Untuk masalah pengelasan seyogianya dipastikan spesifikasi materialnya terlebih dahulu, bila mateialnya nodular cast iron, machting electrodenya ENiFeCI saya yakin bisa menyelesaikan masalah. Sebaiknya perkecil heat input, intermitten dan kemudian lakukan pemukulan pada lasan untuk menghilang stress. Sebaiknya menggunakan electrode negative (staight polarity).
Bila material yang dimaksud adalah heat resistant ductile iron grade austenitic, material jenis ini rentan terjadi retak pada saat pengelasan terutama bila terjadi syclic heating atau cooling. Saya menyarankan agar tidak menggunakan GTAW welding, tetapi SMAW electrode negative diameter electrode yang paling kecil.Kalau memungkinkan lakukan preheat satu part atau unit dan dijaga panasnya, proses pendinginannya berlahan.

Tanya – Alfred A E

Mohon bantuannya /advise nih untuk problem yg saya hadapi. Pekerjaannya adalah repair part yg mengalami crack pada beberapa bagian tertentu dari sebuah part turbin. Problem utamanya adalah crack after weld di derah weld metal dan HAZ. Dan ini berulang setiap kali selesai welding.

Prosedure yg ada:

1 solution treatment 1900 F for 2-5 hr

2. Pre heat 450 F and maintain during welding ( dibungkus dengan blanket)

3 PWHT at 1200 F for 2 hr

PWHT seharusnya segera setelah welding. Namun kesulitannya adalah lokasi pengelasan bisa lebih dari 3, sehingga apabila menunggu semua selesai maka kondisi weld area yg lain sudah turun suhunya sehingga kami tidak melakukan PWHT sementara kalau satu persatu setelah welding dilakukan pwht di oven, maka bisa berakibat terjadinya efect thermal shock (?). Bagaimana cara melakukan PWHT tanpa di furnace pada suhu diatas tsb?

Data lainnya:

Process GTAW

filler ERNFe-CI (Nickel 44)/ERNI-3 (Nickel61)

Ampere :120-250A

Polarity DCSP

Gas post Flow : 5-10 secon

Technic stringer

Tanggapan 1 – DARMAYADI

Pak Alfred,

Tolong diidentifikasi yang benar material ( Kalau bisa Chemical Compositionnya ) dari Part Of Turbine tersebut. Kemudian, tolong Aws dari Filler yang bapak pakai dijelaskan dengan benar AWS nya ( Kalau lihat yang sudah bapak tulis kayaknya kurang benar ) Kemudian pemilihan pakai DCSP kayaknya juga kurang benar, tapi tolong dijelaskan lagi material dan filler yang dipakai. Kalau lihat dimensi yang bapak las, kayaknya PWHT tidak diperlukan.

Tanggapan 2 – Gelora sugihen

Dear Pak. Alfred,

Saya hanya menambahkan dari informasi yang disampaikan pak darmayadi, karena dari informasi tersebut akan di dapat kawat las yang sesuai dengan base material.

Tambahan dari saya adalah Bagaimana prosedure pengelasan yang akan di lakukan pada proses welding tersebut karena menururt saya ini juga bagian dari yg tidak boleh di abaikan.

Kita tunggu feed back dari yang bersangkutan.

Tanggapan 3 – qaqcptmeco

Biasa fenomena lawas lek Cast Iron iku mesti ono Crak e. Kuncine Welder e kudu telaten. Heat Inpute kudu cilik karo diameter kawat las e ojok gede-gede.

Pembahasan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia dapat dilihat dalam file berikut: