Y-Strainer, seperti diketahui mempunyai fungsi menyaring kotoran baik berupa ‘dirt, scale’ maupun kotoran dari sisa pengelasan dan objek lainnya. Konstruksinya biasanya terdiri dari machined body seat dengan connection type flange atau butt weld, dan mempunyai screen yang terbuat dari stainless steel. Type Y-Strainer ini umumnya berat sekali.

Tanya – novil sarwani

Ada yang tau gimana caranya input Y-strainer pada software caesar ???

Tanggapan 1 – Agustinus,Donny

Pak Novil,

Karena belum ada yang merespon, saya coba menjawab.

Y-Strainer, seperti diketahui mempunyai fungsi menyaring kotoran baik berupa ‘dirt, scale’ maupun kotoran dari sisa pengelasan dan objek lainnya. Konstruksinya biasanya terdiri dari machined body seat dengan connection type flange atau butt weld, dan mempunyai screen yang terbuat dari stainless steel. Type Y-Strainer ini umumnya berat sekali.

Untuk pemodelan di CAESAR II ataupun AUTOPIPE, setahu saya, tidak ada simbol langsung, seperti kalau mau memodelkan valve, misalnya.

Untuk itu ada dua cara yang bisa dilakukan:

1. Memodelkan persis seperti bentuk aslinya. Bisa dilakukan dengan membuat sketch terpisah dan diberi node untuk setiap titik dan dilakukan pemodelan seperti pipa biasa, plus ditambah flange. Untuk percabangan sudut 45 ke bawah (Y – nya) bisa dianalogkan dengan percabangan dengan biasa (dengan memasukan nilai SIF jika diperlukan) kemudian ditambah flange.

2. Mengingat fungsinya hanya penyaring saja, maka bisa juga dianggap (dimodelkan) seperti pipa, dengan memberikan tambahan berat pada center of strainer. Ini diperlukan untuk memberitahukan kepada software bahwa ada beban tambahan terkonsentrasi pada titik tersebut, sehingga akan diperhitungkan sebagai sustained load.

Anda boleh memilih metode mana yang lebih disenangi. Kalau mau ideal memang harus memodelkan secara utuh. Tapi sekali lagi, mengingat sifatnya yang tidak begitu berpengaruh (selain beratnya), maka semuanya tergantung kepada engineernya.

Demikian, mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaan anda.