China National Petroleum Corp. dan Menteri Energi Myanmar, berdasarkan dalam perjanjian awal, telah menandatangani MoU untuk membangun 442,000-b/d pipeline minyak. CNPC akan bertanggungjawab untuk mendesign, construction, operation dan management line.

Penulis : Eric Watkins

China National Petroleum Corp. dan Menteri Energi Myanmar, berdasarkan dalam perjanjian awal, telah menandatangani MoU untuk membangun 442,000-b/d pipeline minyak. CNPC akan bertanggungjawab untuk mendesign, construction, operation dan management line.

CNPC mengatakan project termasuk 1,100-km pipeline yang akan dimulai di pesisir pantai barat pelabuhan Kyaukryu, Myanmar, jalan masuk ke China di Ruili, dan kemudian memperpanjang sampai keujungnya di kota Kunming, ibukota provinsi Yunnan.

China berencana akan mengirim impor minyaknya ke Timur Tengah dan Afrika di Kyaukryu dan mengalir melalui line ke Kunming.

Menurut sebuah laporan dalam China Securities Journal (CSJ), 300,000-dwt crude port dan 600,000 cu m penampungan minyak juga akan dibangun di Myanmar pada tahun 2010, sementara pembangunan “dalam pipeline minyak dan gas” akan dimulai pada bulan September.

CSJ melaporkan menyerahkan perjanjian yang ditandatangani pada bulan Maret antara China dan Myanmar yang ditetapkan bahwa 2,800-km, 1.2-milyar cu m gas pipeline juga akan dipasang parallel ke pipeline minyak.

Pembangunan dari 1.5 milyar dolar saluran minyak dan 1 milyar dolar saluran gas diharapkan akan selesai pada tahun 2013, dengan CNPC memegang 50.9% pada project dan Myanmar Oil & Gas Enterprise memegang 49.1%.

Saluran minyak akan memperpendek jarak pengiriman dari impor minyak ke Timur Tengah dan Afrika dengan 1,200 km, dengan mengurangi waktu transport dan meningkatkan keamanan energi di China dengan menghindari Selat Malaka yang diduduki bajak laut.

Saluran gas akan memungkinkan China untuk mengimpor persediaan dari lahan gas A-1 dan A-3 di offshore Myanmar, yang saat ini dibawah pengembangan oleh consortium oleh Daewoo International, yang Desember lalu menyetujui akan menyuplai CNPC dengan gas berdasarkan kontrak 30 tahun yang dimulai pada tahun 2013.

Menurut media Negara China, cadangan yang dikombinasikan dari blok gas A-1 dan A-3 adalah 311-368 milyar cu m, sementara pembuktian cadangan gas di Myanmar berkedudukan pada 2.54 trillion cu m.

Sumber: www.ogj.com