Sedikit gambaran untuk system Gas Clamp on meter Panametric model GC-868. Berbasis pengukuran flowrate dengan menggunakan metode transit time yaitu: pada metode ini digunakan dua transducer yang berfungsi sebagai signal ultrasonic generator dan receiver signal ultrasonic yang dipasang /diclamp on berseberangan satu dengan lainnya pada pipa yang akan diukur sehingga terjadi komunikasi accustic . Bisa dikatakan transducer kedua dapat menerima signal ultrasonic yang kirim transducer pertama dan sebaliknya.

Tanya – Suplintama

Rekan-rekan,

Sampai sekarang ini, clamp on gas meter hanya terbatas pada liquid saja. Banya yang berfikir bahwa mustahil untuk menerapkan system tersebut untuk gases. Tetapi sekarang ini Panametrics sudah menghasilkan suatu advanced technology untuk menjawab kumustahilan tersebut yakni dengan menciptakan Clamp on ultrasonic flowmeter GC868 untuk air, hydrogen atau natural gas juga untuk gas corrosive, toxic, purity gas dan tentunya tanpa merusak struktur pipa.

Accuracy dari alat ini + 2% dengan repetability + 0.5%.

Nah…rekan-rekan cukup banyak benefit dari alat tersebut antara lain mengurangi biaya installasi dan juga tidak menyebabkan pressure drop dan tidak perlu dilakukan regular maintenance.

Bersama ini pula saya lampirkan untuk sementara quick overview GC868.

Tanggapan 1 – Suplintama

Saya baru saja dapat data sheet untuk GC868 yg lebih komplit lagi.

Tanggapan 2 – PT. Suplintama

Sedikit tambahan dari informasi rekan kami, bahwa yang dimaksud dengan ‘air’ di statement tersebut adalah udara (air didalam bahasa Londo).

GC868 itu dapat digunakan untuk aplikasi pipa 3′ sampai 36′, dan ini hanya untuk permanent installation aja.Demo kit akan tiba di kantor kami +/- dibulan Mei ini.Untuk detailnya bisa hubungi kami di japri, suplin@… atau talleo@….

Disamping itu , ada portable ultrasonic flowmeter untuk liquid aplikasi untuk pipa dari 1/2′ sampai 200′, juga demo kit nya siap untuk di coba di field.

Tanggapan 3 – Arief Rahman Thanura

Pak Leo,

Bisa diberi gambaran bagaimana cara kalibrasinya ??

Kalau seperti pakai Orifice dan DP Transmitter, cara kalibrasinya kan cukup dengan inject pressure. Sementara kalau di liquid custody transfer biasanya pakai meter prover. Menurut saya perlu juga dipertimbangkan aspek kalibrasinya.
Sebagai user mestinya kan kita tidak boleh percaya begitu saja bahwa barang tersebut pasti baik begitu di install.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia dapat dilihat dalam file berikut: