Screw conveyor adalah semacam alat untuk mentransfer material seperti pada umumnya conveyor. Screw conveyor disebutkan karena alat ini memiliki continuous spiral flights yang terikat didalam satu shaft dan dimasukkan didalam pipa. Alat ini jika di putar akan mendorong material disepanjang pipa atau casingnya. Shaft di dudukkan diatas bearings dan ujung yang satu bisa difungsikan sebagai tempat diapsangnya drive untuk memutar alat ini.

Tanya – Asep Sopyan

Bapak/ Ibu, rekans millis,

Mohon informasi ttg bagaimana cara menghitung bentangan plate untuk flat form of a flight of screw conveyor, jika diketahui OD=380mm, ID=114.3mm,Pitch=300mm. Berapa ukuran OD & ID flat form sebelum ditarik menjadi sebuah screw conveyor dengan jarak antara screw seperti diatas yaitu 300mm?
Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima-kasih.

Tanggapan 1 – A. Rofiudin@sulfindo

Pak Asep Sopyan,

Maksudnya bapak mau menghitung cara membuat ukuran plate untuk Blade dari screw conveyor?
Kan bisa pakai hitungan matematika biasa pak.
Kalau bapak hitungb ketemunya OD = 391,83 mm dan ID = 148,97 mm.
Kalau bapak potong ke dua diameter tersebut lalu ditarik sepanjang 300 mm. maka akan jadi ID = 114,3 mm dan OD = 380 mm.

Bapak bayangkan saja punya shaft dia meter 114,3 mm beri tanda berjarak 300 mm. lalu lingkarkan benang mengelilingi shaft tersebut dari titik A ke B. benang itu adalah keliling diameter material yang akan di potong (ID). sedang keliling shaft kan ada. tinggaln pakai dalil Phytagoras.
Beres!.

Tapi saat menerapkanj pembuatan blade hati2, karena bendanya adalah keras / SUS 304 misalnya. maka diameterb dalamnya baiknya dilebihkan karena nanti menariknya tdk sesempurna menarik kertas. jadi setelahdi tarik 300 mm dan diameter luar jadi 380 mm. jarak dalam yang berongga dengan shaft conveyor karena tambahan pelubangan itu bisa di tutup dengan welding.

Selamat membuat pak.

Note : hitungan saya kirim lewat Japri.

Tanggapan 2 – Hariz

Pak Asep, untuk Screw conveyor dgn OD flight 380mm, ID 114.3mm (4’pipe), pitch 300mm;
Flat form sblm ditarik adalah dgn OD 428.2mm, ID 162.1mm.
sebelumnya mohon maaf bila ada kesalahan.

Semoga bisa membantu.

Tanggapan 3 – muhamad syahroni

Eah kayaknya di milis ini punya banyak orang punya analisis yang bagus juga.,.,

sebelum tanya ke hal-hal yang lebih dalam,.,saya mau tanya apa sih screw conveyor itu?
dan apa fungsi utama screw conveyor itu sendiri?

Tanggapan 4 – A. Rofiudin@sulfindo

Mas ini benar bertanya nih?

Kembangkan sendiri ya dari sedikit jawaban saya ini. Ini bagian dari alat pemindah barang seperti belt conveyor, bedanya belt conveyor pakai belt (ini macam2 juga typenya).
kalu yang ditanya ini seperti ulir baut (Screw), seperti gilingan daging yang diputar tangan itu lho bentuknya. dagingnya pindah juga to dari lubang masuk ke lubang keluar, cuman screw conveyor ini tdk melumat material hanya membawa material saja karena depannya tdk ada penghalang seperti gilingan daging.

semoga membantu.

Tanggapan 5 – Maruli Parlin

Pak, screw conveyor adalah semacam alat untuk mentransfer material seperti pada umumnya conveyor. Screw conveyor disebutkan karena alat ini memiliki continuous spiral flights yang terikat didalam satu shaft dan dimasukkan didalam pipa. Alat ini jika di putar akan mendorong material disepanjang pipa atau casingnya. Shaft di dudukkan diatas bearings dan ujung yang satu bisa difungsikan sebagai tempat diapsangnya drive untuk memutar alat ini.

Alat ini simple dan compact tetapi sangat terbatas kapasitasnya hanya sekitar 750 – 1000 TPH itu udah maksimal banget. Bisa dipasang horizontal atau miring (incline). namun jika di pasang miring tentu kapasitas akan berkurang mengikuti besarnya sudut kemiringan.

Semoga membantu.

Tanggapan 6 – yhan_dhie83

Screw conveyor merupkan suatu alat yang berupa screw yang digerakan oleh motor penggerak, namun untuk screw conveyor ini berfungsi untuk mendistribusikan atau menstransfer suatu fluida padat atau benda (batu bara-chip kayu dll).