Posisi SID (Safety In Design) inspector mencakup scope civil, mechanical dan piping . panduan SID Requirement biasanya tersedia dan dijadikan sebagai salah satu referensi dalam kriteria penerimaan suatu pekerjaan. salah satu contoh untuk pekerjaan SID adalah Platform (Onshore/Offshore). secara garis besar job desc-nya adalah melakukan pemeriksaan mulai dari review drawing (apakah sesuai dengan kondisi di lapangan atau perlu ada perubahan sesuai SID), inspeksi pada saat fabrikasi (sebelum dikirim ke lokasi) dan inspeksi pemasangan p/f tersebut, dan sebagainya sesuai dengan ITP yang sudah dibuat dan disetujui.
Sebagai SID Inspector tidak perlu repot mengurusi design, karena drawing sudah dibuat dan hanya perlu direview dan dilihat kesesuaian dengan kondisi di lapangan, jika ditemukan adanya ketidaksesuaian maka perlu dibuat proposal perubahan (Change Order Proposal) sesuai Change Order Prosedur yang berlaku.

Tanya – ihsan fahmi

Dear rekans sekalian,

Langsung ke topik. Minggu yang lalu saya dapat panggilan tuk ngisi posisi SID inspector. Bagi rekans yang lebih paham mengenai posisi ini, saya harapkan informasinya mengenai job responsibility atau job desknya. Soalnya background saya civil, tapi saya tidak menutup mata tuk menimba ilmu lagi di bidang keteknikan yang lain.

Atas perhatian dan sharing infonya saya ucapkan hatur nuhun…..

Tanggapan 1 – mochamad rodjie

Safety in design(SID).

Jadi job disnya ya….check/inspection di site yang designnya telah dikerjakan oleh construction kurang safe dengan kondisi begitu kira2.
Kemudian penemuaan dilapangan/plant itu di design lagi supaya safe dengan kondisi dilapangan/plant.
Kurang lebihnya teman2 Engineering Construction yang bisa memberikan yang lebih jelas.

Tanggapan 2 – johanes benhard

Sekedar melengkapi saja Pak, Safety In Design (SID) dapat juga digunakan untuk memodifikasi lagi plant yang sudah tua, sehingga menjadi sebuah program peningkatan keselamatan untuk para operator plant itu oleh perusahaan. SID dapat juga menjadi dasar bagi design engineer untuk mendesign suatu plant sehingga plant yang baru tersebut cukup aman, jadi sang designer tidak merancang dari sisi hitungan konstruksi dan fungsi plant saja tapi juga faktor keselamatan untuk operasi plant tersebut nantinya oleh para operator juga diperhitungkan.

Tanggapan 3 – Alvin Alfiyansyah

Mohon dipahami bahwa faktor keselamatan operasi plant tidak bertumpu pada Safety in Design (SiD) dalam maksud sebenarnya; SiD hanyalah sebuah persyaratan minimum design dengan pendekatan human factor (ergonomic design) yang berhubungan dengan produksi/operasi, maintenance, konstruksi dan instalasi yang akan membantu baik dalam keadaan normal dan kondisi emergency utk fasilitas baru atau lama serta tidak terbatas pada offshore & onshore facility. Tools ini hanya sebuah summary dari berbagai industry standard & recommended practise yang telah dijalankan selama beberapa dekade yang tentu saja sangat membantu engineering construction bahkan operation & maintenance personnel.

Jika anda berbicara masalah validasi design related to operation, akan lebih baik sistem seleksi design dan modifikasi lewat tools process safety & MOC dalam project management yang dijalankan atau mungkin digabungkan dengan berbagai tools dalam element operational integrity management system misalnya reliability & integrity, in Chevron we call it in Operational Excellence Management System.
Untuk plant yg sudah tua, kita harus hati2 menseleksi hal2 apa saja yg perlu disolve dengan SiD related to higher risk activity, operatibility and cost juga lihat data past incident event; jangan gempur semua hal kontradiktif design pada plant yang tua, bisa2 malah introduce hazards baru dan tidak cost effective. Risk Management mungkin lebih tepat digunakan.
Sedang bagi plant/fasilitas baru tentu kita dapat lebih leluasa menseleksi semua hal yang berhubungan dengan SiD terutama bagian2 plant yang akan sering dioperasikan, dirawat dan di-inspeksi oleh personil lapangan.

SiD inspector tidak hanya related dengan inspeksi/check di site bahwa designnya sudah sesuai, selain itu personil harus kompeten membaca gambar sekaligus mengukur dengan aktual instalasi di lapangan serta menyarankan teknik lain yang lebih sesuai jika keadaan lapangan tidak memungkinkan (misal : ada crash antar piping atau dengan electrical/instrument tray atau soil data sudah tidak akurat, etc.) serta masih memenuhi persyaratan SiD.

Training SiD seharusnya telah dilewati oleh SiD inspector dan personil FE&C & operation yang sering berhubungan dengan design, konstruksi dan modifikasi; minimal 1 hari buat materi dasar dan 1/2 hari buat latihan praktek dilapangan. Kamera dan gambar2 adalah senjata utama mengaddress issue masalah SiD. Background SiD inspector tidak terbatas pada lulusan tertentu karena safety biasanya akan melibatkan banyak element & tools untuk direview, yang penting komitment dan sudah mengerti isi SiD modules.

Semoga membantu.
Do you need further information related to SiD ? Please let me know.

Tanggapan 4 – priyan_ferdian

Posisi SID (Safety In Design) inspector mencakup scope civil, mechanical dan piping . panduan SID Requirement biasanya tersedia dan dijadikan sebagai salah satu referensi dalam kriteria penerimaan suatu pekerjaan. salah satu contoh untuk pekerjaan SID adalah Platform (Onshore/Offshore). secara garis besar job desc-nya adalah melakukan pemeriksaan mulai dari review drawing (apakah sesuai dengan kondisi di lapangan atau perlu ada perubahan sesuai SID), inspeksi pada saat fabrikasi (sebelum dikirim ke lokasi) dan inspeksi pemasangan p/f tersebut, dan sebagainya sesuai dengan ITP yang sudah dibuat dan disetujui.
Sebagai SID Inspector tidak perlu repot mengurusi design, karena drawing sudah dibuat dan hanya perlu direview dan dilihat kesesuaian dengan kondisi di lapangan, jika ditemukan adanya ketidaksesuaian maka perlu dibuat proposal perubahan (Change Order Proposal) sesuai Change Order Prosedur yang berlaku.
pemeriksaan biasanya lebih fokus kepada visual inspeksi, painting/coating dan dimensi p/f, terlihat mudah, padahal perlu ketelitian bagi inspector ybs.