Saya sedang mengerjakan thesis mengenai control system in pipeline. Adakah dari rekan-rekan milis yang pernah melakukan ini. Mohon bantuan dan pencerahannya.

Tanya – ricky ramdani

Dear milister,

Saya sedang mengerjakan thesis mengenai control system in pipeline. Adakah dari rekan-rekan milis yang pernah melakukan ini. Mohon bantuan dan pencerahannya. Via jalur pribadi saja, biar tidak ganggu yang lain.

Tanggapan 2 – Weby

Pak Ricky,

Sebaiknya diperjelas dulu sebenarnya informasi yang anda perlukan apakah mengenai control system di fasilitas penerima (receiving facility), fasilitas suplai (supply facility), atau fasilitas lainnya?
Ini juga supaya memudahkan kawan2 lain di milis Migas membantu anda. Dengan penjelasan anda yang sangat pendek, kemungkinan jawabannya bisa banyak lho.

Saya kira jika ada data-data yang sangat sensitif, komunikasi jalur pribadi memang lebih cocok. Namun jika tidak ada data yang sensitif, penjelasannya sangat umum atau bisa didapatkan dari referensi umum, saya kira jalur umum akan lebih bagus.

Terima kasih.

Tanggapan 3 – ricky ramdani

Pak Weby,

Terima kasih atas masukannya dan maafkan atas kekurangan saya.

Jadi sistem yang saya pelajari adalah untuk menyelidiki karakter fluida CO2 dalam sistem perpipaan. Input yang bertekanan tinggi ini dalam kondisi dinamis. Fluida ini akhirnya akan di injeksikan kedalam tanah. Tidak ada buffer pada sistem ini dan hanya bergantung seutuhnya dengan sistem kontrol.

Saya mengetahui dasar2 tentang sistem kontrol dalam perpipaan, tetapi bolehkah saya memohon kepada rekan-rekan sekalian untuk menjelaskan berdasarkan pengalaman di lapangan dan teori yang ada sekarang.

Atas perhatian dan bantuannya, saya ucapkan banyak terima kasih bagi rekan-rekan sekalian.

Tanggapan 4 – jamiat deba

Alow pak Ricky,

Sekedar Sharing aja…

Dulu saya pernah installasi,commisioning, start up pengukuran flowrate di steam/water Injection well di Caltex.
waktu itu untuk mengatur prosesnya di gunakan Flocomputer.
Basic pengoperasioan proses bisa berdasarkan Pressure atau berdasarkan Flowrate..
untuk itu dibutuhkan transmitter Differential pressure dan transmitter pressure sebagai acuan pengendalian proses.

Kalau hanya untuk mengendalikan flowrate atau Pressure, saya kira instrument diatas sudah cukup, tinggal kita setting PID (Proportional, Integral dan Derivatif) seperti Nilai Gain dan Dead Band (Off set) agar control valve tidak Hunting (tidak stabil).

Untuk mengukur CO2 nya mungkin bisa menggunakan Coriolis (Micromotion) sehingga bisa terlihat masa jenis dari CO2 tersebut.

Namun yang perlu diperhatikan apakah CO2 tersebut dalam bentuk Liquid atau berbentuk Gas?

Kalo berbentuk gas, mungkin ada baiknya menggunakan Gas Chromatograph agar terlihat jelas semua komposisinya seperti Heating Value serta energy nya…

Mungkin rekan-rekan milis lain bisa menambahkannya…

Tanggapan 5 – jamiat deba

Alow pak Ricky,

Waktu dulu, Flowcomp, transmitter dan control Valvenya di letakan beberapa meter sebelum sumur injeksi…

Urutannya sebagai berikut:

Pressure transmitter di letakkan setelah Control Valve, maksudnya supaya bisa mengatur dinamika presure akibat adanya tekan balik dari dalam sumur.

Flowmeter (Transmittter Dp/turbin meter/USM) di pasang sebelum Control Valve.
maksudnya supaya bisa mengatur flowrate yang masuk ke sumur…

Biasanya Flowcomputer di setting menjadi 2 fungsi control PID, yaitu berdasarkan pressure atau berdasarkan flowratenya..
pengontrolan tersebut bisa dipilih sesuai kebutuhan proses dilapangan…

Flowcomputer ada yang di tempatkan di lapangan (dekat Control Valve), ada juga yang di tempatkan dalam Control Room.
itu semua tergantung dari situasi di lapangan.

Tanggapan 6 – Inok

Maaf newbie numpang menjawab/ide:

Kayaknya ada software yang bisa melakukan simulasi seperti kondisi yg kita inginkan/mewakili kondisi real, perhitungan secara tepat mungkin masih kurang presisi karena perhitungan2 dibuat pada kondisi ideal/lab, berbeda degn kondisi real.

Tapi dgn sofware ini kita bisa melakukan analisa dimana peletakan instrument2 yg kita ingikan pak, kuncinya ada dipemberian parameter2 di software tsb agar semirip mungkin dengan kondisi lapangan.

Maaf jika tidak bekenan…

Pembahasan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan Mei 2009 ini dapat dilihat dalam file berikut: