FEED (Front End Engineering Design) atau biasa juga disebut dengan Basic Engineering lebih ditujukan untuk budgetary Client. So, output dari FEED adalah supaya Client bisa meminta penawaran (dalam bentuk tender) dan memperoleh penawaran (bidding). Setelah tender close, pemenang sudah ditetapkan, maka ada tahap selanjut nya yang harus dilakukan oleh pemenang tender adalah DED (Detail Engineering Design), dimana outputnya adalah detail design yang bisa diimplementasikan.

Tanya – winner yousman

Saya ingin menanyakan , Adakah dari rekan2 yang bisa sharing ke saya tentang perbedaan antara FEED dan DED, ? Apa saja perbedaan yang cukup nyata , cukup common dan bisa di terima semua pihak baik dari sudut pandang owner/client maupun kontraktor, serta apa saja tolak ukur atau parameter penentu perbeadaan tersebut ?

Apakah ada standard baku yang bisa di jadikan guide line untuk menyatakan sebuah deliverbale dari salah satu discipline bisa dikategorikan Feed atau dikategorikan DED ?

Atas kesediaan sharing dari rekan2 saya ucapkan Terima Kasih.

Tanggapan 1 – Firman Edi

Pak Yousman,

Just share pengetahuan aja pak karna kita bisa liat dari phase project.
Untuk Gambaran berdasarkan Buku Planning for Start-up (R121-2) by CII.

1. Conceptual Development & Feasibility

2. Front End Engineering Design

3. Detail Engineering Design

4. Procurement

5. Construction

6. Check Out & Commissioning

7. Operation

Dari phase tahap 2 sudah di mulai untuk Deliverable dari beberapa discipline untuk di review or endorsement oleh Owner/Client/PMC. Pada Tahap 3 hanya mendevelop beberapa deliverable dari actual yang di terima dari Vendor Print ( Mungkin karna ada additional informasi dari Manufacture or others).

For informasi bisa mendownload scheme Project Quality Model dari Portal KMI pada Folder Project Management.

Tanggapan 2 – Suganda

DED akurasinya lebih tinggi dari FEED. Tingkat deviasinya lebih mendekati yang akan terpasang.

Itu yang saya tahu.

Mungkin ada yang lain mau menambahkan.

Tanggapan 3 – Alex Gmail

FEED (Front End Engineering Design) atau biasa juga disebut dengan Basic Engineering lebih ditujukan untuk budgetary Client. So, output dari FEED adalah supaya Client bisa meminta penawaran (dalam bentuk tender) dan memperoleh penawaran (bidding).

Setelah tender close, pemenang sudah ditetapkan, maka ada tahap selanjut nya yang harus dilakukan oleh pemenang tender adalah DED (Detail Engineering Design), dimana outputnya adalah detail design yang bisa diimplementasikan.

Mungkin ke presissian FEED adalah 90% dan musti disempurnakan dengan DED supaya mencapai 100%.

Sepertinya seperti itu.