Saya pendatang baru dunia fabrikasi, yang mau saya tanyakan, ada yang tau masalah menghitung suface area pipe, fitting juga menghitung berat (weight) untutk pipe and fitting, kalau bisa untuk structure material juga, tolong dikasih formulanya, kalo bisa ada gambarnya sekalian.

Tanya – musno hardi

Moderator atau kawan KMI,

Saya pendatang baru dunia fabrikasi,yang mau saya tanyakan ,ada yang tau masalah menghitung suface area pipe, fitting juga menghitung berat (weight) untutk pipe and fitting, kalo bisa untuk structure material juga, tolong dikasih formulanya, kalo bisa ada gambarnya sekalian.

Makasih sebelumnya.

Tanggapan 1 – anto@e-steamboilers

Mas Musno, surface area pipe = ((O.D-Thk Pipe)*pi)*Lgt Pipe

Berat pipe & fitting ada di Handbook Press. Vessel (Eugene F. Megyesy), jadi ngga usah dihitung lagi

Klo untuk structure mas Musno bisa sounding sama pemain lama sesama estimator, pasti punya table berat yang biasa dikasih sama supplier, disitu ada berbagai gambar profil & beratnya tapi klo ngga ada juga nanti sy kirim via japri.

Tanggapan 2 – muhammad rifai

Satu lagi… kalau yang ini biasa dipakai oleh orang orang boiler dan heat transfer equipment… yang dipakai ID…

Tanggapan 3 – johan noviansyah

Pak Anto,

Kurang tuh pak rumusnya surface area pipe = (pi/4)*(od^2)-((od-2*th)^2).

Tanggapan 4 – anto@e-steamboilers

P’Johan, basicly pipa klo dibentangankan sama dengan persegi panjang (A=L*W), trus klo factor L nya ngga diperhitungkan berarti surface areanya kurang dong P’.

Tanggapan 5 – PURWANTO Dadang@saipem

Pak Johan,

Maaf, tp sy pikir sih kalo utk sekedar ngitung surface area pipe temen2 yg SMUnya ngambil IPA pasti bisa lah..hehehe… Itu kan rumusan yg simple banget. Anyway, kalo ga slh Ap = (pi/4)*(OD^2 – ID^2). Dmn OD = Outside diameter, ID = Inside diameter (OD – 2t), t = wall thickness.

Tanggapan 6 – PURWANTO Dadang@saipem

Ato bs jg dibikin agak simple tp mengurangi sedikit akurasi, Ap ~ pi*D*t..

Tanggapan 7 – Arif Trihariyadi

Maaf klo salah, sudah lama enggak ngitung yang beginian. Tapi rasanya klo mau ngitung surface area pipa (biasanya untuk pengecatan ato insulation kan, Mas Musno? – jadi cukup surface area luar saja dari pipa) itu kan cukup keliling OD-nya pipa dikalikan panjang pipa jadi: pi x OD x length.

Kalo rumus dari Mas Dadang di bawah ini bukannya untuk luas area di daerah ketebalan pipa / dinding pipa (susah ya, nerangin dengan kata-kata tanpa gambar?).

Kalau berat pipa = pi x OD x length x thickness x S.G. steel (bayangkan pipanya digelar jadi plate).

Kalau mau gampang memang liat tabel schedule pipa, Mas Musno, apalagi untuk fitting, enggak mungkin dihitung pakai rumus. Minta sama supplier, pasti mau ngasih. disitu biasanya ada luas & berat pipa per m panjang, jadi tinggal kalikan dengan panjang pipa.

Untuk berat structure material juga bisa lihat tabel berat, juga ada area & berat per satuan panjang. Juga bisa minta sama supplier.

Tanggapan 8 – PURWANTO Dadang@saipem

Iya, betul…

Terjadi slh pengertian krn sy jg kurang mengikuti pertanyaan aslinya, maaf sblmnya :-).

Luas permukaan pipa (luas selimut silinder) = keliling * panjang

pipe/silinder = pi*OD*Lp.

Cross section area; Ap = (pi/4)*(OD^2 – ID^2).

Jd malu nih :-).. punten ahh ka sadayana…

Tanggapan 9 – muhammad rifai

Bener pak Arif,

Surface area = area permukaan luar pipa = pi x OD x panjang : untuk pengecatan atau insulation luas area di daerah ketebalan pipa / dinding pipa = cross section area = luas potongan kalau berat pipa berarti luas area pipa (cross section area) x panjang x spec gravity tapi kalau mudahnya, pakai table yang biasa dari vendor atau cari di internet juga banyak… kalau untuk fitting, lebih susah lagi… maka untuk mudahnya, vendor selalu punya referensi, atau di internet juga banyak.

Intinya, bener pak Arif