Apakah ada teman-teman yang memiliki pengalaman menggunakan Alat dengan Pulley motor yang beralur (groove)dan di sambung V-belt dengan Pulley pada alat tanpa alur?
V-belt berjumlah sekitar 10 buah dan alat tersebut merupakan Jaw Crusher. Bila ada yang berpengalaman, apa resiko dan troubleshootingnya?

Tanya – Ryan Sjah

Apakah ada teman-teman yang memiliki pengalaman menggunakan Alat dengan Pulley motor yang beralur (groove)dan di sambung V-belt dengan Pulley pada alat tanpa alur?
V-belt berjumlah sekitar 10 buah dan alat tersebut merupakan Jaw Crusher. Bila ada yang berpengalaman, apa resiko dan troubleshootingnya?
Terima kasih,

Tanggapan 1 – Farid Maloni

Pak Ryan,

Bisa diperjelas apa yang dimaksud dengan ‘….di sambung V-belt dengan Pulley pada alat tanpa alur?….’,

Problem pada umumnya drive dengan system V-belt dalam operasi sehari2 setahu saya: V-belt yang tidak cocok dengan V-groove pulley (salah pilih)-biasanya bisa menyebabkan tidak adanya ventilasi pendinginan, atau V-belt yg under spec dgn HP motor dan kondisi operasi, atau V-belt yang tidak align karena puley drive dan pulley driven tidak align, atau mungkin tension yang tidak sesuai yang menyebabkan aus dll …kadang juga ada V-belt yang matls karetnya dah ‘kadaluarsa’,..alias sudah getas,..sehingga daya tahanya berkurang…

Selama hal diatas semua terjaga seharusnya tidak ada masalah dengan system transmisi anda,..mungkin itu yang saya bisa share,..mungkin ada lagi dari teman2 lain. Thanks.,

Tanggapan 2 – Ryan Sjah

Pak Farid dan rekan2,

Pulley pada motor menggunakan groove, sementara pulley pada equipment / driven polos. Equipment tersebut adalah barang second dari Australia, berdasarkan informasi dan bukti dari foto-foto, bahwa alat tersebut sebelumnya di operasikan seperti kondisi diatas. Sementara berdasarkan pengalaman dan teori, bahwa bila menggunakan groove/alur, maka driven juga seharusnya menggunakan groove / alur untuk menghindari kegagalan v-belt menggerakkan alat. Apakah dimungkinkan, dan bila dimungkinkan, mungkin ada yang dapat menginfokan keuntungan dan kerugiannya serta v-belt type apa yang cocok?
Terima kasih,

Tanggapan 3 – Autumn Batara

Pak Ryan,

Saya setuju dengan pendapat Bapak bahwa berdasrkan teori V-belt dibuat untuk dipakai pada sheave pulley (ber-groove). Jadi kalau drivennya tidak menggunakan sheave pulley rasanya ‘agak aneh’.

Kalau menurut saya solusi untuk permasalahan Bapak ini adalah memasang sheave pulley di Driven shaft. Besarnya inside diameter sheave pulley tinggal disesuaikan dengan bushing dan sheave pulley yang available di pasar. Dan untuk besaran Outside diameternya disesuaikan dengan sheave ratio yang Bapak inginkan.

Kalau memang pernah diapakai dengan kondisi ‘memakai sheave Pulley di drive’ dan tanpa ‘sheave pulley’ di driven maka Bapak kan tinggal menghubungi seller-nya dan meminta spesifikasi yang pernah mereka pakai.

Tanggapan 4 – A. Rofiudin@sulfindo

Pak Ryan,

Menurut saya, hal itu tdk wajar dan hanya sebuah keterpaksaan saja misal harus tancap gas produksi dan beli pulley yang sesuai belum datang barangnya.

Dalam sebuah transmisi belt, yang penting adalah:

1. Kecocokan antara pulley dengan belt (groove solah satunya).

2. Minimal diameter driver pulley.

3. Jumlah sabuk yang mampu menghandle KW motor.

4. Kekencangan belt.

5. Alignment.

6. Sudut kontak antara belt dan pulley (baca : posisi motor di kanan atau di kiri / sisi kencang di atas atau di bawah).

Untuk kasus bapak ini terutama sudah menyalahi nomor 1, maka mungkihn akan menyalahi nomor 5 juga. saya yakin umurnya tdk sepanjang bila digunakan jenis sabuk dan pulley yang cocok.
Yang menggunakan V belt dan V pulley yang benar saja, hanya dengan groove pulley yang sudah aus maka umur belt tdk panjang karena slyp apalagi kasus seperti yangf akan bapak lakukan. (sabuk aus dan meleleh tdk harus karena kendor, tapi bisa juga sudah kencang sesuai standar tetapi tidak duduk di groove dengan sempurna karena keausan, alhasil hanya satu sisi yang menempel).

Lebih baik pak Ryan beli pulley yang cocok untuk sabuk tersebut dan hitung kembali berapa jumlah sabuk yang diperlukan dari motor yang terpasang.

Tanggapan 5 – Ryan Sjah

Terima kasih pak Farid & pak Rofiudin,

Setelah saya cek di manual book, 9 buah V-Belt 360 D memutarkan Flywheel Jaw Crusher dengan N=90kW dan n=220rpm. Apakah masih dimungkinkan atau sebaiknya di rubah pulley motor dengan pulley polos dan menggunakan sabuk? Apa untung dan ruginya menggunakan sabuk?

Terima kasih.

Tanggapan 6 – A. Rofiudin@sulfindo

Pak Ryan,

Sebaiknya ganti dari yang rata ke pulley groove, (untuk calculasi saya kirim via japri). untuk Crusher ini safety factornya bisa antara1.3 sd 1.8 tergantung motor yang digunakan dan waktu operasinya.
Keuntungan menggunakan transmisi sabuk diantaranya adalah tidak bising dan mudah penggantiannya. Kerugiannya adalah efisiensinya lebih rendah (kalau ga salah 96%) dibanding gear atau chain, terus jaraknya juga panjang.

semoga membantu.

Tanggapan 7 – A. Rofiudin@sulfindo

Pak Ryan.

Saya mau revisi pendapat saya, karena mesin bapak adalah PEMECAH BATU maka setelah saya pelajari lebih lanjut berbeda dengan untuk compressor atau pompa yang besar.
Di crusher fenomenanya adalah pulley motor (Driven) pasti kecil, dan Pulley Crusher pasti sangat besar, serta jarak keduanya jauh.

Maka ayunan dari V belt juga besar bila digunakan Individual V belt, untuk jenis mesin ini maka diperlukan beberapa V belt yang di bonded bersama agar lebih rigid. Terus karena di mesin ini bebannya tdk bisa diduga (maksud saya kadang batunya keras sekali kadang kekerasan batu normal), maka di sisi Crusher di gunakan pulley rata, ternyata itu BETUL.
Karena kadang akan terjadi slip, memang efisiensinya rendah.

Jadi tidak usah diganti pak Ryan dan designnya memang benar, karena sabuknya sudah di design anti wear juga.

Tanggapan 8 – Nugroho Agung P

Maaf agak sedikit keluar topik.

Untuk allignment pulley ini, ada yang tahu mengenai tempat untuk kalibrasi alatnya?
Kebetulan alat saya (Belt Transmission Allignment Tool) sudah saatnya dikalibrasi (masa pakai sudah 1thn).
Mohon informasinya dari bapak2/ ibu2 sekalian.

Tanggapan 9 – A. Rofiudin@sulfindo

Ke Vendornya pak Nugroho, atau coba hubungi ke Prufftechnic pampruf@cbn.net.id