Menteri Energi di Ghana telah menyetujui rencana pengembangan dan unitization agreement tahap 1 lahan Jubilee atas nama pemerintah Ghana, menurut Tullow Oil.

Penulis : Offshore staff

Menteri Energi di Ghana telah menyetujui rencana pengembangan dan unitization agreement tahap 1 lahan Jubilee atas nama pemerintah Ghana, menurut Tullow Oil.

Lahan akan dikembangkan melalui FPSO dan akan mengirim plateau oil rate minyak 120,000 b/d.. Kapal akan memiliki kapasitas 230,000 b/d water injection ekspor water dan gas dan kapasitas injeksi sampai 160 MMcf/d. Pengerjaan pada FPSO dan fasilitas subsea dimulai pada bulan Juli 2008 dan on track untuk mengirim minyak pertama pada pertengahan kedua pada tahun 2010, menurut perusahaan.

Unitization agreement menetapkan hak saham pertama dari partnernya di lahan Jubilee dan menyediakan untuk memodifikasi saham tersebut sebagai data lahan selanjutnya menjadi available. Hak saham pertama dari Tullow di Jubilee, yang akan beroperasi adalah 34.70%.. Saham partner lainnya adalah Kosmos Energy (23.49%), Anadarko Petroleum (23.49%), Sabre Oil & Gas (2.81%), EO Group (1.75%), dan Ghana National Petroleum Corp. (GNPC) (13.75% of which 10% is carried interest).

“Penerimaan zin resmi dari Pemerintah Ghana adalah sebuah sejarah penting untuk pengembangan Phase 1 Jubilee dan mendukung keputusan kami untuk fast-track project awal pada tahun 2008,” kata Paul McDade, COO dari Tullow. “Dengan menjamin kapasitas rig dan memulai lagi konstruksi dan tahap pengeboran terlebih dahulu, Tullow percaya bahwa mereka akan mengirim minyak pertama dari project yang baru berakhir tiga tahun sejak sumur penemuan pertama dibor.”

Sumber: www.offshore-mag.com