Softfoot, ketidakrataan kaki equipment terhadap baseplate di cek dengan cara : Contoh soft foot motor, Pada ke empat baut motor yang sudah dikencangkan (A, B, C, D) dicek satu persatu, tempatkanlah dial indicator secara vertical di dekat baut A, lalu set dial di posisi 0, kendorkan baut A saja sampai free, bacalah pergerakan dial, catat dan itulah harga soft foot di sisi A, lalu kencangkan lagi baut A, kemudian lakukan di baut B, C dan D. catat masing masing hasilnya. Tambahkan sim plate untuk menghilangkannya.
Harga maximal soft foot pada setiap equipment adalah 0,06 mm.

Tanya – abetabet

Mohon bantuan rekan-rekan sekalian tentang prosedur chek softfoot sebelum kita melakukan alignment pompa. mohon sedetail-detailnya, karena itu penting buat saya selaku siswa pre-employeement trainee. terima kasih.

Tanggapan 1 – A. Rofiudin@sulfindo

Mas Abetabet yth,

Softfoot, ketitak rataan kaki equipment terhadap baseplate di cek dengan cara : Contoh soft foot motor, Pada ke empat baut motor yang sudah dikencangkan (A, B, C, D) dicek satu persatu, tempatkanlah dial indicator secara vertical di dekat baut A, lalu set dial di posisi 0, kendorkan baut A saja sampai free, bacalah pergerakan dial, catat dan itulah harga soft foot di sisi A, lalu kencangkan lagi baut A, kemudian lakukan di baut B, C dan D. catat masing masing hasilnya. Tambahkan sim plate untuk menghilangkannya.
harga maximal soft foot pada setiap equipment adalah 0,06 mm.

semoga membantu dan ada yang menambahkan.

Tanggapan 2 – JONO

Pak Abetabet,

Ini ada sedikit reference dari Seminar Vibration Analyst di San Diego, JUne
2003 oleh bapak John C.Robertson (Maintenance Reliability Specialist).

*How to Check for Soft Foot*

Each machine foot location on both the driver and driven units must be individually checked for the existence of soft foot. If a soft foot movement is observed *to be greater than +/- 0.002′,* *it must be immediately corrected.* The checkout procedure is as follows:

1. Visually check all of the machine’s feet for breakage, cracks, or bent feet. If these defects exist, they must be corrected before soft foot checks are made.

2. All shims that are rusted, dirty, and have been burred at the edges must be replaced with correctly dimensioned, pre-cut stainless steel shims.

3. Using a feeler gauge, or taper gauges, determine the gap between the bottom of the foot and the bedplate. Ensure that the gauges do not touch only at one point. In many cases, machine feet can suffer from a compound bend, which produces angular irregularities and creates a tapered gap. If the foot cannot be straightened, tapered off shims must be fitted to correct the condition. Always perform a three-point check at all of the three edges of the feet when investigating soft foot conditions.

4. Placing a magnetic based dial indicator stand on a stationary location (usually the bedplate), and ensuring the indicator dial stem button is contacting the machine foot surface makes this check. The dial indicator face is calibrated in thousandths of an inch increments, and when the stem is pressed in toward the dial, the needle rotates in a clockwise, or positive (+) direction.

All measurements taken in that mode will be preceded with a + sign. The indicator dial stem is depressed onto the shaft surface enough to rotate the needle (pointer) approximately one revolution. It is then set to 0.000′. The hold-down bolt’s nut is slackened, and the deflection of the needle is carefully recorded. The hold-down bolt’s nut is again tightened to the specified torque value. This procedure is carried out at all of the machine’s feet, and all readings are recorded for comparison and determination of any soft foot conditions.

The machine foot, or feet, which exhibits the largest movement, and the greatest measurement, is in need of being shimmed to correct the discrepancy. If the measurement was 0.008′, a shim thickness of 0.004′ should be inserted under that foot as an initial start in correcting the soft foot.

The bolt would be torque tightened, the dial indicator would again be set up and adjusted to 0.000′ before slackening off the bolt, and the new measurement would be recorded. This procedure would be repeated until the soft foot condition disappears. A final all-round check is again made before signing off the job to ascertain the accuracy of the correction. All hold-down bolts must be left tight before closing this inspection.

The amount of shims needed for correction of soft foot and alignment must be kept to a minimum. If, for example, 0.100′ was the required depth of shims, you should install one 0.090′ shim and maybe one or two other shims to make up the difference. Each successive shim layer is a potential soft foot cause if air or liquid is trapped under each shim. Kalau Bapak meng align nya memakai Laser Alignment, fasilitas softfoot biasanya sudah ada, jadi bapak tinggal memasukkan parameter thermal growth.

Terima kasih,

Tanggapan 3 – abetabet

terima kasih saudara A. Rofiudin dan saudara Joni.
Saya sudah membaca penjelasan dari Bapak-Bapak sekalian. namun ada yang belum jelas.

1. Mengapa penambahan simplate untuk mengkoreksi softfoot tebalnya setengah dari besarnya softfoot? Misal softfoot yang terbaca 0.008′, penambahan simplate 0.004′.

2. Dalam mengkoreksi apakah selalu di lakukan penambahan simplate tidak dengan cara dikurangi. Saya baca di salahsatu blog, koreksi dengan cara pengurangan simplate 50-60% dari besar softfoot yang terbaca di dial.
mohon penjelasannya, saya sangat memerlukan informasi ini untuk penulisan telaan staff sebagai syarat kelulusan. Terima kasih.

Tanggapan 4 – JONO

Pak Abetabet,

1. Gak selalu setengah dari nilai yang terbaca, bisa seperempatnya, bisa tiga perempatnya..setelah itu baru dilakukan pengukuran ulang, bapak akan bisa lihat hasilnya.

2. Bapak bisa imajinasikan kalo bapak duduk di bangku tanpa sandaran dengan tiga kaki penopang yang mana satu kaki penopangnya lebih pendek dari ke dua kaki lainnya. Pada saat bapak condong kan badan dengan berat di bagian kaki yang pendek, maka tentunya bapak tidak akan mersa nyaman bahkan cenderung sedikit berbahaya. Secara logika, bapak akan menambah ‘sesuatu’untuk mengganjal kaki yang pendek tersebut sehingga sama rata dan nayaman untuk bapak duduki. Coba Bapak imajinasikan , kalau kaki penopang bangku bapak yang sudah pendek, bapak kurangi/dipotong, apa yang akan terjadi? atau kaki yang lain bapak kurangi, apa yang akan terjadi?

Mudah-mudahan bermanfaat

Tanggapan 5 – abetabet

Terima kasih Bapak Jono..Tanya lagi prosedur soft foot apakah selalu di lakukan pada saat akan alignment?

Tanggapan 6 – JONO

*Dear Pak Abetabet,

Betul Pak. Kalau Bapak sudah menambah ganjalan di kaki kursi yang pendek yang akan Bapak duduki, tentunya Bapak akan mencari kenyamanan bagaimana Bapak akan duduk, apakah geser sedikit ke kanan atau geser sedikit ke kiri atau maju sedikit atau mundur sedikit . Nah, begitu pula alignment, tentunya kalau softfoot sudah teratasi, tentunya dilanjutkan dengan mencari kelurusan dan kesejajaran mesin yang akan di align.

Terima kasih.