Saya agak skeptik untuk mengembangkan konsep yang demikian luas dan bisa mengikuti perkembangan teknologi yang berkembang begitu pesat. Pada waktu kita menyelesaikan sebagian konsep kita, teknologi sudah jauh didepan kita dan akan terus meninggalkan kita. Saya lebih cenderung mengkaji dan mengikuti perkembangan teknologi dengan lingkup kecil-kecil, sehingga kita bisa tetap up to date.

Re : (S/w eng.) Software engineer di sektor MIGAS

Pembahasan – Waskita Indrasutanta

Pak Sulaeman,

Karena topik sudah bergeser, saya mengganti subyek diatas, tetapi bingung juga apa yang mesti ditulis pada subyek.

Sepertinya lingkup kembali menjadi terlalu luas. Kalau kita batasi dilingkup MES (Manufacturing Execution System – yaitu semua yang menyangkut Plant Control & Automation and Instrumentation, termasuk FCS, DCS, PLC, Safety System, FGDS, dsb.) saja sudah mencakup sangat banyak aspek. IT juga perlu membuat konsep-konsep dibidangnya, dan bekerja-sama dengan IT, MES juga perlu membuat konsep-konsep integrasi dengan IT untuk Integrated and online ERP (Enterprise Resource Planning), dst., dst.

Mungkin tulisan saya di http://www.wifgas.com/systemintegrator.htm bisa memberikan gambaran yang lebih jelas.

Saya agak skeptik untuk mengembangkan konsep yang demikian luas dan bisa mengikuti perkembangan teknologi yang berkembang begitu pesat. Pada waktu kita menyelesaikan sebagian konsep kita, teknologi sudah jauh didepan kita dan akan terus meninggalkan kita. Saya lebih cenderung mengkaji dan mengikuti perkembangan teknologi dengan lingkup kecil-kecil, sehingga kita bisa tetap up to date.

Tanggapan 2 – Sulaeman

Dear Sir,

Terima kasih atas tanggapannya pak Waskita, cuma barangkali saya bisa mohon kepada yang berminat di milis ini untuk memberikan sumbang-saran dari keahlian masing-masing sehingga diperoleh suatu integrated soft-ware system yang effektif dan effisien, dan kami mendapatkan suatu pengetahuan global dari masing-masing keahlian yang akan menjadi penyatu/penghubung antar disiplin ilmu didalam design suatu sistem peralatan. Sebagai contoh alur berpikirnya adalah sebagai berikut :

dalam suatu proyek, umumnya dimulai dari pekerjaan disiplin proses, yaitu menggunakan soft-ware umum yang sudah proven seperti Hysis, Chem-Cad, provision dsb untuk memperoleh dimensi-dimensi dasar dari peralatan yang akan dirancang. Kita tidak perlu memperbincangkan mekanisme didalam soft-ware tersebut tetapi kita perlu mengetahui filosofi, input dan output-nya dan methode konvergensinya sehingga kita mengetahui apakah out-put yang dihasilkan bukan jawaban trivial. Apa justifikasi dari pemakaian setiap jenis soft-ware tersebut, dimana kriteria kekurangan dan kelebihannya ( karena setiap product soft-ware berbeda ), dst. Kemudian setelah initial titik awal perancangan dasar tersebut diperoleh, kita kemudian menuju ke-sistem instrumentasi dan kontrol sistem dahulu atau ke sistem mechanical dahulu, sehingga diperoleh suatu short-cut titik optimasi investasi ( atau life cycle cost dari system, kalau mau lebih teliti ) ? Apakah ada soft-ware khusus yang umum ( bukan berdasarkan soft-ware manufacture seperti Yokogawa/Yamatake/Fischer-Rousemont/Foxboro dsb, kalau bisa ) mengenai design instrumentation yang membahas mulai dari perancangan sitim kontrol suatu unit secara global dahulu ( sehingga diperoleh titik awal bagi optimasi kebutuhan peralatan instrumentasi ), input apa yangdibutuhkannya, bagaimana filosofi dan logic diagramnya ( sistim kontrol meyeluruh, looping system, jenis loop, hard-warenya seperti sensor/ transmiter-transducernya/ PLC dan system hard-warenya seperti FCS/DDC/DCS beserta system reliabilitynya seperti double redundant /TMR ) sampai kepada harga investasi dan kebutuhan energi listriknya ( Pak Waskita/ pak Budi/ pak Tahz/ pak Sudarto Ramli/ pak Alex Leo atau siapapun dapat menolong memberi tahu ? saya akan memanage semua informasi tersebut dan mensintesanya, sehingga didalam milis ini kita memperoleh nilai tambah yang sangat besar )?
Dan kembali kedisplin mechanical dan manufacturing, apakah ada sistim soft-ware untuk ASME VIII dan TEMA yang umum tapi integrated, sehingga sudah meliputi biaya fabrikasi suatu vessel atau heat exchanger berdasarkan jenis material yang dibutuhkan secara rinci seperti tebal pelat vs diameter, internal part, reinforcement, accesories, skirt, jumlah beban, foundationcost, welding dan NDT requirements cost, serta flange/pipe attachmentnya dapatkah para mechanical engineer membantu memberi-tahu, saya akan memange dan mensintesa informasinya ). Apa input-outputnya dan bagaimana filosofi perhitungannya secara ringkas, demikian juga dengan sistim perpipaan sebagai structural equipment, tebal versus diameter dan accesories partnya ( valve, flange, reducer, elbow dsb ) ? demikian pula untuk disiplin ellectrical, soft-ware yang umum untuk perhitungan jenis dan biaya motor, breaker and sub-station, load shielding, jaringan dan trafo distribusi, investasi generator dan penggeraknya ? Semua informasi yang dapat diberikan sangat saya harapkan, untuk dimanage dan disintesa sehingga akhirnya terdapat suatu flow-diagram yang agak standard, yang akan saya nusahakan disebarluaskan melalui milis ini setelah sintesa informasi. Saya menunggu tanggapan dari rekan-rekan sekalian.
Salam kerja-sama.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia ini dapat dilihat dalam file berikut: