Untuk menyupport kegiatan drilling yang sangat mahal, Semua material yang kan di supply ke lokasi RIG harus ‘ready to use’, biasanya si KPS membeli material terutama Casing/Tubing dengan jumlah hampir x lipat dari kebutuhan, katanya sih untuk berjaga2 kalau ternyata perkiraan ang dibutuhkan lebih. Sehingga hampir dipastikan adanya sisa dari asing/Tubing tsb yang dikembalikan ke Base mereka.. yang biasanya di pinggir pantai. Shore base. tock CT ini akan berada di Base dalam waktu tak tentu, bisa sebentar dan ahkan bertahun2, o pasti kondisi di Marine Environment yang corrosive memerlukan perawatan ang serius, biasanya dengan melakukan Corrosion protection dengan apply oating/ painting secara periodic. dengan alasan teknis biasanya di lakukan ecara periodic 6 bulan. an tentu ini merupakan suatu pekerjaan/cost yang extra. Nah selama ini ada kah engineer2 di KPS yang khusus menangani masalah ini?? pakah ini diserahkan ke dept maintenance atau ke Dept Drilling.

Tanya – Budi Arman

Dear All,

Untuk menyupport kegiatan drilling yang sangat mahal, Semua material yang kan di supply ke lokasi RIG harus ‘ready to use’, biasanya si KPS membeli material terutama Casing/Tubing dengan jumlah hampir x lipat dari kebutuhan, katanya sih untuk berjaga2 kalau ternyata perkiraan ang dibutuhkan lebih. Sehingga hampir dipastikan adanya sisa dari asing/Tubing tsb yang dikembalikan ke Base mereka.. yang biasanya di pinggir pantai. Shore base. tock CT ini akan berada di Base dalam waktu tak tentu, bisa sebentar dan ahkan bertahun2, o pasti kondisi di Marine Environment yang corrosive memerlukan perawatan ang serius, biasanya dengan melakukan Corrosion protection dengan apply oating/ painting secara periodic. dengan alasan teknis biasanya di lakukan ecara periodic 6 bulan. an tentu ini merupakan suatu pekerjaan/cost yang extra.

Nah selama ini ada kah engineer2 di KPS yang khusus menangani masalah ini?? pakah ini diserahkan ke dept maintenance atau ke Dept Drilling.

Klo ada person in charge masalah ini saya ingin berdiskusi lebih lanjut. Terimakasih.

Tanggapan 1 – desmawati@se1.bp

Kalau di tempat saya tdk ada engineer khusus yg menangani ini. Biasanya lgs dibawah koordinasi drilling o peration dgn material coordinator dan material man (drilling dept.). Kalau butuh suggestion, ada Corrosion Technical Authority yg bs dimintai pendapat dibawah Engineering Support Department.

Mudah-mudahan bs membantu.

Tanggapan 2 – Budi Arman

Terimakasih bu Desma,

Kebetulan tempat ini belum ada dept ESD. adi selama ini di lakukan oleh drilling engineer meng-adopt ke Standard ompany yang ada. api karena bahasanya diluar scope keilmuan, mereka masih meraba2 dan lebih anyak menyerahkan pekerjaan ke kontraktor..

Selama ini baik contractor maupun Supllier Coating merekomendasikan aintenance untuk setiap 6 bulan..

Pertanyaannya adalah :

– apa benar harus 6 bulan.??? gimana KPS lain?

– dipukul rata kah 6 bulan tersebut untuk semua kondisi lingkungan? Karena ari yang saya amati ada yang sudah lebih 1 tahun, semuanya masih OK kok..

– bukankah jenis volume solid/ dry film thickness dari coatingnya tidak enjadi prioritas, karena klo ga salah inilah yang bisa disetting untuk encapai ketahanan korosi terhadap waktu.

Tanggapan 3 – Desmawati desmawati@se1.bp

Dari yg saya ketahui, kondisi tubular yg diletakkan di open space di arehouse sangat tergantung beberapa hal, sbb:

– posisi tubular di permukaan tanah, harus digunakan penyangga utk enghindari terekspos dari kelembaban tanah/lantai.

– apakah bagian dalam dari tubular terekspos udara dari luar (air ujan, kelembaban dll). Sepanjang tidak terekspos udara luar, kondisi ubular akan relatif baik.

– bagaimana handling pada waktu perpindahan tubular. Sepanjang tidak da kerusakan bagian luar tubular, harusnya tidak ada masalah. Khusus tk tubular 13-Cr atau sejenis, perlu ekstra hati-hati pada waktu emindahkannya. Sedikit kerusakan pada waktu handling akan sangat erpengaruh pada kondisi tubular Cr.

Sehingga, tindakan regular yg biasanya kita lakukan adalah memberikan ope pada box-pin tubular serta checking seal-nya apakah masih bagus tau tidak.

Pada waktu akan digunakan, tentu saja kita harus melakukan inspeksi utk emilah mana tubular yg masih bagus atau tidak, dan juga membersihkan agian dalam tubular.

Untuk coating, tentu saja hal ini bagus utk dilakukan, tapi masalah eberapa sering dan apakah memang perlu tergantung justifikasi dari erusahaan, mengingat hal ini akan membutuhkan biaya yg tidak sedikit.

Demikian informasi yg dapat saya sampaikan sejauh pengetahun saya selama ni, mudah-mudahan bermanfaat.