Jangan karena tergiur harga murah langsung borong. Pertama cek dulu status provider tersebut di lokasi domisili anda apakah bagus atau tidak. Lalu perhatikan kebiasaan anda, misalnya sering tugas luar daerah sampe ke kota kecil atau kota besar saja, dan
dimana anda sering menggunakan layanan tersebut, apakah di rumah, kantor, atau di perjalanan? dengan data2 dari provider, pasti bapak bisa memilih yang terbaik untuk itu semua…. atau bapak memilih menggunakan hal yang berbeda.

Tanya – Indra Prasetyo

Saya ingin menanyakan pengalaman rekan2 yg menggunakan (USB) GSM/CDMA Modem spt Indosat Broom, Telkomsel Flash, Axis Akses, Smart Jump, dsb, serta pengalaman rekan2 yg menggunakan broadband internet (cable/radio) spt 3G-Net, First Media, Telkom Speedy, Net ZAP, dsb. karena saya ingin berlangganan salah satu produk tsb tapi bingung mau pilih yang mana. Mungkin dari pengalaman (baik dan buruk) serta informasi (harga, coverage area, download/upload speed, dsb) rekan2 dalam menggunakan salah satu atau beberapa produk tsb dapat membantu saya dalam menentukan pilihan.

Terima kasih sebelumnya atas bantuannya.

Tanggapan 1 – winner yousman

Mas Indra,

Untuk coverage area , silahkan datang langsung ke providernya dan silahkan pertimbangkan berdasarkan mayoritas lokasi dimana anda menghabiskan waktu anda sehari-hari, karena tiap provider ada yang sama dan ada yang berbeda.

Pada prinsipnya baik modem CDMA maupun GSM tidaklah jauh berbeda. Mereka sharing bandwith, Kecepatan yang dijanjikan walaupun janji tinggal janji hanyalah sampai dengan ( up to ) artinya ketika mereka sudah overload yang diakibatkan oleh pengguna yang melebihi kapasitas, maka janganlah pernah berharap janji yang di ucapkan sales atau customer service akan terbukti.

Menurut saya provider2 mobile internet CDMA & GSM hanya saling merebut Market, bukanlah Maintanance Market. Menurut saya mereka sangat leluasa mengambil hak pelanggan daripada memprovide kewajibannya. Ilustrasinya untuk contoh sebagai berikut :

Bila anda mengambil sebuah paket dengan harga IDR 200.000,- / Bulan dengan janji provider kecepatannya adalah 256 kbps. Ketika durasi 1 bulan tersebut berjalan (1-31) dan di tanggal 15,16,17 mereka mengalami overquota atau overload, maka kecepatan 256kbps tadi tidak akan mas indra terima, namun Mas indra tetap di kenakan IDR 200.000,- / Bulan. Kalau mau seimbang , harusnya ketika kecepatan < 256kbps maka tarifnya pun harus turun., kalau anda sudah membayar di awal bulan maka harusnya ada refund. Tapi nyatanya provider yang ada di indonesia ini tidak seperti itu, mereka menikmati keutungan diatas kerugian para pelanggannya ketika overload atau overquota ini terjadi.

Itulah sedikit penjelasan mengenai modem mobile, mudah2an dapat menjadi bahan pertimbangan mas indra dalam mengambil keputusan. Jikalau kecepatan yang ditawarkan oleh provider up to maka permasalahan yang saja jelaskan diatas akan berpeluang timbul. Kecuali jika kecepatan yang ditawarkan adalah DEDICATED itulah yang terbaik sekalipun harganya sedikit lebih mahal, tapi sebagai customer kita puas.

Saran saya sebaiknya mas indra, menggunakan hot spot saja dirumah, providernya bisa siapa saja,. infonya lebih baik.

Demikian Semoga bermanfaat

Tanggapan 2 – Erwin@wiratman

Dear mas Indra,

Cuma sekedar sharing ya mas, ada berbagai pilihan :
Ada internet dengan koneksi mobile (lewat 3G,HDSPA) dan kabel, kalau mas suka buka ngenet di mana saja, saya sarankan untuk pilih yg mobile, alasannya adalah anda bisa buka dimana saja, tinggal colok modem saja, jaman sekarang banyak yg pakai blackberry karena bisa ngenet dimana pun, tapi dampaknya bisa2 jadi autis he3 :).

Yg saya tau jika mas menggunakan GSM cable adalah Indosat katanya sering lemot, smart juga, tapi setau saya axis jarang yg pakai, jadi masih cepet tuh, tapi saya saranin kalo mas mau beli yg mobile seperti itu jangan beli modem yg jadi 1 paket ama produknya, nanti mas terikat, contoh kalau mas pakai axis terus kecewa berarti mas musti beli modem lagi kalau mau pindah provider, soalnya modem dari axis itu di lock, jadi lebih baik beli modem sendiri baru pilih providernya.

Tanggapan 3 – hermanto st.pangeran

Salam, Mas Indra,

Sebelum memutuskan untuk berlangganan anda sebaiknya membadingkan dahulu daerah covered dari masing2 provider. Biasanya untuk kota2 besar tidak ada perbedaan yg signifikan baik harga maupun daerah covered (jangkauan) sejauh masih dalam jangkauan 3G. Sebagai ilustrasi, saya pakai Telkomsel Unlimited tanpa kontrak (modem beli sendiri) Sierra AirCard 875u seharga 1.3 jt (sekarang lebih murah), bayar bulanan 125000 + pajak. Kecepatan 200 kbps daerah 3G, 40 – 100 kbps daerah GPRS. tidak pernah cemas tagihan akan membengkak. saya ambil ini karena didaerah saya sinyal 3Gnya megap2, dan masih yg terkuat dibanding provider lain.

Tanggapan selengkapnya :