Galvanizing adalah metode coating dengan komponen zinc. Komponen dicelupkan ke dalam molten zinc bath pada suhu sekitar 450-470 deg C. Sederhananya proses galvanising meliputi cleaning – pickling (acid) – fluxing – and dipping. Selain itu metode lain misal calorising (aluminum), Sheradizing (zinc), electro plating, metal spray, dll bisa dijadikan referensi untul metal coating dengan bahan selain zinc. Galvanized pipe biasanya digunakan pada beberapa sistem seperti salt water, fresh water, chemical pH 4-12,5, atau sistem yang bersuhu tinggi max 200deg C (kalo lebih dari ini outer layer dari galvanized besar terindikasi terjadi peel off).

Tanya – fendy dest

Dear Miliser

Saya orang yang awam tentang Piping, ada pertanyaan tentang Galvanize. Sebenarnya bagaimana proses Galvanize? Sependek pengetahuan saya galvanize menggunakan Zn sebagai lapisan coating, bisakah dengan material lain?

Zn adalah logam yang lebih reaktif dari Baja. berarti galvanize prinsipnya hanya mengorbankan Zn? Bagaimana apabila lapisan Zn itu telah habis apakah pipa akan terkorosi jg?
Pipa galvanize biasa digunakan untuk fluida servis apa saja?
Terimakasih, Salam hangat

Tanggapan 1 – Super Bagus

Pak Fendy,

Saya ingin memberi info sedikit ttg Galvanize..

Info yang banyak… Mudah-mudahan bisa didapat dari teman2 lain dan para senior disini
Silahkan juga rujuk buku.. ‘ referensi yg rekomended saya belm punya, mungkin teman 2 bisa menambahkan.

Proses Galvanisasi paling tidak ada 2 jenis:

– Pencelupan dalam Zn yang mendidih (disebut hot deep galvanizing)

– atau elektolisa

dari segi penampilan, dengan elektrolisa akan lebih rapi, tetapi biasanya daya proteksinya akan lebih pendek karena lapisannya lebih tipis dan kurang menyatu sempurna.

Sedangkan Hot Deep, permukaannya biasanya agak kurang rata, karena mengikuti dari profil celupan, juga biasanya akan ada sisa2 cepupan yang memadat ketika diangkat.Dengan metoda ini proteksi akan jauh lebih baik, karena lapisan zn lebih tebal, dan juga ketika dilakukan pencelupan, terjadi juga sedikit campuran antara besi dan zn yang sama-sama meleleh, sehingga membentuk semacam campuran.

Betul proses perlindungan terjadi karena terkorbannya Zn, tetapi hal ini berbeda jauh dengan mekanisme sacrificing, karena ketika Proses oksidasi pada permukaan besi galvanis maka Zn akan berubah menjadi ZnO. ZnO akan membentuk lapisan sekaligus menutup besi, yang bisa dibayangkan seperti penutupan besi dengan cat, dan ini terjadi secara lebih merata di seluruh permukaan.

Periode Proteksi, yang lazim di rujuk adalah tahan selama 20 tahun untuk hot deep galvanize tanpa perlu perawatan lain, dan kalaupun dilakukan pengecatan, ini lebih disebabkan karena alasan estetika saja.

Aplikasi yang banyak menggunakan ini adalah, tower BTS, Tiang listrik, pembatas jalan tol… dsb.

Ada beberapa perusahaan pencelupan galvanis yang saya kenal, dan kalau bapak perlukan : PT Cerah Sempurna, Jl Tambah Aji Semarang.

Kalau boleh tahu, bapak perlukan ini untuk keperluan apa?

Tanggapan 3 – Mahatrisna

Dear Pak,

Sekedar melengkapi pernyataan dibawah;

Galvanizing adalah metode coating dengan komponen zinc. Komponen dicelupkan ke dalam molten zinc bath pada suhu sekitar 450-470 deg C. Sederhananya proses galvanising meliputi cleaning – pickling (acid) – fluxing – and dipping. Selain itu metode lain misal calorising (aluminum), Sheradizing (zinc), electro plating, metal spray, dll bisa dijadikan referensi untul metal coating dengan bahan selain zinc.

Galvanized pipe biasanya digunakan pada beberapa sistem seperti salt water, fresh water, chemical pH 4-12,5, atau sistem yang bersuhu tinggi max 200deg C (kalo lebih dari ini outer layer dari galvanized besar terindikasi terjadi peel off).

Tanggapan dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia ini dapat dilihat dalam file berikut: