Partner di blok I dan Menteri Pertambangan, Industri dan Energi Republic of Equatorial Guinea telah menyetujui rencana pengembangan untuk lahan minyak Aseng. Produksi dijadwalkan akan dimulai pada pertengahan tahun 2012.

Penulis : Offshore staff

Partner di blok I dan Menteri Pertambangan, Industri dan Energi Republic of Equatorial Guinea telah menyetujui rencana pengembangan untuk lahan minyak Aseng. Produksi dijadwalkan akan dimulai pada pertengahan tahun 2012.

Aseng yang dahulunya dikenal sebagai Benita, semula ditemukan pada tahun 2007 sebagai lahan gas-kondensat di blok I di offshore Guinea. Kemudian, dua appraisal well dibor pada struktur dengan sumur pertama mengindentifikasikan sumber minyak dan sumur kedua yang menetapkan batasan reservoir. Rencana pengembangan disampaikan Menteri Pertambangan, Industry dan Energy Republic of Equatorial Guinea pada akhir 2008 dan rencananya telah disetujui.

Noble Energy akan melayani sebagai technical operator pengembangan. Pengembangan pertama lahan akan termasuk lima subsea wells yang mengalir ke FPSO. Minyak akan ditampung di kapal sampai terjual, sementara gas alam dan air akan di suntik ulang kembali kepada reservoir untuk mempertahankan tekanan dan memaksimalkan penemuan minyak. FPSO, akan dilokasikan di kira-kira 3,100 ft dari perairan, yang akan dirancang dengan kapasitas untuk menangani 120,000 b/d liquid, termasuk 80,000 b/d minyak. Ditambahkan pula, kapal akan sanggup menginjeksi kembali 170 MMcf/d gas alam. Penampungan dalam kapal akan menjadi kira-kira 1.5 MMbbl minyak dan kondensat.

Total biaya pengembangan, diluar biaya FPSO, yang akan di sewa, diperkirakan 1.3 milyar dolar. Mayoritas dari modal ini akan diinvestasikan pada tahun 2010 dan 2011. Produksi pertama dari lahan diperkirakan akan memulai pada 50,000 b/d minyak.

Over the lifeproject, operator mengharapkan akan memperoleh gross hydrocarbon liquids kira-kira 100 sampai 120 MMbbl. Ditambahkan pula, ada yang diperkirakan 450 sampai 550 bcf sumber gas di Aseng yang akan diproduksi sebagai bagian dari project gas terpadu di wilayah sejak tahap maintenance tekanan selesai.

Perluasan engineering dan pengerjaan desain telah dilakukan tahun lalu, team project berada ditempat, dan semua lama memimpin item tersebuat yang sudah terjamin. Proses tender untuk FPSO dan peralatan subsea telah selesai dan operator sedang menyiapkan untuk penyerahan sebagian dari kontrak utama, kata partner.

Noble telah menjamin dua rig untuk mendukung pengembangan pengerjaan di Aseng. Rig Atwood Hunter dijadwalkan akan tiba di Equatorial Guinea pada pertengahan tahun 2010. LoI telah ditandatangani dalam rig kedua yang diharapkan akan dikirim pada 1Q 2010.

Sumber: www.offshore-mag.com