Material A350LF2 adalah Carbon steel low temperatur. Silahkan cek kekuatannya di ASME B31.3 untuk lebih detailnya, sedangkan A105 untuk aplikasi temperatur standar, tidak dianjurkan untuk low temperatur. Sebaiknya utk low temperatur pakai flange A350LF2, kalau mau ganti bisa saja pakai flange stainless steel TP304 yg tahan sampai -40 degC.

Tanya – Fedrianto

Dear milister

Sy mw tny ni,kr2 diperbolehkan gk ya mensubstitusi flange A 350 LF2 #150 dgn A 105 #150. Temperatur operasi berkisar -10 s/d -33 C,pressure 10 bar. Ditunggu jwbn dr rekan2 semua.
Thanks.

Tanggapan 1 – Fery Simbolon

Saya rasa ga bisa Mas,

Karena A105 menurut ASME B31.3, minimum temperaturnya -20 deg F (-29 deg C).
Karena temperatur operasinya dibawah -29 deg C maka perlu impact test sedangkan A105 ini tidak ada impact test. A350 LF2 ada impact testnya jadi A350 LF2 tidak bisa disubtitusi dengan A105 untuk kasus ini.

Tanggapan 2 – Nis Daniel

Merujuk ke sifat materialnya…

Suatu material dapat di substitusi apabila:

1.Chemical composition sama, kandungannya masih dalam range, mengenai range kita bisa melihat di material specification BUKAN mill cert. Bila tidak memenuhi 1 aja komposisi kimia yang ada maka tidak bisa di substitusi.

2. Apabila point 1 pass, baru kita lakukan mechanical test(DT) dan pengujiannya sesuai dengan material yg akan di substitusi, maksudnya bila disyaratkan impact maka bapak juga harus melakukan impact test pada material pengganti dengan suhu yg sama.

Bila point 1 dan 2 pass, kita dapat substitusi materialnya.
Tapi perlu diingat juga pak Client Specnya.

Tanggapan 3 – Adryan Wisnu Broto Suseno@enerkon

Setuju dengan Pak Daniel,

Mesti dibaca dulu speknya, apakah butuh komposisi khusus sehingga tidak menggunakan a105 tapi a350.

Kemudian cek kondisi operasinya, apakah dari range temperaturnya memang mengharuskan menggunakan a350 seperti ada email Pak Simbolon, Fery.

Kalo memang di luar dari spek a105 berarti memang harus menggunakan a350,

Tetapi bila ternyata memang masuk spesifikasi a105 berarti harus ada persetujuan klien bahwa memang a105 bisa digunakan pak.

Tanggapan 4 – Fedrianto

@ Pak Daniel & Pak Fery : chemical composition utk A 105 dan A 350 berbeda di kadar carbonnya. A 105 lebih byk sekitar 0.05% dari A 350 LF2, sy jg sangat setuju mengenai mechanical test utk mat’l tersbut, mungkin yang terpenting malah di DT nya bukan di compositionnya. Thanks before.

Tanggapan 5 – Nis Daniel

Pak Fedri, di Material hand booknya berapa allowancenya, apakah perbedaan C nya masih masuk spec tidak? Jika masuk maka bapak bisa lanjut ke DT, mengenai mana yg lebih penting dua duanya sama penting pak, ada 1 saja yg tidak terpenuhi tidak bisa substitusi, tapi step pertama adalah chemical compositionnya baru ke DT, karena walaupun DT ok jika chemical comp.nya reject tetap TIDAK bisa substitusi, tapi client spec juga ambil bagian disini juga pak..

Tanggapan 6 – fahrisa irdianto

Pak Fedri,

Sekedar menambahkan, sebaiknya Pak Fedri mengacu ke company general spec, biasanya ada range temperaturnya dan di gunakan untuk fluid service tertentu (i.e. flare line), pengalaman saya A350 LF2 yang digunakan untuk low temp tidak bisa di gantikan oleh A105 sebab setelah pengujian impact test akan failed di -46 deg C. demikian informasinya.

Tanggapan 7 – ardian shah

Pak Fedri

Setau saya material A350LF2 adalah Carbon steel low temperatur. coba cek kekuatannya di ASME B31.3 utk lebih detailnya…sedangkan A105 untuk aplikasi temperatur standar.., tidak dianjurkan utk low temperatur.

Sebaiknya utk low temperatur pakai flange A350LF2, kalau mau ganti bisa saja pakai flange stainless steel TP304 yg tahan sampai -40 degC.