Select Page

China National Petroleum Corp. (CNPC) telah memulai pembangunan di Chad dari pipeline minyak sepanjang 300 km yang akan mengangkut minyak mentah dari lahan Koudalwa ke kilang minyak Djarmaya, bagian utara dari N’Djamena.

Sumber: Eric Watkins

China National Petroleum Corp. (CNPC) telah memulai pembangunan di Chad dari pipeline minyak 300 km yang akan mengangkut minyak mentah dari lahan Koudalwa ke kilang Djarmaya, bagian utara dari N’Djamena.

“Chadians telah menunggu lama untuk kesempatan ini,” kata President Idriss Deby Itno, yang menambahkan harapannya bahwa sumber minyak dapat “ menyumbangkan untuk pembangunan ekonomi dan berjuang melawan kemiskinan di Negara kami.”

Tidak ada biaya maupun kapasitas pipeline yang dicatat untuk online pada tahun 2013, yang diperlihatkan. Tapi, kantor di Deby mengatakan wilayah tenggara Chari-Baguirmi, dimana lahan Koudala berlokasi, akhirnya akan memproduksi minyak 60,000 b/d.

Pada bulan April, unit CNPC di Chad melakukan penemuan minyak dan gas pertamanya dengan sumur eksplorasi yang telah memproduksi dalam lebih 1,000 ton dari minyak yang sama.

CNPC mengatakan sumur Prosopis-1 memproduksi 7,558 b/d minyak mentah dan 46,000 cu m/day dari gas alam selama pengetesan, yang menandai hasil sumur terbesar di Blok H dari Chad sejak perusahaan China memperoleh 100% saham disana pada awal 2007.

CNPC juga mengatakan penemuan dipasang sebuah fondasi untuk “smooth progress” dari joint venture refinery yang saat ini akan dibangun kira-kira 40 km dari utara N’Djamena, yang didesign untuk memproduksi sekitar 700,000 tonnes/year gasoline, diesel, 20,000 tpy kerosine, dan 60,000 tpy LPG.

CNPC memulai pembangunan dari kilang berkapasitas minyak mentah 1 juta tpy pada bulan Oktober. Fasilitas diharapkan akan menjadi operasional pada tahun 2011.

CNPC memiliki 60% saham dalam kilang, yang bertujuan untuk menyediakan pasar dalam negeri dan negara-negara tetangga, sementara perusahaan minyak Chad, SHT memiliki sisanya 40%.

Pada bulan Februari, Islamic Development Bank (IDB) yang berbasis di Saudi mengatakan mereka akan mempertimbangkan dengan membantu keuangan kilang N’Djamena. “Dua parties menyetujui untuk memeriksa detail project dan kemungkinan sumbangan keuangan dari bank,” kata IDB.

Pernyataan datang setelah Menteri Ekonomi dan Perencanaan Ousmane Matar Breme meminta Ahmed Mohammed Ali, ketua dari anggota ke 56 IDB, untuk “menyumbangkan untuk pembangunan dari kilang di ibukota N’Djamena yang akan dikembangkan bersama-sama oleh Chad dan China.”

Sumber: www.ogj.com

Share This