Untuk repair vessel menggunakan standard NBIC ( National Board Inspection Code). ASME dipakai untuk vessel yang baru. untuk Repair (meskipun Vessel baru berusia 4 tahun), applicable code yang dipakai adalah NBIC (National Board Inspection Code) dan / atau API 510, ASME Sect VIII dipakai untuk Vessel yang baru akan difabrikasi, langkah pertama, mapping dulu area yang terkena pitting corrosion, jika pelat yang terkena cukup dalam, maka bisa memilih 2 alternatif, yakni ‘Butter Weld’ (Build Up) atau Re-Plating, jika memilih Butter Weld, gerinda dulu area yang terkena pitting corrosion yang sudah dimapping hingga pitting tersebut hilang, lantas coba lakukan Penrtrant Test untuk memastikan tidak ada crack di area tersebut, jika tidak ada, bersihkan dan mulailah melakukan butter weld dan jika sudah selesai maka digerinda dengan halus. NDT yang bisa dilakukan setelah itu UT saja sudah bisa.

Tanya – Reiski Naserra

Saya ingin memastikan. apakah di ASME VIII mengenai press vessel mengijinkan dilakukan repair bila ditemukan corrosion pada permukaan vessel dan pada bagian tersebut thickness dari vessel berkurang beberapa milimeter.

Di tempat saya mempunyai P-Tank tuk Cement Storage dan saya ingin melakukan penambahan welding (take weld), grinda sehingga permukaan menjadi seperti semula.

Tanggapan 1 – agus suwarno

To: Pak Reiski,

Untuk repair vessel menggunakan standard NBIC ( National Board Inspection Code). ASME dipakai untuk vessel yang baru.

Tanggapan 2 – andi yan

Pak Reaski,

Sebagai awal, saya mau memastikan dulu bahwa dari deskripsi bapak, vessel tersebut adalah existing, bukan ‘new fabricated’ khan? Jika benar maka applicable code yang bisa digunakan adalah API 510 dan NBIC, meskipun beberapa hal di situ akan dikatakan ‘refer to original code’.

Tanggapan 3 – Reiski Naserra

Pak Andi,

Vessel ini sudah sekitar 4 tahun kita pakai. yg mana kita gunakkan untuk cement drilling. dan kondisi yg ada sekarang ada beberapa pitting di side shell.

Tolong konfirmasinya mengenai repair standard NBIC & API 510 bisa digunakkan.

Tanggapan 4 – andi yan

Pak Reiski,

Seperti yang saya sudah sebutkan sebelumnya, untuk Repair (meskipun Vessel baru berusia 4 tahun), applicable code yang dipakai adalah NBIC (National Board Inspection Code) dan / atau API 510, ASME Sect VIII dipakai untuk Vessel yang baru akan difabrikasi, langkah pertama bapak mapping dulu area yang terkena pitting corrosion, jika pelat yang terkena cukup dalam, bapak bisa memilih 2 alternatif, yakni ‘Butter Weld’ (Build Up) atau Re-Plating, jika bapak memilih Butter Weld, bapak gerinda dulu area yang terkena pitting corrosion yang sudah bapak mapping hingga pitting tersebut hilang, lantas bapak coba lakukan Penrtrant Test untuk memastikan tidak ada crack di area tersebut, jika tidak ada bapak bersihkan dan mulailah melakukan butter weld dan jika sudah selesai maka digerinda dengan halus. NDT yang bisa dilakukan setelah itu UT aja sudah bisa.

Jika Bapak memilih Re-Plating (mengganti dengan pelat baru di beberapa area), maka bentuk geometris pelat pengganti itu tidak boleh tajam di ujung2nya karena akan terjadi ‘Stress Concentration’, di keempat ujungnya harusnya dibentuk rounded, dan setelah pengelasan selesai, maka bapak bisa melakukan NDT (jenis NDT yang dipakai tergantung dari design awal saat Vessel tersebut dibuat).

Apapun metode yang bapak pilih, hydrostest tidaklah mutlak disyaratkan oleh NBIC, NBIC menyerahkan pilihan kepada user, tapi sebaiknya untuk lebih amannya, setelah itu bapak lakukan hydrotest di site saja. Jika Bapak melakukan Hydrotest maka baik NBIC ataupun API 510 menyatakan ‘refer to Original Code’, Jika original code yang kita pakai saat vessel difabrikasi adalah ASME Sect VIII, maka besarnya adalah : TP = (1.3 X MAWP) – Static Head.

Ok pak demikian yang bisa saya jelaskan, jika ada masukan tambahan silahkan ditambahkan, terima kasih.