Dalam Operasi compressor ada dua jenis kontroler dengan tujuan yang berbeda, yaitu: a. tujuan safety/keamanan/prteksi dari compressor dan; b. tujuan mengendalikan performance/load compressor. Kedua jenis kontroller itu bisa menjadi satu bagian (karena satu produk) atau bisa saja terpisah, misalnya proteksi dari ASC dari manufaktur A, dan load/performance controll dari manufaktur B (biasanya manufaktur compressor itu sendiri). Selain kedua jenis kontroller diatas bila kompressor bekerja dengan modus parallel (2×50%…misalnya) maka pada performance kontrol ada master control yang bertugas untuk membagi target load ke setiap kompressor yang menjadi ‘anggota’ dari master kontroll. Selain itu juga menjaga agar beban tetap bisa terjaga bila saja salah satu anggota kompressor ada yang fail/out of service. Target load dari master ke setiap kompressor anggota akan di manage oleh performance kontroller di setiap kompressor anggota.

Tanya – damialaziale

Dear Rekan2 Migas,

Salam kenal buat semuanya.
Saya ingin menanyakan beberapa pertanyaan mengenai Boil-Off Gas Compressor:

1) Di dalam process dan control system di BOG compressor saya sering mendengar istilah Master Control dan Performace Control. Apakah fungsi dari kedua system tersebut dan berupa apa?

2) Saya ada case suatu BOG compressor dimana di dalamnya terdapat Anti Surge Control (ASC) dan BOG Compressor Control. Pada compressor terdapat IGV yg di control/monitor akan dihubungkan dengan ASC control berikut parameter2 yg digunakan untuk ASC seperti Pressure, Temperature, dan Flow. Sedangkan Anti Surge Valve akan di control/dimonitor dihubungkan dengan BOG Compressor Control. Pertanyaan saya kenapa koq tidak dihubungkan dengan ASC Control? Apakah ada technical consideration?

Terima kasih atas bantuannya.

Tanggapan 2 – agt-antoni.ginting@kpi

Pak Prasetyo,

Kalau di BOG tempat saya kok ngga ada pakai ASC ya ? apakah karna kapasitasnya kecil ???? atau jenisnya beda ?

Namun ASC ada di pasang di compressor lainnya dengan rotor mulsti stage.
Dengan kalkulasi input Temperature dan Flow.

Kayaknya di BOG bapak, input masuk ke BOG compressor control dan ada kalkulasi yang outputnya untuk control ASC.

Tanggapan 3 – Ilham B Santoso

Salam m Prasetyo,

Dalam Operasi compressor ada dua jenis kontroler dengan tujuan yang berbeda, yaitu:

a. tujuan safety/keamanan/prteksi dari compressor dan

b. tujuan mengendalikan performance/load compressor.

Kedua jenis kontroller itu bisa menjadi satu bagian (karena satu produk) atau bisa saja terpisah, misalnya proteksi dari ASC dari manufaktur A, dan load/performance controll dari manufaktur B (biasanya manufaktur compressor itu sendiri).

Selain kedua jenis kontroller diatas bila kompressor bekerja dengan modus parallel (2×50%…misalnya) maka pada performance kontrol ada master control yang bertugas untuk membagi target load ke setiap kompressor yang menjadi ‘anggota’ dari master kontroll. Selain itu juga menjaga agar beban tetap bisa terjaga bila saja salah satu anggota kompressor ada yang fail/out of service. Target load dari master ke setiap kompressor anggota akan di manage oleh performance kontroller di setiap kompressor anggota.

Kembali ke jenis kontroller, maka ASC (anti surge controller) adalah pengendali dengan tujuan prokteksi agar kompressor tetap beroperasi pada daerah yang aman (di kanan batas surge dan di sebelah kiri choke atau stone wall batas) berdasarkan informasi dari kondisi pada sisi hisap, kondisi gas sisi discharge dan performance map kompressor. Kompressor map akan berubah tergantung dari kondisi operasi , yang salah satunya adalah posisi IGV, oleh karena itu ASC juga memerlukan informasi dari posisi IGV agar bisa mendapatkan map yang sesuai untuk menentukan daerah aman operasi dari kompressor.

ASC sesuai dengan fungsinya adalah mengontrol posisi bukaan dari surge valve sehingga kompressor tetap pada region yang diijinkan dari kompressor map. ASC tugas utamanya adalah memproteksi kompresor, sehingga apabila pada kondisi yang tidak memungkinkan untuk kompressor beroperasi (melewati surge atau stone wall) maka ASC dapat mengirimkan sinyal agar men-trip (mematikan) kompressor. ASC akan mengirimkan trip sinyal ke kompressor kontroler (performance), untuk itu ASC perlu berkomunikasi ke kompressor kontroller selain untuk mendapatkan informasi operasi seperti IGV posisi.

Tanggapan 4 – Gunawan Siregar

Rekan Prasetyo,

Kebetulan di salah satu proyek yg pernah saya pegang ada installasi Boil Off Gas Compressors. BOG compressor control dari vendor tertentu (CCC) memang ada Anti Surge Control & juga Performance Control. Skemanya, Anti Surge Valve diatur langsung oleh Anti Surge Controller, sedangkan output Performance Controller dipakai mengatur IGV (Inlet Guide Vane) compressor. Performance Controller dan Anti Surge Controller saling disambungkan dgn mode operasi tertentu dari vendor ybs.Fungsi Performance Control disini adalah untuk Load-Sharing, karena biasanya BOG compressor itu lebih dari satu dan paralel. Mudah2an menjawab pertanyaan anda.

Tanggapan 5 – Andi S

Hello Pak Gunawan Siregar, lama ndak jumpa, sekarang ada dimana mohon infonya.

Penjelasan Pak Gunawan Siregar adalah tepat sekali.

Pada prinsipnya untuk ideal compresor yang running independent (non parallel atau series network) terdapat dua controls system yaitu Performance Controls System /Capacity Controls System / Pressure Controls System dan Antisurge Controls system.

Performance Control Sytem ini berfungsi untuk menjaga/mengatur pressur di discharge/suction agar tetep sesuai dengan setpoint-nya. Inputnya diambil dari pressure transmitter yang dipasang pada suction atau discharge.Output dari Performance Control ini diberikan ke IGV (Untuk compressor yang digerakkan oleh fixed speed motor current), atau bisa juga diberikan kepada speed control untuk compressor yang digerakan oleh gas turbine atau steam turbine.

Sedangkan untuk kompressor yang running parallel atau series, performance control digunakan untuk load sharing controls system dan master controls system.
Load sharing controls system berfungsi untuk mengatur/menjaga pada masing masing individual compresornya, sedangkan master controls sytem adalah berfungsi untuk mengatur/menjaga pada headernya supaya tetap sesuai dengan set pointnya. Header ini bisa diambil untuk mengontrol suction header atau juga bisa diambil untuk mengontrol discharge header.

Sedangkan ASC adalah Antisurge Control system, digunakan untuk memberikan proteksi pada compressor terhadap surging. Biasanya Antisurge Control ini dipasang pada masing-masing stage compressor (apabila untuk multistage compressor). Input dari Antisurge ini adalah didapat dari Flow Transmitter, Pressure Transmitter pada suction maupun discharge. Dan juga Temperature Transmitter yang digunakan untuk menditeksi molecullar weight gas. Output dari Antisurge controller ini akan terhubung dengan recycle valve.

Supaya Performance Control/Load Sharing controls system, Antisurge Controls system dan Master controls system dapat bekerja dengan terkoordinasi maka diperlukan system komunikasi antar controller tersebut, hal ini kita namakan decoupling.

Untuk lebih jelasnya saya punya technical slides load sharing controls system. Apabalia berkenan mohon untuk mengirimkan email ke pamccc@cbn.net.id kami akan megirimkan slides tersebut.