In-situ berarti melakukan pekerjaan on site / langsung di lapangan atau field..(Pengelasan langsung di tempat). Sudah pasti tidak boleh melakukan pengelasan dimana pipa yang didalamnya adalah minyak atau pelumas pasti akan mudah terbakar (explosive).

Tanya – Ambia Mursalino

Selamat siang menjelang sore rekan millister, mungkin sedikit saya ingin bertanya ttg pengelasan in-situ. jadi untuk perawatan pipa (piping maintenance) terutama untuk dikapal, ‘don’t use welding to repair an ‘in-situ’ fuel or lubricating oil pipe’.

So what does the mean ‘in situ’ here, mungkin ada teori ttg pengelasan ? trims buat pencerahannya.

Tanggapan 1 – sabandi ismadi

Pa Ambi

In-situ ber arti melakukan pekerjaan on site / langsung di lapangan atau field..(Pengelasan langsung di tempat).

Sudah pasti tidak boleh melakukan pengelasan dimana pipa yang didalamnya adalah minyak atau pelumas pasti akan mudah terbakar (explosive).

Tanggapan 2 – Dwi A.S. Utomo

Setuju pak Sabandi, ‘in-situ’ berarti pengelasan dilakukan langsung di lapangan.

Tapi tentang ‘tidak boleh melakukan pengelasan dimana pipa yang didalamnya adalah minyak atau pelumas pasti akan mudah terbakar (explosive)’, mengapa tidak boleh?

Selama syarat-syarat safetynya dipenuhi, why not? Bahkan untuk pengelasan dalam
keadaan ‘in service’ saja boleh (see API 1104 & API RP 2201).

Tanggapan 3 – sabandi ismadi

Aha ..setuju pa seperti Hot tapping kan…selama bapak mengelas mengacu ke guide line In service welding seperti di API 1104 appendix B ok di bolehkan, akan tetapi bapak harus membuat WPS dan PQR nya dulu dan harus di simulasikan..ya kan pa..akan tetapi dalam welding yang di lakukan baik di hot tappingnya pasti tidak di bolehkan arc / weld metal kontak langsung dengan product oil, Gas atau pelumas.

Dalam kasus bapak apa kondisinya seperti in-service ? bila ya.bisa ikuti guide line API 1104 appendix B dan minta client approval.

Tanggapan 4 – Geragai.HSE-Fireman

Setuju pak….

Pada kondisi-kondisi tertentu memang mau tidak mau harus dilakukan pengelasan pada pipa yang didalamnya mengalir minyak. Prinsip ‘fire triangle’ sangat berperanan dalam hal ini….

Tanggapan 5 – sabandi ismadi

Pa Ivan jelaskan dong Fire tri angle nya bagai mana dan lebih detail dong ? kita kan Welding practition tapi safety knowledge nya minim …nih.

Tanggapan 6 – Priyan Ferdian

Pengelasan pada pipa yang terdapat aliran minyak didalamnya adalah diperbolehkan asalkan thickness pipa tersebut masih memenuhi persyaratan karena pada saat pengelasan akan ada sebagian material pipa yang ikut mencair dan fusi dengan deposited weld metal, jika pipa terlalu tipis (dibawah ketentuan) maka dikhawatirkan akan terjadi failure.

Panas yang timbul akibat pengelasan akan dipindahkan ke minyak yang mengalir, sehingga temperatur di sekitar pipa yang dilas tidak akan overheat, yang tidak diperbolehkan adalah jika minyak dalam pipa tersebut tidak mengalir.

Tanggapan 7 – A. Rofiudin

Pak Priyan yth,

Pak saran untuk in situ welding harus hati-hati, banyak sekali yang harus dipertimbangkan, semisal pressure di dalam pipa yang akan dilas, kondisi environtment terhadap flammable gas, untuk in situ welding, pada dasarnya banyak yang harus didiskusikan dan lihat kondisi lapangan, tidak bisa dengan masukan terpecah pecah. tapi yang namanya masukan yang tetap perlu dihargai dan dipertimbangkan ya kan pak Priyan.

Pembahasan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan Januari 2009 dapat dilihat dalam file berikut: