Petroleo Brasilerio SA (Petrobras) telah menyerahkan kontrak engineering dan instalasi senilai 200 juta dolar kepada Subsea 7 Inc. untuk pipeline dan equipment subsea di lahan minyak dan gas Tambau dan Urugua di deepwater Brazil di Santos basin dan P-56 developments di Campos basin, semua di off Brazil.

Penulis : Uchenna Izundu

Petroleo Brasilerio SA (Petrobras) telah menyerahkan kontrak engineering dan instalasi senilai 200 juta dolar kepada Subsea 7 Inc. untuk pipeline dan equipment subsea di lahan minyak dan gas Tambau dan Urugua di deepwater Brazil di Santos basin dan P-56 developments di Campos basin, semua di off Brazil.

Subsea 7 akan mendesign, install dan commission 14.5 km of dual 12-in., gas flowlines dan associated subsea equipment yang disuplai klien untuk lahan Tambau dan Urugua fields.

Platform semisubmersible P-56, akan menangani produksi dari Module 3 di lahan minyak Marlim Sul, di Campos basin 320 km timur off pantai Rio de Janeiro di 1,670 m dari perairan. Pekerjaan disana meliputi 13 km dual oil export pipelines, yang akan menghubungkan platform P-56 ke P-38 floating production, storage, dan offloading vessel, dan 8.6 km of 10-in. steel gas export pipeline, yang akan diperpanjang dari P-56 platform ke semisubmersible P-51 platform. Subsea 7 akan menyuplai pipelines tersebut dan pipeline end terminations.

Instalasi pipeline offshore akan berlangsung pada tahun 2010 menggunakan kapal pipelay Subsea 7.

Lahan Urugua dan Tambau akan berlabuh keujung produksi lainnya di Block BS-500 kira-kira 100 mil offshore Rio de Janeiro. Produksi disana diantisipasi pada tahun 2011 yang diperkirakan di 150,000-200,000 b/d minyak dan 775 MMcfd gas. Urugua dan Tambau berada di 3,280-4,600 ft dari perairan. Cadangan Urugua 250 juta bbl of 33° gravity oil dan 1.3 tcf gas, dan Tambau 1.8 tcf gas.

Platform semisubmersible P-56 akan sanggup memproses 170,000 bbl liquid dan 100,000 bbl of 16° oil, dan 6 million cu m gas. Platform akan mengoperasikan 22 sumur, 11 dari produsen minyak dan gas dan 11 water injectors. Platform akan memulai pengoperasian komersial selambatnya tahun 2010.

Sumber: www.ogj.com