Level air didalam drum harus dijaga agar selalu tetap kira-kira separuh dari tinggi drum. Banyaknya air pengisi yang masuk ke dalam drum harus sebanding dengan banyaknya uap yang meninggalkan drum, sehingga level air terjaga konstant. Pengaturan level didalam Boiler Drum dilakukan dengan mengatur besarnya pembukaan Flow Control Valve. Apabila level didalam air drum terlalu rendah/tidak terkontrol akan menyebabkan terjadinya Overheating pada pipa-pipa Boiler, sedangkan bila level drum terlalu tinggi, kemungkinan butir-butir air terbawa ke turbin dan mengakibatkan kerusakan pada turbin. Untuk mengamankannya pada boiler drum dipasang alarm untuk level high dan level low serta trip untuk level very low dan very high.

Tanya – gusti rendy

Dear all,

Saya mau tanya nih, kebetulan newby di boiler control.
Ada yang bisa menjelaskan berapa sih set point value yang pas untuk boiler level?
alasannya kenapa?

Terimakasih.. itu dulu.

Tanggapan 1 – Sigit kumoro bekti

Maksudnya pertanyaan anda dengan boiler level apa? Apakah steam drum level nya atau level yang lain.

Tanggapan 2 – Hendrikawan Mulyadi@pertamina-up2

Tipe boiler yang dimaksud apa? Apakah fire tube, Water tube, Packaged, Fluidized Bed Combustion atau Atmospheric Fluidized Bed Combustion Boiler?
Di tempat saya terdapat 8 boiler dan kesemuanya tipe Water Tube dan level yang di kontrol adalah level Steam drum.
Best practice pengontrolan level steam drum di tempat saya berkisar 55-60%, angka ini didapat dari tie in water tube (yang berfungsi mensirkulasikan BFW dari steam drum ke water drum) yang mencapai setengah dari diameter steam drum. Jika level steam drum drop <50%, maka water tube akan kosong dan dapat mengakibatkan tube mengalami overheating akibat tidak adanya fluida yang mengalir di dalam water tube. Mungkin yang lain bisa mengkomentari?

Tanggapan 3 – gusti rendy

Thanks for answers.

Oh ya, yang saya maksud steam drum level…

Jenis boilernya saya kurang tau, karena saya hanya desain 1,2,3 element control.. dimana 1&3 element saja yang terpakai dan interlock.
Saya kurang jelas pak hendrik, kenapa jika level <50% maka water tube akan kosong? adakah literatur yang bisa saya pakai untuk penentuan setpoint ini? thanks.

Tanggapan 4 – jayadi st

Level air didalam drum harus dijaga agar selalu tetap kira-kira separoh dari tinggi drum. Banyaknya air pengisi yang masuk ke dalam drum harus sebanding dengan banyaknya uap yang meninggalkan drum, sehingga level air terjaga konstant.

Pengaturan level didalam Boiler Drum dilakukan dengan mengatur besarnya pembukaan Flow Control Valve. Apabila level didalam air drum terlalu rendah/tidak terkontrol akan menyebabkan terjadinya Overheating pada pipa-pipa Boiler, sedangkan bila level drum terlalu tinggi, kemungkinan butir-butir air terbawa ke turbin dan mengakibatkan kerusakan pada turbin. Untuk mengamankannya pada boiler drum dipasang alarm untuk level high dan level low serta trip untuk level very low dan very high.

Level air didalam boiler drum dapat dimonitor dengan menggunakan perlatan level gauge/level indikator yang terdapat didekat boiler drum (lokal), atau dengan cara remote (jarak jauh) di control room, juga dicatat pada level recorder.

Uap yang dihasilkan dari dalam tube wall (riser), terkumpul didalam boiler drum. Uap akan mengalir ke arah puncak boiler drum melewati steam separator dan screen dryer lalu keluar dari dalam drum dalam keadaan kering menuju separator dan akhirnya ke turbin.

Butir-butir air yang terpisah dari uap akan jatuh dan bersirkulasi kembali bersama air yang baru masuk.

Tanggapan 5 – Kamaluddin Kamaluddin

Pak Rendy,

Di tempat saya yang dikontrol level steam drum, pada steam drum bagian bawah water dan atasnya steam. level water ini yang dijaga dengan menggunakan differential level transmitter DP, kemudian DP transx mengirim signal ke controller/PLC kemudian memerintahkan pembukaan feed water control valve, apakah air low atau high, tapi di lokal juga terdapat level gauge. kalau terjadi low water bisa kelebihan steam terjadi high pressure, dan jika high level steam yang dihasilkan basah menyebabkan blade turbine cepat rusak. tergantung penggunaan steam apakah untuk sebagai dryer atau prime mover.

Tanggapan 6 – abetabet

Mau menambahkan..dalam menjaga level air dalam boiler yaitu dengan cara mengontrol flow boiler feed water keluaran BFP (boiler feed pump). di tempat saya bekerja BFP menggunakan variable speed coupling (kalo gak salah istilahnaya). jadi putaran motor yang konstan diubah oleh variable speed coupling sesuai dengan kebutuhan flow. bila level di boiler tinggi, maka kontrol memerintahkan variable speed coupling untuk menurunkan speed sehingga bfp putarannya turun dan flow keluarannya menjadi turun…mudah2 ini benar, karena saya juga lagi belajar. mohon koreksinya, saya lagi belajar.

Tanggapan 7 – b_a_s

Mas Gusti,

Ini critanya mas mau design boiler sendiri ya?
Kalu ini buat modify silakan refer ke manual dari OEM boiler nya itu – bisa dijadikan acuan saja bagaimana ‘safe’ nya utk men-setting boiler water levelnya.

klu ini design – sebaiknya extra hati hati mas karena boiler ini aturannya ketat secara safety dan secara khusus dilindungi UU sendiri atau bisa refer ke ASME.
Namun secara practise boiler water level (type water tube) didesign utk menjaga level air di steam drum pada kondisi fluktuatif normal. Maksudtnya jangan kekurangan atau low level atau juga jangan sebaliknya jangan kebanjiran – high level.
Kedua kondisi itu akan memiliki efek ke boilernya sendiri yang bisa fatal consequence nya.

kondisi low level utk amannya biasanya ada 2 sistem control proteksinya: pertama yang menyatakan alert or alarm..yang terakhir nge-tripkan. supaya janga overheat di tube karena kekeringan.

klu kondisi high level : effectnya bisa carryover ke downstreamnya…klu masuk di turbin uap (jika ini boiler power) maka disaster aja jadinya…, atau jika cuman aux steam boiler – steam akan menjadi basah dst sehingga banyak kerusakan di usernya. aux steam di user biasany mensyaratkan kualitas steam yang digunakan di P berapa , biasanya klu utk steam aux berkisar di 10-12 bar saja (temperature akan ikut aja dng kondisi P jika line steam bagus : insulasi bagus, moisture trap kerja dlsb).

Tanggapan 8 – hermanto st.pangeran

Mas Gusti,

coba aja mas googling di:

http://www.federalcorp.com/tech/drum%20level.PDF

http://www.plantservices.com/articles/2004/180.html

http://www.instrumentationguide.com/article/boilerlevelcontrol.htm

http://www2.sea.siemens.com/NR/rdonlyres/68A2D946-264C-44BD-B1BF-48F831804D71/0/AD353105r2.pdf

http://www.control.com/thread/1026242791

http://www.controlguru.com/wp/p44.html

Tanggapan 9 – gusti rendy

Makasih pencerahannya. Maklumlah, masih newby.

Boiler ini untuk power , sebenernya rehabilitasi (replacing all older instrument devices with new product). Nah saya kebagian untuk kontrol boilernya. Yang sadang saya kerjakan adalah bagian level kontrol (dengan 1&3 element kontrol). Namun, saya bingung untuk memasukkan nilai set point pada level controller nya, karena dokumen yang saya dapatkan kurang lengkap.
Kemudian, jika level ini over atau lower, maka apa yang akan terjadi? maksud saya, apakah ada peralatan2 boiler yang akan rusak (selain water tube yang dijelaskan pak hendrik)?.

Terimakasih banyak..

Tanggapan 10 – Sigit kumoro bekti

Hi Mas Gusty,

untuk level steam drum memang best practices nya seperti yang dijelaskan Bapak-Bapak sebelumnya, saya pengalaman di Operasi Boiler untuk Power sebelumnya level control yang diatur adalah 50 % (dihitung dari bottom drum sampai mesh pada sisi keluar uap). CMIIW.

untuk lower ada alarm Low dan Low-Low untuk trip unit: fungsinya kalau Natural circulation/force circulation adalah untuk mencegah water tube overheat. karena memang pada prinsipnya di evaporator atau (DC-riser) hanya sebesar 30-40% uap yang dihasilkan dari total flow yang sirkulasi (DC-riser atau Boiler Circulation Pump) . pengalaman saya menghitung rasio uap jenuh dan liquid yang terjadi di evaporator.

sedangkan untuk high level juga sama HIGH untuk Alarm dan HIGH HIGH untuk trip tujuannya persis apa yang diutaran oleh Mas Bas. sangat berbahaya jikalau uap yang masuk turbin banyak mengandung droplet hasilnya adalah pada superheater, steam quality yg dihasilkan tidak baik dan tidak dihasilkan steam Superheated sesuai requirement.

untuk berapa % HIGH& HIGH HIGH serta LOW – LOW LOW level, saya harus periksa data Mas. karena sudah lama saya tidak main main dengan Boiler lagi…

Tanggapan 11 – Sonny Dhamayana

Pak Gusti,

Sebagai bahan referensi bisa dibaca di documents :

a. ANSI/ISA-77.42.01-1999 (R2006) – Fossil Fuel Power Plant Feedwater Control System – Drum-Type

b. ISA-TR77.42.02-2009 – , Fossil Fuel Power Plant Compensated Differential Pressure Based Drum Level Measurement

c. ANSI/ISA-77.43.01-2002 (R2008) – Fossil Fuel Power Plant Unit/Plant Demand Development–Drum Type

Semoga membantu.