Perbedaan antara sifat Flammable Vs Combustible adalah Flash Point-nya.
Lebih lazim, untuk istilaha Gas yg dapat terbakar itu adalah Flammable Gas.
Sedangkan, Penggunaan istilah Combustible lebih lazim digunakan hanya untuk Liquid dan Solid Material (e.g. Wood, Plastic, Iron dust, etc). Penggunaan istilah Combustible Gas adalah tidak lazim, karena Gas tdk memiliki Flash Point dan sudah pada fase can be mixture with air and ready to be ignited. Tetapi saya tidak tahu alasan pihak yang masih menggunakan Combustible Gas than Flammable Gas.

Tanya – Pranoto

Dear all,

Combustible dan flammable liquid dibedakan berdasarkan flash point dari liquid.

Apakah yang membedakan antara combustible dan flammable gas ?
Mohon pencerahan dari rekan-rekan.

Terima kasih dan salam.

Tanggapan 1 – pra setyo

Silahkan di check ke NFPA 30 (Flammable and Combustible Liquids Code).

Tanggapan 2 – Pranoto

Dear Pak Prasetyo,

Terima kasih banyak untuk masukannya.

Tanggapan 3 – Akh. Munawir

Yang saya pahami,

Perbedaan antara sifat Flammable Vs Combustible adalah Flash Point-nya.
Lebih lazim, untuk istilaha Gas yg dapat terbakar itu adalah Flammable Gas.
Sedangkan, Penggunaan istilah Combustible lebih lazim digunakan hanya untuk Liquid dan Solid Material (e.g. Wood, Plastic, Iron dust, etc). Penggunaan istilah Combustible Gas adalah tidak lazim, karena Gas tdk memiliki Flash Point dan sudah pada fase can be mixture with air and ready to be ignited. Tetapi saya tidak tahu alasan pihak yang masih menggunakan Combustible Gas than Flammable Gas.

Tanggapan 4 – Pranoto

Dear Pak Munawir,

Terima kasih banyak untuk paparannya.

Tanggapan 5 – A. Rofiudin@sulfindo

Pak Munawir yth, bukannya gas juga bisa memakai istilah combustible gas, dan itu sudah umum digunakan dan memang benar adanya.

Combustible itu bisa terbakar (kayu, kertas, gas mixture dll) artinya ada dua golongan mengenai terbakar itu sendiri yaitu Combustible dan Non combustible. Nah di dalam Combustible itu ada sub lagi yang diantaranya yang dibahas ini yaitu flammable (sangat mudah terbakar). Jadi ya ada alasan mengenai combustible gas dipakai, karena ada yang tidak, contoh inert gas semisal Argon, Nitrogen dll.

Sorry saya tidak tahu banyak juga mengenai hal ini. hanya sedikit menambahi saja.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia dapat dilihat dalam file berikut: