Well pipe biasanya/seharusnya diprotek oleh Cathodic protection, Impressed current type, dan dipisahkan oleh Insulation Flange dengan Above Ground pipe line. Jadi saya engga lihat alasan kenapa harus di grounding. Pipanya sendiri sudah mengenai air tanah.Untuk Above Ground Pipeline memang perlu di Grounding, boleh melalui Pipe support nya di beberapa titik.

Tanya – Mulhadi

Dear Milis Migas,

Apakah grounding ke well head atau well pipe dibolehkan terutama utk yg bukan di offshore ?

Terima kasih.

Tanggapan 1 – kunarta.djayaputra

Pak Mulhadi,

Saya mencoba untuk menjawab dengan pengetahuan/pengalaman saya yang tidak seberapa ini, Well pipe biasanya/seharusnya diprotek oleh Cathodic protection, Impressed current type, dan dipisahkan oleh Insulation Flange dengan Above Ground pipe line. Jadi saya engga lihat alasan kenapa harus di grounding. Pipanya sendiri sudah mengenai air tanah.Untuk Above Ground Pipeline memang perlu di Grounding, boleh melalui Pipe support nya di beberapa titik.
Mungkin rekan-rekan lain bisa menjelaskan lebih clear.

Tanggapan 2 – Priatna, Waluya

Question is not clear,please advise.

Tanggapan 3 – Priatna, Waluya

Kalau cathodic fungsinya untuk memproteksi terjadinya corrosion.
Kalau grounding untuk memproteksi terjadinya suatu kebocoran arus dan kemungkinan akan terjadinya spark, ini yang akan berbahaya jadi grouding itu perlu sekali di offshore (
walaupun kaki jacketnya sudah dipile) kedasar laut dan disamping itu ada 2 grounding system 1.dirty grounding 2.clean grounding maaf kalau penje lasannya kurang mungkin masih banyak pakar lagi.

Tanggapan 4 – Priatna, Waluya

Mau tanya nih peraturan apa yang menunjukan untuk mengukur suatu tahanan isolasi kabel ( megger test ). Berapa minimum tahanan yang diizinkan untuk tahanan isolasi kabel tersebut dan kalau rekan2 yang punya peraturannya tolong di posting kekami,mungkin ada di IEEC .

Tanggapan 5 – stephanus sulaeman

Dear sir,

Saya tidak terlalu familiar dengan kondisi off-shore ( walaupun kami di unit pengolahan mempunyai pipa bawah laut ), tetapi kalau saya tidak salah pipa dibawah laut di-cement lining ( minimal ) sehingga tidak terjadi kontak langsung antara pipa dengan enviromental, kecuali kalau pipa tersebut tidak memerlukan proteksi katodik dengan impressed current. Apabila tahanan antara pipa dengan lingkungan rendah maka proteksi katodik impressed current tidak berfungsi, sehingga pipa akan cepat keropos/karat. Untuk pipa dion-shore biasanya dilakukan wrapping polimer yang mempunyai fungsi yang sama.

Apabila pipa tidak memakai impressed current, untuk menghindari terjadinya listrik statik ( aliran minyak dapat menghasilkan listrik statik ) yang dapat mengakibatkan kebakaran pada waktu terjadinya kebocoran, maka memang kadangkala dilakukan grounding, terutama untuk minyak ringan dengan kandungan BS&W yang cukup tinggi.

Tegangan yang dibangkitkan oleh impressed current sangat rendah ( – 0.85 V s/d – 2.0 V ) dengan arus yang cukup kecil ( hanya beberapa Ampere s/d puluhan ampere ), sehingga apabila sistim impressed current terjadi griounding maka impressed current hanya berfungsi dengan baik sampai titik dimana terjadi grounding. Dan isolating flange dipergunakan untuk membatasi jangkauan sistim proteksi impressed current agar tidak melebihi kemampuan suplai dayanya.

Apabila kita menggunakan sacrificial anode maka grounding hampir tidak berpengaruh besar terhadap sistim proteksi katodik. Jadi dalam permasalahan tersebut harus dilihat dengan teliti, kriteria apa yang akan kita dahulukan dan bagaimana cara penanggulangannya dan effek sampingannya.