Untuk menguji tingkat penetrasi pada pengelasan dapat dilakukan dengan metode Ultasonic Testing atau Radigraphi Testing.Dengan kelebihannya masing-masing. untuk Pipe atau Plat lebih baik dilakukan dengan uji RT, dari film yang dihasilkan akan tampak apakah tingkat penetrasi partial ataupun complete. untuk TKY joint dilakukan dengan UT. Untuk tujuan welder kualifikasi, hasil welder test dapat dipotong atau sering disebut macro test. namun perlu diingat welder dengan kualifikasi CJP qualified untuk melas dengan PJP. itu tertera pada AWS D1.1, ASME IX. selain dengan melakukan pengukuran Partial Joint Penetration dapat juga diketahui dari WPS, karena pada WPS dapat kita baca pariabel-pariabelnya, seperti Groove angle,Root gap,type joint, electrode angle atau torch angle dll.namun jika hendak mengukur tingkatannya dapat dilakukan dengan RT atau UT atau benda uji dipotong (macro). Khusus pada AWS D1.1 memberikan rekomendasi pada Section 3 (Welder Praqualification) mengenai persiapan sambungan untuk Partial Joint Penetration.

Tanya – set bud

Saya lagi butuh alat uji NDT untuk mengukur ‘penetrasi welding’, mohon kalo ada yang punya/tau bisa ngasih pencerahan buat kita…thx.

Tanggapan 1 – Indrasukma

Kayaknya pakai Radiography atau Ultrasonic deh, betul?

Tanggapan 2 – Andre Indrayana

Untuk menentukan equipment NDT nya mohon di jelaskan

1. Type material

2. Thickness material

3. Tubular or Plate

4. Type of Joint

5. Location of equipment (access ability)

6. Standard and Code yang akan diaplikasikan

Pemilihan teknik NDT bervariasi dari DPI, MPI, RT, UT tergantung economicalnya (duitnya).

Tanggapan selengkapnya dapat dilihat dalam file berikut: