CO2 yg terlarut tersebut pasti (99 % deh, 1 % untuk Tuhan:)))akan mengalami flash apabila ada pressure drop baik di pipe, apa lagi di control valve. Liquid akan memulai flash (outgassing) tersebut ya pada tekanan kolom itu sendiri. Yang jadi permasalahannya adalah berapa persen dari CO2 terlarut tersebut kita biarkan mengalami flash di pipe line maupun di control valve…Atau kita lakukan flash sebagian besarnya di flash drum (persis) sebelum flash drum kita pasang flow orifice..Saya rasa orang instrument akan meminta (memerlukan) berapa persen dari liquid mengalamai flash..Begitu juga orang process dalam merancang two phase flow line down stream control valve memerlukan berapa persen dari liquid mengalami flashing untuk menentukan flow patternnya dan menghitung gas holdup maupun pressure drop.

Tanya – Wahyudi

Mungkin diantara bapak2 di milis ini ada yang bisa berbagi pengalaman dalam memilih tipe valve yang dipakai untuk aplikasi flashing untuk melepaskan CO2 dari amine. Di inlet LP Flash Column akan dipasang control valve dengan drop pressure cukup besar pada normal flowrate yaitu sekitar 33 kg/cm2 ( tekanan inlet : 34 kg/cm2g dan tekanan outlet : 0.7 kg/cm2g )dan line-nya juga cukup besar yaitu inlet : 20 inch dan outlet 24 inch. Mengingat efek erossivenya dan sizenya yang besar, mungkin perlu valve yang tidak biasa.
Kira-kira tipe apa dan siapa vendornya, yang tepat untuk aplikasi ini dalam arti bagus karakteristik kontrolnya, ‘tahan lama’, tapi harga tidak terlalu mahal.
Terima kasih,

Tanggapan 1 – Donny H

Pak wahyudi apa kabarnya ? kayaknya kita pernah satu perusahaan ya pak ? saya sarankan memakai anti cavitation trim dan trim materialnya stellited. sedangkan jenis valvenya cage guided globe valve with balance trim type. vendornya yang saya tahu ya fisher tapi coba saja contact vendor lain pak.
semoga membantu ya pak …….

Tanggapan 2 – Togar Manurung

Pak Wahyudi ,

Di tempat saya untuk melepas CO2 ,etc dari Refinery Gas dengan Stripping , tidak ada Flash Column . Mungkin bapak bisa menceritakan lebih jelas , Fluida upstream valve itu apa ?(Gas atau liquid ? ) dan down stream nya ? (saya mengasumsikan two-phase fluid di down stream karena akan di flash di column sehingga Co2 akan terpisah sementara liquid akan kebawah)
Kalau hanya melihat Pressure Drop yang dibutuhkan , saya kira tidak memerlukan valve yang special . Pertimbangan efek erosive dari mana ya ?
Apa bukan lebih mengarah ke corrosive ?

Tanggapan 3 – Albert Sitanggang

Mas Wahyudi,

Anda coba check /kalkulasi dengan Marsoneillan product. Karena product tersebut dapat meng-cover pressure drops yang cukup besar.

Tanggapan 4 – Wahyudi

Terima kasih, bapak2 atas infonya. Akan lebih lengkap lagi bila ada yang bisa membagi pengalaman dari sisi user ( yang pernah memakai/mengoperasikan) ). Jadi permasalahan waktu maintenance / operasi bisa diinfokan.
Terima kasih,

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan yang tergabung dalam Mailing List Migas Indonesia dapat dilihat dalam file berikut: