Jika motor bakar sebagai prime mover generator dan dengan asumsi tidak ada reduction gear, kecepatan putar dapat diformulasikan sebagai berikut: n=120 * f / p Di mana n = kecepatan putar poros, f = frekuensi jala-jala, p = jumlah kutub generator.

Tanya – pje704748 @batamec

Dear all

Ada tidak yang punya pengalaman mendeteksi putaran suatu motor bakar/motor propulsi tanpa :

1. Mengecek serial no. engine ke manual atau sertifikat

2. Melihat markingannya di blok mesin

3. Running test

Maaf kalo pertanyaannya mendasar.

Terima kasih.

Tanggapan 1 – Dananjaya Yogie Hartanto@rekayasa

Halo Pak Ari, kalau motor bakar engine mobil sih saya bisa mengetahui arah putarannya dari konstruksi Distributor (delco) nya 😀

Tanggapan 2 – A. Rofiudn@sulfindo

Pak Ari,

Saya tidak tahu rulenya motor bakar, tapi kalau saya logika, kita akan bisa melihat putarannya CW atau CCW dengan menentukan mana torak yang pada posisi top (siap didorong pembakaran) dan ujung batang toraknya yang dipasang sliding pada poros engkol berada di mana, bila berada di sebelah kanan maka putaran akan CW dan bila di sebelah kiri maka CCW, tapi pastinya ini hanya bisa dicek dalam posisi terbongkar, atau paling gampang, buka cover mesin, doronglah piston yang paling top (atas) ke bawah sambil lihat putaran shaft apa CW or CCW.

Maaf pak ini hanya logika saya, mungkin patut di coba.
Kalau bapak tidak mau bongkar mesin ya bisa di kompresi dengan udara tekan saja di torak yang paling top, atau di kompresi sesuai urutan pengapian pada Delco (distributor) sambil lihat roda gila berputar ke mana.

Atau kalau ada motor starternya, maka lepas motor starter, beri arus, perhatikan roda gigi drivernya, bila CW maka roda gila akan jadi lawannya alias CCW dan sebaliknya.

Semoga membantu.

Tanggapan 3 – pje704748@batamec

Maaf maksud aku arah putarannya. Terima kasih.

Tanggapan 4 – deny setiyawan

Jika motor bakar sebagai prime mover generator dan dengan asumsi tidak ada reduction gear, kecepatan putar dapat diformulasikan sebagai berikut,

n=120 * f / p

Di mana,

n = kecepatan putar poros

f = frekuensi jala-jala

p = jumlah kutub generator

Tanggapan 5 – pje704748 @batamec

Maaf pak Deny maksud saya arah putarannya,apakah putarannya CW or CCW.