Konsortium yang dipimpin oleh Repsol YPF SA merencanakan eksplorasi minyak dan gas di perairan internasional di offshore Falkland Islands yang dimulai pada awal tahun 2010.

Penulis : Eric Watkins

Konsortium yang dipimpin oleh Repsol YPF SA merencanakan eksplorasi minyak dan gas di perairan internasional di offshore Falkland Islands yang dimulai pada awal tahun 2010.

Executive Repsol YPF tidak memperlihatkan rincian project. Pada tahun 2006, Repsol dan Energia Argentina SA (Enarsa) menandatangani du perjanjian untuk mengeeksplorasi dan mengembangkan minyak dan gas di offshore Argentina.

Pertama adalah perjanjian strategi selama 10 tahun yang meliputi seluruh wilayah yang 100% dimiliki oleh Repsol atau Enarsa di offshore Argentina dalam tiga zona saham dari perbatasan Uruguay ke Falkland Islands.

Perjanjian kedua mendirikan consortium secara khusus untuk mengeksplorasi Colorado Marina basin. Anggota konsortium adalah Enarsa, Repsol, Petrobras, dan Petrouruguay.

Repsol mengoperasikan wilayah dengan 35% saham sementara Enarsa memegang 35%, Petrobas 25%, dan Petrouruguay 5%.

Argentina dan Britain keduanya menyatakan wilayah yang besar dari dasar laut sekeliling pulau.

Britain mengajukan tuntutan senilai 1.2 juta sq km pada bulan Mei. Argentina mengajukan klain untuk wilayah yang sama pada bulan April dengan UN Commission pada Limits dari Continental Shelf.

Perusahaan British, PLC Rockhopper Exploration pada bulan Mei mengklasifikasi kembali sumur eksplorasi di basin North Falkland tahun 1998.

Shell Exploration & Production Southwest Atlantic BV mengebor 14/5-1A wildcat pada Sebald prospect 4,525 m dengan mengukur kedalaman 464 m dari perairan.

Sumber: www.ogj.com