.

Sabah Shell Petroleum Co. Ltd. Sdn. Bhd. telah menyerahkan JP Kenny Wood Group sebuah kontrak untuk subsea integration and follow-up engineering work untuk pengembangan deepwater Gumusut-Kakap di perairan 1,300 m, 120 km di offshore Sabah, Malaysia, di blok J and K.

Kontrak penyediaan selama 4 tahun untuk specialist subsea engineers, engineering studies, design, dan follow-up engineering support melalui tahap fabrication and commissioning project.

Sabah Shell akan mengoperasikan pengembangan yang meliputi deepwater semisubmersible floating production facility pertama di offshore Malaysia. Fasilitas memiliki kapasitas rancangan untuk pemrosesan 150,000 bo/d.

Gumusut-Kakap akan memproduksi dari 19 sumur subsea dengan minyak yang diekspor melalui sebuah pipeline ke terminal minyak dan gas baru, yang direncanakan di Kimanis, Sabah. Project akan menyuntik kembali gas yang berhubungan kedalam reservoir untuk membantu memperbaiki recovery minyak. Pengembangan pengeboran dimulai pada Januari 2008.

Lahan Gumusut dan Kakap yang menggabungkan perjanjian pengoperasian unitization dan unit tahun 2006 masuk kedalam single development. Pemilik saham dalam project adalah Sabah Shell, 33%; ConocoPhillips Sabah Ltd., 33%; Petronas Carigali Sdn. Bhd., 20%; dan Murphy Sabah Oil Co. Ltd., 14%.

Semisubmersible berdasarkan kontrak di fabrication yard Marine & Heavy Engineering Malaysia di Pasir Gudang, Johor, Malaysia.

Sabah Shell menyelesaikan sumur penemuan Gumusut pada bulan Desember 2003 di Blok J. Sumur termasuk sebuah vertical well dan dua sidetracks. Perluasan lahan kedalam Blok K dimana Murphy mengoperasikan lahan Kikeh.

Sumber: www.ogj.com

Share This