Material AH 36, DH 36, EH 36 adalah material standard dalam ship construction yang di buat oleh ABS berdasarkan requirement dan kebutuhan comsumption orang shipyard atau sejenisnya. AH36, DH 36, EH 36 adalah material Higher strength hull structural steel.

Pembahasan – novembri nov

Pertanyaan simple tentang apa sih beda material AH36, DH 36, EH 36 ?
Saya sangat surprised saat menanyakan hal ini kepada beberapa Eng, QC, yang sudah berpengalaman di shipyard karena ternyata banyak yang bingung dan nggak tahu menjawabnya. Agak lucu juga sih..karena tugas hari hari mereka membuat gambar, mengecheck gambar construction dengan menuliskan jenis material AH 36, DH 36, dan EH 36. QC pun tahunya cuma material yang dipasang pada constructin tsb adalah jenis jenis 36 diatas. Apa bedanya juga mereka nggak tahu.
Mau tahu jawabannya …silahkan click cerita material di :

www.hazwelding.wordpress.com

Tanggapan 1 – El Mundo

gini saja bingung

AH = normal steel (impact test not required)

DH = high tensile steel (required impact test at 0 deg. C

EH = high tensile, low temprature steel (required impact test at – 20 deg. C; biasanya dipakai utk tanki LPG)

Tanggapan 2 – novembri nov

Kayaknya kurang bener deh…

Maksud pertanyaan adalah apa yang harus dibuat sehingga material masing masing tersebut bisa mendapatkan nilai impact dari 0, -20, -40 Derjat C padahal kalau dari standard ABS sendiri ke 3 material tsb punya komposisi dan yiels/tensile yang sama…

Biar lengkap saya tulis lagi disini…

Pertanyaannya tulisan yang warna pink di bawah….

———————————————————-

Material AH 36, DH 36, EH 36 adalah material standard dalam ship construction yang di buat oleh ABS berdasarkan requirement dan kebutuhan comsumption orang shipyard atau sejenisnya. AH36, DH 36, EH 36 adalah material Higher strength hull structural steel.

Untuk menjawab pertanyaan tentang beda AH36, DH 36, EH 36 biar gampang di cerna saya akan coba terangkan sbb :

1. Komposisi Kimia

Material AH36, DH 36, EH 36 sama sama mempunyai checmical komposisi kimia sebagai berikut :

C = 0.18% (max), Mn = 0.19% ~ 1.60%, Si= 0.1%~0.5%, P=0.035(max), S=0.035% (max), Al=0.015%, Nb=0.02%~0.05%, V=0.05%~0.1%, Ti=0.02%, Cu=0.35%, Cr=0.2%, Ni=0.4%, Mo=0.08%. ( max ).
Dari di atas sepertinya masih membingungkan dengan beda material tsb karena chemical komposisinya masih bisa sama dengan range yang lebar.

2. Mechanical Properties

Material AH 36, DH 36, EH 36 memiliki mechanical properties sebagai berikut :
AH 36, DH 36, EH 36 sama sama memiliki mechanical properties dengan Yield Strength = 355 MPa atau 36 Kgf/mm^2 atau 51 Ksi. Dari sini kita masih belum dapat apa beda ke 3 material tsb karena masih punya mechanical properties yang sama.

Rahasianya….

Coba perhatikan Impact test dibawah ini :

Ke 3 material (AH 36, DH 36, EH 36) sama sama memiliki impact test min 34 Joule ( Longitudinal ) dan 24 Joule ( transverse ). Namun bedanya adalah untuk AH 36 ditest pada temp 0°C, DH 36 ditest pada temp = -20°C, dan EH 36 ditest pada temp -40°C.
Pertanyaan pentingnya disini adalah apa yang harus dilakukan ( diatur ) untuk bisa melakukan impact test pada temp yang berbeda di atas… karena semua informasi nya hampir sama….

Home work ..

Bagi pembaca yang punya analisa silahkan menjawab pertanyaan di atas…

Pembahasan selengakapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia ini dapat dilihat dalam file berikut: