Ukuran minimum reinforcement plate dapat dilihat di para 3.7.2.1 (saya pakai API 650 2001), sedangkan untuk jarak antar lasan adalah 8xweld size atau 150 mm (see para 3.7.3), kemudian untuk NDT pada lasan reinforcement plate yaitu oleh visual inspection dengan acc criteria di para 6.5 serta penumatic test (para 5.3.4) yaitu melalui tell tale hole.
RT tidak diperlukan karena hanya utk butt weld saja, begitu juga utk PT/MT tergantung permintaan dari Client spec. sedangkan vakum test biasanya dilakukan pada bottom dan roof. lihat para 5.3.4 untuk inspection reinforcement plate welds.

Tanya – feby brian

Pada saat ini saya sedang melakukan erection untuk tangki tetapi saya mempunyai kendala adalah untuk Clean Out Door ( COD) yang akan di pasang mempunyai lebar 1′-11′ dan panjang 9′ dimana plate yang akan di pakai untuk Bottom COD nya adalah Uk 3/4′, sedangkan ukuran untuk 1 lembar pelat adalah 8 feed X 4 feed, permasalahannya adalah dalam kondisi seperti ini untuk mencapai panjang bottom COD nya yaitu 9 feed otomatis akan adanya penyambungan dari pelat, yang ingin saya tanyakan adalah :

1.setelah dilakukan penyambungan pelat apakah diharuskan untuk melakukan NDT atau Vacum test apakah di jelaskan juga menurut Standart API 650

2. apabila dilakukan NDT pada sambungan berapa persenkah yang akan di pakai

3. berapakah jarak minimal untuk sambungan pengelasan dari pelat.
mohon batuan dari bapak2 mengenai hal ini dan saya ucapkan terima kasih.

Tanggapan 1 – sabandi@gammabuana

Case 1. Pa febri ya harus di NDT

1. Leak Test (Vacuum Box Test)

2. Untuk reinforcing pad jika ada dengan pneumatic test

3. Penetrant test dan Magnetic particle test

Case 2 : untuk Leak test / vacuum test 100% dan penetrant 100%

Untuk case 3 jika yg dimaksud jarak lasan ke lasan (intersection area) : sambungan las intersection min 5 x tebal plate yang tertebal.jika berbeda ketebalan plate.

Tanggapan 2 – febrian_ftk

Terima kasih atas informasinya mas subandi, tetapi bisa saya diberikan alasan kenapa harus melakukan radiografi 100% dan apabila kita melakukan dengan 1 spot dengan NDT 10 % dengan leak test 100 % apakah akan menimbulkan suatu masalah, mohon masukannya, teriama kasih.

Tanggapan 3 – sabandi@gammabuana

Pa Febrian untuk API 650( storage tank) bila joint tersebut but weld baru perlu Radiography itupun bila di area shell dan hanya spot RT saja di API 650 ada contoh pengabilan RT (Radiography Test) .see API 650 part 6 Figure 6.1.

Tapi bila di bottom plate perlu di uji Vacuum Test 100% dan PT (penetrant 100%) dan bila itu di pad reinforcing baru dilakukan pneumatic Test & Bubble test dgn pressure 2 bar.

Tanggapan 4 – priyan_ferdian

Dear all,

Ikut diskusi dan mohon dikoreksi jika ada kesalahan,

Yang saya tangkap dari pertanyaan pak Feby adalah jarak antar lasan pada pemasangan reinforcement plate (ukuran 8×4 ft) sedangkan COD berukuran 1’11’x9′, berarti kurang panjang sehingga ada penambahan pelat dan sambungan pada plat reinforcement tersebut.

Ukuran minimum reinforcement plate dapat dilihat di para 3.7.2.1 (saya pakai API 650 2001), sedangkan untuk jarak antar lasan adalah 8xweld size atau 150 mm (see para 3.7.3), kemudian untuk NDT pada lasan reinforcement plate yaitu oleh visual inspection dengan acc criteria di para 6.5 serta penumatic test (para 5.3.4) yaitu melalui tell tale hole.
RT tidak diperlukan karena hanya utk butt weld saja, begitu juga utk PT/MT tergantung permintaan dari Client spec. sedangkan vakum test biasanya dilakukan pada bottom dan roof. lihat para 5.3.4 untuk inspection reinforcement plate welds.

Tanggapan 5 – lukman hakim

Pak Sabandi,

Untuk meluruskan saja kalau di API 650 Edisi 11 Tahun 2007 untuk contoh pengambilan RT ada di Para 8 figure 8.1 (Radiographic Requirement for Tanks Shells). Thanks.

Tanggapan 6 – lukman_hakim1981

Dear Pak Sabandi,

Boleh tahu di para berapa statement bahwa di bottom plate perlu di uji Vacuum Test 100% dan PT (penetrant 100%)? setahu saya biasanya di bottom hanya dilakukan Vacuum Box Test saja (see api 650 para 7.3.3 Examination & testing of the tank Bottom). Thanks.

Tanggapan 7 – Meidy Ansyah

Berdasarkan ITP yg digunakan setiap project…

biasanya untuk bottom dilakukan radiography hanya di annular aja itupun hanya 5o% saja
sedangkan unutk yg laen hanya vaccum test aja???

Tanggapan 8 – sabandi@gammabuana

Ya benar pa saya kemaren lihat di API 2004, vacuum box test yang saya
maksudkan pa..

tolong di forwar API 2007 ata the latest editin..ke milis pa lukman.

Tanggapan 9 – lukman hakim

Pak Meidy,

1. Biasanya penyusunan ITP oleh Vendor or Subcontractor berdasarkan Document ITP Contractor dan di submit ke Client untuk direview and approval, dan penyusunan itu juga berdasarkan API 650+Client Specification (If any).

2. When bottom annular plates are required by 5.5.1, or by M.4.1, the radial joints shall be radiographed as follows:

(a) For double-welded butt joints, one spot radiograph shall be taken on 10% of the radial joints;

(b) For single-welded butt joints with permanent or removable back-up bar, one spot radiograph shall be taken on 50% of the radial joints. (Ref. API 650 Para 8.1.2.9).

Tanggapan 10 – grasidin

Salam buat semuanya,

Saya coba ikut nimbrung dan menyampaikan berdasarkan pengalaman yang pernah kami lakukan dalam memasang COD dan semoga hal ini dapat membantu:

1. COD biasanya sudah difabrikasi menjadi satu kesatuan antara Bottom, Neck COD, Flange, Shall dan juga pad Plate.

2. Setelah selesai welding jangan lupa untuk melakukan Visual examination

3. Untuk itu Test NDE yang dilakukan adalah: PT/ MT pada Reinforcement Pad ke Shell Plate dan kemudian leak test dengan Pneumatic Test

4. Antara Neck COD dengan Shell Plate biasanya PT/MT, sesuai ITP

5. Corner weld antara Shell COD dengan Bottom, dilakukan Vacuum Corner atau Oil Leak Test atau PT/MT, tergantung Kesepakatan dengan Client dan itu dapat dituangkan dengan ITP sebelum pekerjaan dimulai.

6. Biasanya Bottom Plate untuk COD tidak ada sambungannya, namun kalau material tidak mencukupi dan harus disambung sebaiknya didiskusikan dengan Client karena hal ini akan terlihat pada Revisi Gambar, dan jika ini diijinkan maka tentunya Weding Bottom tersebut dilakukan dengan Butt Weld, untuk itu biasanya harus dilakukan RT 100% ini tidak ada di Code, jadi ini masuk dalam Client requirement.

7. Check Material jika masuk katagory Group IV, IVA, V atau VI maka jika thicknes lebih besar dari !/2 Inch maka harus dilakukan Steress relieved sebelum dipasang, namun jika masuk Group I, II III atatu IIIA sesuai API 650, akan dilakukan Stress relieved jika thickness lebih tebal dari 25 mm.

Kesemua item tersebut biasanya dilaksanakan sebelum COD diinsert ke Shell Plate, dan selanjutnya antara Bottom ke Bottom COD dilakukan Vacuum Test.

Demikian yang dapat saya sampaikan semoga dapat membantu.