Petroleos de Venezuela SA (PDVSA) mengatakan Transportes del Alba (TransAlba), bersama oil shipping line Venezuela-Cuba, telah menerima kapal keduanya, tanki berkapasitas 490,000 bbl, Sandino.

Penulis : Eric Watkins

Petroleos de Venezuela SA (PDVSA) mengatakan Transportes del Alba (TransAlba), bersama oil shipping line Venezuela-Cuba, telah menerima kapal keduanya, tanki berkapasitas 490,000 bbl, Sandino.

“Kapal Sandino sangat penting untuk pengembangan dalam masyarakat Amerika Latin, sejak kapal memperkuat kedaulatan dalam mentransport energi diseluruh belahan bumi,” kata vice-president PDVSA untuk refining and trade, Asdrubal Chavez.

Tanki yang dibangun di China oleh New Times Shipbuilding Co., adalah yang kedua dari dua kapal 72,700-dwt yang didanai berdasarkan kredit 122 juta dolar selama 5 tahun yang diberikan oleh bank ekonomi nasional dan social development, Bandes Venezuela.

Pada bulan Februari, TransAlba memperoleh tanki pertamanya, 72,700-dwt Petion, yang akan mengangkut minyak mentah dari kilang minyak Puerto La Cruz Venezuela ke kilang minyak Camilo Cienfuegos Cuba.

Pada saat ini, PDVSA mengatakan, “ kapal ini akan menghasilkan penghematan dalam pembayaran shipping dan meningkatkan jaminan dengan mematuhi untuk mengangkut dan menyuplai hydrocarbons ke wilayah”.

Chavez menggaris bawahi point ini minggu lalu, yang mengatakan dua kapal akan menghasilkan penghematan 30-50 juta dolar/tahun disamping itu untuk menjamin security dan sovereignty energi wilayah.

Partner JV sedang mempertimbangkan pembelian dari ketiganya, tanki paling kecil untuk memperoleh akses ke pelabuhan Central American, yang memiliki sedikit draft dan kapasitas penampungan daripada pelabuhan lainnya di wilayah.

Sementara itu, menurut Fernando Padron, general manager untuk PDVSA Refinacion Oriente, Sandino meninggalkan Venezuela pada sekitar 12 Mei untuk terminal impor kilang minyak Camilo Cienfuegos di Cuba.

Padron mengatakan Sandino membawa kargo yang sama seperti Petion: 390,000 bbl of Mesa 28, yang dia gambarkan seperti light crude. Menurut Padron, lalulintas di terminal ekspor Refinacion Oriente akan meningkat pada sedikitnya delapan keberangkatan tiap bulan yang disebabkan oleh kapal-kapal baru.

Tambahan dari kapal kedua berikut sebuah laporan pada bulan April oleh Brookings Institute yang berbasis di Washington, DC, yang mendorong pemerintah US untuk menyelamatkan Cuba atas bermacam-macam supplier yang jauh dari Venezuela.

“dua dari ketiga permintaan petroleum Cuba yang baru-baru ini mempercayakan pada impor, dan Venezuela adalah sumber tunggal dari impor tersebut berdasarkan syarat subsidi terberat,” kata energy advisor Brookings, Jorge Pinon.

“Ketergantungan petroleum ini senilai 3 milyar dolar dan dapat digunakan oleh Venezuela sebagai alat untuk mempengaruhi pemerintah Cuba dalam mempertahankan posisi yang berlawanan terhadap US, kata Pinon.

Cuban firm Internacional Maritima and PDVSA’s Cuban subsidiary PDVSA Cuba masing-masing memegang 50% saham di TransAlba.

Sumber: www.ogj.com