Untuk subsea pipeline ada technology untuk melakukan on-line monitoring dengan menggunakan system corrosion monitoring system (CMS) yg dapat mengirimkan data secara on-line ke control room, seperti corrosion rate. Sebagai contoh, ada technology yg disebut RPCM (Ring Pair Corrosion Monitoring) CEION dari CORMON dan Field Signature Method (FSM) dari ROXAR ASA.

Tanya – andu abdul

Saya sering mendengar istilah on -line corrosion monitoring, dari beberapa perusahaan seperti BP de el el .

Yang ingin saya tanyakan adalah bagaimana methode inspeksinya, apakah menggunakan inteligent pig atau ada cara lain yang lebih efektif untuk mengetahui sejauh mana internal korosi menyerang sebuah peralatan, apakah Online corrosion monitoring ini dapat diperlakukan untuk semua peralatan termasuk, Heat exanger, pressure vessel atau hanya untuk pipa penyalur saja .

Mohon pencerhaannya.

Tanggapan 1 – Awaluddin Berwanto

Untuk subsea pipeline ada technology untuk melakukan on-line monitoring dengan menggunakan system corrosion monitoring system (CMS) yg dapat mengirimkan data secara on-line ke control room, seperti corrosion rate. Sebagai contoh, ada technology yg disebut RPCM (Ring Pair Corrosion Monitoring) CEION dari CORMON dan Field Signature Method (FSM) dari ROXAR ASA.

Silahkan mengunjungi website kedua technology provider itu untuk detailnya, terutama untuk applikasi di peralatan produksi lain (HE, PV) di off-shore dan on-shore.

Tanggapan 2 – Mariyanto saja

Sedikit menambahkan….

Untuk system corrosion monitoring sendiri bisa dilakukan secara manual ataupun elektrikal.
Secara Manual:bisa dengan menggunakan coupon atau sejenisnya.
Secara Electrical:Bisa menggunakan ER atau LPR Probe.Setelah selang beberapa lama,datanya di download dengan menggunakan data logger lalu bisa diupload ke PC.Dari situ bisa didapatkan corrosion ratenya.Corrosion rate didapatkan dari hasil perbandingan antara nilai sample dan nilai check pada data loggernya.

Untuk referansi ttg corrosion bisa search di Cosasco(USA),Cormon(Inggris)dan korosi specindo(Indonesia). Sekian infonya,apabila ada kesalahan atau kekurangan harap dimaklumi.

Tanggapan 3 – pje704748@batamec

Salam kenal pak Mariyanto,

Saya pernah dengar monitoring corrosion monitoring tapi saya belum pernah operasikan alatnya seperti ER atau LPR probe,

Mau tanya ER atau LPR Probe ini apakah prinsipnya seperti Ultrasonic, pak?

Mohon petunjuknya dan info dalam operasi dan perhitungan dlm corrosion
monitoring dgn alat ini.

Tanggapan selengkapnya dari pembahasan Bulan Juni 2009 dalam diskusi Mailing List Migas Indonesia ini dapat dilihat dalam file berikut: