Saya kemarin memformat salah satu partisi hard disk 40GB (slave) saya dalam system FAT. Namun setelah di format HD tersebut malah error dan computer saya jadi lambat. Kemudian saya mencoba me re-format HD tersebut dalam format NTSC tetapi tidak bisa.. sekarang HD saya kadang ter-detect kadang tidak.. Partisi yang lain dari HD tersebut juga ikut error.

Tanya – Danar Widhiyani

Mohon diberi pencerahan sekitar IT.

Saya kemarin memformat salah satu partisi hard disk 40GB (slave) saya dalam system FAT. Namun setelah di format HD tersebut malah error dan computer saya jadi lambat. Kemudian saya mencoba me re-format HD tersebut dalam format NTSC tetapi tidak bisa.. sekarang HD saya kadang ter-detect kadang tidak.. Partisi yang lain dari HD tersebut juga ikut error.

Bisa dibantu apa yang harus saya lakukan agar HD saya bisa dipakai lagi? Memang sih HD lama.. sudah saya punya sejak tahun 2004.

Trimakasih sebelumnya.

Tanggapan 1 – Peki Hariyanto

Kemungkin partisinya ada masalah, coba gunakan command ‘chkdsk /f’ untuk merepairnya.
Selanjutnya di scan hard disknya pake tool HDDRegenerator untuk merepair bad sector yang ada.

Tanggapan 2 – Pudjantoro, Setyadi

Saya pernah mengalami masalah yang sama, ternyata kebutuhan power supply ke slave HD tersebut mengalami kekurangan sehingga kadang2 HD tidak terdeteksi atau apabila terdeteksi aksesnya sangat lambat.

Setelah kabel-2 power supply saya bereskan, permasalahan HD tidak terdeteksi atau akses lambat tersebut hilang.

Tanggapan 3 – Oscar Hammer Stein

Bu Widhiyani…

Saya pernah mempunyai maslah yang sama dengan ibu..

mengenai itu…

kadang kala harddisk bermasalah dengan kabelnya…
setau saya untuk harddisk buatan tahun2004 dengan kapasitas 40G masih menggunakan kabel ATA (IDE) bukan S-ATA..
sepengetahuan saya, kabel jenis ini memang sering mempunyai masalah.. apalagi jika dalam 1kabel tersebut terdapat 2 harddisk atau penggunaan dengan ROM.

Saran saya…

Coba ibu cabut kabel tersebut dan colok di lubang IDE yang lain jika masih ada Male IDE yang tidak digunakan..

Silakan di coba dulu bu…

Tanggapan 4 – william

Ibu Danar Widhiyani..

Coba format ulang hard disknya kembali dengan low level format, tidak hanya sekedar format file system-nya saja. Proses low level format bisa digunakan dengan software2 resmi ataupun freeware yang beredar di internet atau menggunkan software bawaan motherboard Ibu (jika memang disediakan software tersebut). Setelah itu baru lakukan format ulang file systemnya.

Semoga membantu.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan Maret 2008 ini dapat dilihat dalam file berikut: