Pemasangan kabel phasa terpisah umumnya dipergunakan untuk pemasangan untuk dengan overhead pole dengan jarak masing-masing sesuai ketentuan (tergantung tegangan, arus dan besar kabel). Hal ini dilakukan karena bila terjadi unbalance upset (karena salah satu fasa putus atau fuse-nya putus), maka medan magnit dan elektostatis juga menjadi tidak balance dan mengakibatkan kabel phasa bisa berjoget-ria. Kalau dijaman dahulu orang menggunakan unisolated cable (untuk overhead pole), joget-ria ini bisa menyebabkan hubungan singkat apabila jarak satu kabel dengan lainnya tidak cukup. Sekarang sudah banyak digunakan isolated cable, dan kalau kita lihat instalasinya kabel di-twist, sehingga ini mengurangi radiasi medan magnit dan elektostatis. Dengan men-twist kabel phasa kemungkinan joget-ria juga tidak dimungkinkan. Penggunaan power cable yang menyatu menurut saya lebih mempermudah instalasi. Untuk terminasi, kabel dipisahkan kembali sesuai kebutuhan.

Tanya – Ary Retmono

Numpang tanya:

Jika suatu output transformer 3phase+1netral (Y) dihubungkan ke circuit breaker, biasanya menggunakan 4core cable yg masing2 akan dihubungkan dg phases & neutralnya. Nah, kalau 3core kabel dan 1core lagi yg akan dipasang, apa akibatnya?

Ukuran kabel 3Cx250mm2 metal clad, dan 1Cx250mm metal clad juga. Neutral yg dimaksud di sini, baik pada transformer maupun di panel akan di-ground-kan.

Tanggapan 1 – BUSTAN Fuadi

Biasanya memang terpisah. Terutama untuk kabel-kabel besar.
Cuman pemasangannya, direkomendasikan berada pada satu tray/ladder atau diletakkan berdekatan dengan kabel lainnya.
Jika loadsnya normal (mis.: 3 ph balance) dan netral konduktor diproteksi terhadap short circuit, ukuran kabel netral dapat dikurangi hingga 60% dari ukuran kabel phasa (185 mm2).

Tanggapan 2 – Priatna, Waluya

Pak Bustam Fuad,

Saya kurang setuju dengan pendapat anda. Kalau memang biasanya terpisah, alangkah baiknya kalau kabel tersebut dipasang dengan system single core (1/C-250mm2 atau AWG, MCM type). Yang penting disini, kita mempunyai kabel yang size, type dan amp. capacitynya sama.

Kalau kita memakai single core cabel, kriterianya sbb. :

1. Terminationnya mudah.

2. Pulling cable-nya dilakukan 3x.

3. Harganya lebih mahal.

4. Menggunakan 1/C temperaturenya lebih baik dengan multi-core.

Kalau kita memakai multi-core cable (3/C or 4/C ) dengan kritaria sbb. :

1. Terminationnya susah.

2. Pulling cable dilakukan 1x.

3. Harganya lebih Murah dari single core.

Dan jangan sekali-kali mengurangi size untuk cable netral atau negative, karena arus AC antara phase dan netral sama. Pendapat saya, bisa digunakan 3/C-250 mm2 MCHL + 1/C-250mm2 MCHL dengan syarat size, type dan amp. capacitynya sama.

Tanggapan 3 – BUSTAN Fuadi

Saya juga setuju, kalau dipasang terpisah sebaiknya pakai single core. Oleh karena itu saya berpendapat sebaiknya diaplikasikan untuk kabel-kabel besar, dengan alasan yang anda kemukakan. Dengan alasan yang sama juga, saya berpendapat, pemisahan netral dengan cable phasanya tidak akan menjadi masalah selama proteksi terpasang dengan benar (differensial, over current, dsb), toh proteksi tsb dipasang tidak berhubungan dengan type cable yang dipakai..
Atau mungkin ada yang punya pendapat lain, apa negatif impactnya bila neutral conductor terpisah dari cable phasanya (selain cost)?

Tapi saya kurang mengerti mengapa kabel netral harus (mutlak) punya ukuran yang sama?
Bukankan kita sedang membicarakan sistem 3 phasa (yang biasanya didesign balance atau paling tidak hampir balance)?

Tanggapan 4 – Waskita Indrasutanta

Sepengetahuan saya, pemasangan kabel phasa terpisah umumnya dipergunakan untuk pemasangan untuk dengan overhead pole dengan jarak masing-masing sesuai ketentuan (tergantung tegangan, arus dan besar kabel). Hal ini dilakukan karena bila terjadi unbalance upset (karena salah satu fasa putus atau fuse-nya putus), maka medan magnit dan elektostatis juga menjadi tidak balance dan mengakibatkan kabel phasa bisa berjoget-ria. Kalau dijaman dahulu orang menggunakan unisolated cable (untuk overhead pole), joget-ria ini bisa menyebabkan hubungan singkat apabila jarak satu kabel dengan lainnya tidak cukup. Sekarang sudah banyak digunakan isolated cable, dan kalau kita lihat instalasinya kabel di-twist, sehingga ini mengurangi radiasi medan magnit dan elektostatis. Dengan men-twist kabel phasa kemungkinan joget-ria juga tidak dimungkinkan. Penggunaan power cable yang menyatu menurut saya lebih mempermudah instalasi. Untuk terminasi, kabel dipisahkan kembali sesuai kebutuhan.

Seperti yang disebut Pak Bustan Fuadi dibawah, kabel Netral tidak perlu mempunyai ukuran yang sama dengan kabel phasa. Disebut dibawah cukup 60%. Perkiraan saya ‘current carrying capacity’ harus cukup apabila terjadi unbalance, dan yang pasti akan lebih kecil dari kabel phasa.

Tanggapan 5 – BUSTAN Fuadi

Untuk berbagi pengalaman saja, TotalFinaElf (TFE), biasa dengan pemasangan single core cable dengan cable ladder. Biasanya dipakai bila konductor size sama atau lebih dari 300 mm2. Untuk ukuran cable sebesar itu jelas tidak bisa ditwisted. Pemasangannya harus memenuhi beberapa persyaratan, misalnya:

– Single core cable, armournya harus nonmagnetic type.

– Pemasangan harus dengan sistem trefoil (ditumpuk membentuk segi tiga).

– Bila lebih dari satu trefoil (parallel feeder), maka urutan phasa tiap trefoil harus tidak boleh sama, phasa yang sama tidak boleh diletakkan berdekatan.

– Jarak antar trefoil min 2D.

– Untuk menghindari cable ‘berjoget ria’ ketika terjadi fault, maka trefoil formation harus dipasang dengan multi cleat dan multistrap dengan jarak tertentu sesuai dengan kemampuan hubung singkatnya. In addition, multistrap and multicleat ini harus certified and tested sesuai dengan tingkat hubung singkat terbesar pada cables. dan ini tentu saja sesuai dengan IEE Wiring regulation.

– dll.

Untuk neutral size, saya bisa mengerti bagi para profesional yang sangat terbiasa dengan NEC MC cable, karena terbiasa dengan 4/C dengan ukuran yang sama bahkan sampai ukuran besar (4/C 750 MCM). Kembali kita berbagi pengalaman, TFE, sesuai dengan guide line dari IEC, dalam kondisi tertentu diperbolehkan mereduce ukuran kabel neutralnya sampai 60%.

Semoga diskusi kita bermanfaat.

Tanggapan 6 – Waskita Indrasutanta

Pak Fuadi,

Anda benar sekali! Untuk ukuran kabel yang besar akan sulit untuk di-twist. Kabel harus diikat/di-mount pada cable tray atau supportnya agar tidak joget-ria, dll sesuai standard.