Proses welding material mold (cetakan/dies) dari ASSAB 718 yang nama jualnya (IMPAX SUPREME – Prehardened Mould Steel) merupakan klasifikasi material baja perkakas (tool steel) dalam kelompok seri AISI P20 (mold steels), dimana merupakan jenis baja paduan (alloyed steel) dengan komposisi C = 0.37%, Si=0.3%; Mn=1.4%; Cr=2.0%;Ni=1.0%, Mo=0.02%;S=0.008%. Perbedaan warna (belang) dari lasan tersebut disebabkan oleh penggunaan kawat las yang tidak sama (maching composition) pada saat pengelasannya. Oleh sebab itu untuk pengelasannya : pertama, harus dipilih kawat las yang sama komposisinya (matching composition) agar diperoleh penampakan atau warna kampuh (weld metal) yang sama dengan logam dasarnya (base metal).

Tanya – ikhwanuddin akhsan

Rekan – rekan yang terhormat,

Mohon penjelasan mengenai masalah welding sebg berikut :

Ada belang pada hasil part injeksi dari mold yang ada weldingannya padahal sudah dipolish sd mirror, setelah kami check ternyata pada area bekas welding pada mould tersebut terlihat ada belangnya, sehingga menimbulkan belang pada part hasil injeksinya juga.

Mohon pencerahan bagaimana caranya menghilangkan belang pada mold sehingga part injek tidak belang. Apakah harus ada proses preheater sebelum kita melakukan welding?material yang kami pake untuk mold Assab 718.

Terimakasih atas jawabannya.

Tanggapan 1 – Winarto

Dear Pak Ichwanuddin H,

Mengenai proses welding material mold (cetakan/dies) dari ASSAB 718 yang nama jualnya (IMPAX SUPREME – Prehardened Mould Steel) merupakan klasifikasi material baja perkakas (tool steel) dalam kelompok seri AISI P20 (mold steels), dimana merupakan jenis baja paduan (alloyed steel) dengan komposisi C = 0.37%, Si=0.3%; Mn=1.4%; Cr=2.0%;Ni=1.0%, Mo=0.02%;S=0.008%.

Menurut hipotesa saya, perbedaan warna (belang) dari lasan tersebut disebabkan oleh penggunaan kawat las yang tidak sama (maching composition) pada saat pengelasannya. Oleh sebab itu untuk pengelasannya : pertama, harus dipilih kawat las yang sama komposisinya (matching composition) agar diperoleh penampakan atau warna kampuh (weld metal) yang sama dengan logam dasarnya (base metal). Saudara bisa menggunakan merek-merek kawat elektroda tertentu (maaf saya tidak bisa sampaikan disini mengingat kode etik tentang iklan di MIGAS Group ini). Nama produknya saya akan kirim via Japri. Mengenai pengelasannya dapat menggunakan TIG (GTAW) atau SMAW menurut mesin yang ada di workshop Saudara miliki. Mengenai WPS-nya seperti pemanasan awal (preheating) nampaknya sangat diperlukan mengingat dari perhitungan Carbon Equivalence (CE) dengan rumus IIW, CE-nya melebihi 0.4% dan sesuai petunjuknya umumnya preheating pada baja tersebut diperlukan pemanasan awal antara 200 hingga 250 derajat selsius. Sedangkan inspeksi kekerasan daerah lasan setelah pengelasan harus sekitar 320 – 350 HB. Direkomendasikan juga apabila moldnya cukup tebal supaya di post weld heat treatment (PWHT) untuk menghilangkan tegangan sisa (residual stress) atau dapat juga dilakukan tempering.

Demikian semoga bermanfaat.