Air dari proses water injection biasanya bertemperatur tinggi 60-80 C, mengandung banyak garam sehingga bersifat korosif dan basa/sadah (cmiiw) selain itu akan kemungkinan besar juga ada kandungan minyaknya….disamping kandungan2 lain yg harus dihilangkan. Sebaiknya melakukan pengetesan airnya terlebih dahulu agar mengetahui kandungan apa saja yg terdapat dalam air tsb sehingga pemilihan treatmentnya menjadi tepat. Secara umum ada beberapa proses yang mungkin dilakukan untuk mentreatnya menjadi utility water (utility bukan untuk minum/makan) ada beberapa cara, untuk menurunkan suhu air secara convensional bisa menggunakan cooling pit/cooling basin, namun penurunan suhunya tidak significant jadi perlu dipertimbangkan temperature awal dan termperature akhir yg diinginkan, cara lain untuk menurunkan temperature dibahas selanjutnya.

Tanya – feby brian

Dear rekan milis,

Mohon pencerahannya dan artikel, standart mengenai WTP, saya baru menggeluti bidang ini dalam pekerjaan dan memulainya dari awal untuk itu bapak2 yang sudah lama bergelut dalam bidang ini membantu.saya ucapkan terima kasih.

Tanggapan 1 – InYo

Maaf….maksudnya WTP = Water Treatment Plant, klo Water Treadment Pressure…..baru denger, mungkin ada yg bisa mbantu??

Tanggapan 2 – Zen Coursleo

Saya juga baru dengar juga nich …WTP =Water Treatment Pressure ….

Mungkin yang dimaksud …… including RO Treatment , karena RO treatment memakai pressure …

Lebih baiknya mungkin yang bersangkutan dapat menjelaskan istilah tersebut …..

“ It is not howmuch we do, but how much love we put in the doing. It is not how much we give , but how much love we put in the the giving “.

Tanggapan 3 – feby brian

Mas InYo dan rekan milis lainnya,

Terima kasih atas saran, sebagai kontraktor secara general apa saja equipment yang harus kami persiapkan.untuk memulainya.

Tanggapan 4 – Hotler Na70

Just asking…

Saya baru dengar nih Water Treadment Pressure(WTP)? klw ditempat tugas sy biasa disebut:Water Treatment Plant(WTP) yaitu unit pengolah air yg digunakan utk air minum atw di luar biasa disebut PDAM nya masyarakat githu…nah,bila memang bkn ini yg dimaksud(mungkin beda tempat beda istilah) sy pengen tau lbh banyak dan mohon info rekan2 sekalian.Tks.

Tanggapan 5 – InYo

ya itu dia mas….yg sy bahas ya water treatment plant……klo yg dmaksud mas feby bukan itu…..jiahahhaha mohon maap ;p

Tanggapan 6 – feby brian

Mengenai hal ini saya belum mengetahui dan mengerjakan project ini istilahnya mohon di ralat apabila ada kesalahan, kesimpulannya adalah untuk mereduce pressure air panas dari (water injection) agar bisa digunakan sebagai Utility ( untuk kebutuhan sehari2) untk itu mohon advice dari rekan2 milis yg mengetahui metodenya, dan referensi2 literatur agar bisa sedikit banyaknya bisa saya pahami. terima kasih.

Tanggapan 7 – Teguh Santoso

Pak Feby,

Untuk mereduce pressure dari hot water injcetion ya tinggal dimasukkan ke tanki saja…(atmospheric tank) atau tampung di kolam penampungan (pit pound).CMIIW.

Tanggapan 8 – Muhuila Habib

Pagi pak. Feby,

Apakah yang bapak maksud seperti gambar dibawah ini? Jadi bapak belum mengetahui dan mengerjakan proyek WTP? Pastikan kebutuhan air untuk utility dan injection berapa?

Untuk lebih yaqin coba buka website KMI disitu ada folder Water Treatment RO system untuk P&ID.

Standard Package Reverse Osmosis System

Standard RO Systems Include:

* Cartridge Filter- 316ss construction with 5 micron elements to protect the membrane elements.

* Multi-Stage Centrifugal Pump – 316ss feed pump with a TEFC motor.

* Low Suction Pressure Switch – Switch to protect feed pump.

* FRP Pressure Vessels – Mounted on support racks that allow for easy installation of elements.

* TFC RO Elements – High salt rejection and good fluxes at a low operating pressure.

* Programmable Controller – A PLC mounted inside of NEMA 4 FRP enclosure. Allows for a water tight control panel.

* Panel Mounted Meter – Flow indication for permeate and concentration. Digital flow monitor with totalization in PLC.

* Conductivity Meter – Reads the permeate and feed conductivity. The system shuts down system on high TDS in permeate.

* Motor Starter – Supplies a motor starter assembly for the high pressure feed pump.

* Sample Valves – Sampling of each stage and permeate of each vessel. Also SDI sample port for feed water.

* Cleaning Connections – Each stage can be cleaned individually.

* Piping – SCH 10 316ss High Pressure / SCH 80 PVC Low Pressure

Standard RO Systems Options:

* RO Cleaning Skid – Chemically clean the membranes to insure a longer life.

* Chemical Feed System – Allows for a dilute chemical to be fed into the feed water.

* pH Monitor – Control of acid feed as pretreatment.

* ORP Monitor – Protect the system against chlorine in the feed.

* Feed water Dump Valve – Allows for stabilization of the pretreatment system prior to sending water to the RO.

* Automatic Rinse Valve – Allows for a high flush on system shutdown.

* Analog Module – Allows for an analog I/O in the PLC.

* 50 Hz Motor- Alternate electrical in 50 Hz.

Tanggapan 9 – InYo

Mudah2an membantu, mohon koreksi dari senior jika ada kesalahan….kebetulan spesialisasi saya di mechanical static, temen2 dari proses atau environmental engineer bisa menjelaskan lebih baik. air dari proses water injection biasanya bertemperatur tinggi 60-80 C, mengandung banyak garam sehingga bersifat korosif dan basa/sadah (cmiiw) selain itu akan kemungkinan besar juga ada kandungan minyaknya….disamping kandungan2 lain yg harus dihilangkan. sebaiknya melakukan pengetesan airnya terlebih dahulu agar mengetahui kandungan apa saja yg terdapat dalam air tsb sehingga pemilihan treatmentnya menjadi tepat.

Secara umum ada beberapa proses yang mungkin dilakukan untuk mentreatnya menjadi utility water (utility bukan untuk minum/makan) ada beberapa cara, untuk menurunkan suhu air secara convensional bisa menggunakan cooling pit/cooling basin, namun penurunan suhunya tidak significant jadi perlu dipertimbangkan temperature awal dan termperature akhir yg diinginkan, cara lain untuk menurunkan temperature dibahas selanjutnya. untuk memisahkan minyak dgn air, bisa digunakan API separator,atau oil separator proses selanjutnya jika air ini mengandung kotoran padat yg terlarut dalam air (dispersant solid) bisa menggunakan proses floculation dan coagulation (biasanya air dari well bekas water injection cenderung sangat sedikit mengandung dispersant solid) proses floculation dan coagulation bisa menggunakan settling basin dan/atau clarifier dengan menambahkan chemical tertentu untuk membantu proses flokulasi dan coagulasinya (bisanya menggunakan PAC). setelah proses ini mas feby bisa menggunakan sand filter (untuk menyaring kotoran yg masih ada) dan kemudian carbon filter (jika berbau), untuk mentreat kandungan garam/basanya dapat menggunakan ion exchanger atau softener, nah setelah ini jika temperatur airnya masih diatas dari temperatur yg diinginkan, mas feby bisa menggunakan cooling tower/heat exchanger (dengan proses sebelumnya diharapkan air cenderung lebih bersih dan less korosif sehingga tidak mengganggu performance,lifetime dan pemilihan material dari cooling tower/heat exchanger) kemudian proses selanjutnya untuk disinfectant (menggunakan chlorine).

Proses diatas mudah2an sudah cukup jika air hanya digunakan sebagai utility water, namun jika hasil yg diinginkan adalah potable/drinking water…disarankan menggunakan R/O pada proses sebelum penambahan chlorine.

Kurang lebih begitu mas feby, mohon maaf klo agak njelimet saya mencoba mendeskripsikan dengan bahasa yg mudah dipahami. secara proses bisa disimpulkan sbb:

cooling basin >> settling basin + clarifier >> sand filter >> carbon filter >> ion exchanger/softerner >> cooling tower/heat exchanger >> R/O (untuk potable) >> storage + chlorine.

Mungkin ada yg bisa menambahkan atau koreksi jika ada kesalahan…..jika ada istilah yg kurang dimengerti/mencari referensi, mas feby bisa memulainya dengan mencoba menanyakannya ke mbah google….

Semoga membantu.

Tanggapan 10 – feby brian

Mas InYo dan rekan milis lainnya,

Terima kasih atas saran, sebagai kontraktor secara general apa saja equipment yang harus kami persiapkan.untuk memulainya,

Tanggapan 11 – InYo

Yang menjadi pertanyaan equipment proses itu sendiri, atau equipment untuk constructionnya?

jika untuk proses, pada email sebelumnya sudah dijelaskan a.l: cooling pit/pond/basin >> disarankan concrete/beton carbon/sand filter >> A36/516 gr 70 FRP lined atau 304SS softener >> A36/516 gr 70 FRP lined atau 304SS cooling tower/heat exchanger R/O storage tank.

Klo untuk constructionnya ya tergantung jenis pekerjaan di lapangan mas….

Tanggapan 12 – hadi muttaqien

Sebagai tambahan, dan sesuai pengalaman; kalau untuk PLTU pekerjaan water treatment terdiri dari sewage water treatment plant, Industry/Technical water treatment plant, MED/Desalination, Polishing condensate, Hypochloride, Ash/Fly Water Treatment Plant. Bisa juga di baca dari Water and Vapour Cycle. Dan masing2 merupakan produk dari Vendor specialis, jadi bila sebagai general contractor equipment yang di siapkan antara lain adalah Alat angkat, Welding machine/peralatan kerja pipa (Steel, FRP).