Santos dan GDF SUEZ akan mengembangkan project FLNG di Bonaparte basin offshore Australia.

Penulis : Offshore staff

Santos dan GDF SUEZ akan mengembangkan project FLNG di Bonaparte basin offshore Australia.

GDF SUEZ akan memimpin 60/40-unincorporated joint venture untuk mengembangkan dan mengoperasikan floating liquefaction plant yang dimaksud dengan kapasitas yang direncanakan 2 juta tons/year LNG. Plant akan menggunakan gas dari lahan alam Petrel, Tern, dan Frigate. GDF SUEZ akan mengangkut semua produksi LNG dan mengapalkannya ke pasar di wilayah Asia/Pacific menurut syarat yang disetujui oleh joint venture.

Sebagai bagian dari project, Santos telah menyetujui akan menjual 60% saham di lahan gas offshore Petrel, Tern, dan Frigate kepada GDF SUEZ. Sebagai bagian dari perjanjian, GDF SUEZ akan mengambil operatorship lahan pada tahun 2011.

“Kami senang dapat membentuk partnership ini dengan Santos dan mempercepat perkembangan dari bisnis LNG kami dengan asset berkualitas tinggi ini,” kata Gérard Mestrallet, CEO GDF SUEZ. “Dengan memperluas jangkauan kami ke pasar Asia, partnership mengizinkan kami untuk menawarkan platform pemasaran LNG global yang sungguh-sungguh kepada kustomer kami.”

Sale agreement adalah syarat atas Australian Foreign Investment Review Board dan izin biasa lainnya serta regulatory approvals.

Sumber: www.offshore-mag.com