Seperti pemeriksaan psikologis, sebagaimana psikolog, tugas dokter hanya melakukan assessment terhadap item2 yang ‘diminta oleh perusahaan/user’ untuk diperiksa. Yang membuatnya lolos atau tidak adalah ‘kriteria’ yang di set oleh perusahaan/user. Tiap perusahaan bisa saja mempunya kriteria yang berbeda, tergantung kebutuhan atau concernnya masing2. Namun, mungkin saja kriteria ini dibuat dengan melibatkan dokter.

Tanya – firman sicakep

Dear rekan-rekan,

Beberapa waktu yang lalu saya melaksanakan tes kesehatan(medical check up) dan tes kebugaran (lari keliling lapangan) yang merupakan salah satu rangkaian rekrutment di salah satu perusahaan Migas, dan mengalami kegagalan.

Butuh saran saja dari rekan-rekan kira2 apa ya penyebabnya dan bagaimana mengatasi hal tersebut supaya tidak terulang di lain hari, karena kalau saya sih merasa diri saya sehat2 saja tapi mungkin dari perusahaan Migas punya penilaian lain yang saya tidak tahu.

Tanggapan 1 – Eko Yudha

Sdr Firman,

Dalam hal tes kesehatan, anda *berhak* menanyakan langsung apa penyebab kegagalasnya kepada pihak perusahaan. Apalagi ini menyangkut kesehatan anda sendiri, jadi penting untuk anda sendiri mengetahuai penyebabnya! Kalau anda merasa sehat sehat saja malah menjadi sangat penting untuk mengetahui apa yang sebetulnya terjadi dengan tubuh anda, bukan hanya untuk mengatasi agar kegagalan tes masuk perusahaan migas terulang lagi, tapi lebih dari itu, yaitu menjaga kesehatan anda sendiri.

Maaf sebelumnya bila kalimat saya menggunakan banyak penekanan.

Tanggapan 2 – Renita Anggreini

Sepertinya saya tahu perusahaan migas yang dimaksud. Teman saya baru saja mengalami hal yang sama, dan dia meminta penjelasan ke HRD dan dokter RS tersebut.
Untungnya dokter tersebut berbaik hati mau memberi tahu. Ternyata dia tekanan darah tinggi padahal dia juga sama seperti anda merasa sehat-sehat saja.

Coba saja ditanyakan langsung ke HRD mengenai sebab-sebab gagal di tes kesehatan ini, kalau tidak diberitahu bisa coba tanya dokter yang melakukan medical check up pada waktu itu.
Semoga berhasil.

Tanggapan 3 – firman sicakep

Pak Eko,

Saya sudah berusaha menelpon perusahaan yang bersangkutan tetapi sayangnya telponnya tidak pernah diangkat. Saya juga mengirimkan email ke bagian Recrutmentnya tetapi sayangnya juga email saya tidak di balas oleh bagian recruitment.
Jadi yang bisa saya lakukan hanya menduga-duga penyebabnya.
Apa mungkin bagian recrutmentnya terlalu sibuk ya sampai gak sempat membalas email he2.

Tanggapan 4 – Zulhelmi U. Iska@petrochina

Bung Firman,

Bisa jadi anda merasa fisik anda bugar dan tidak menderita penyakit tertentu. Tapi setelah dicek darah anda di lab, mungkin ditemukan adanya kuman atau virus penyakit yang penyembuhannya agak sulit, sebagai contoh hepatitis-B atau lannya. Biasanya pihak perusahaan yang akan merekrut anda akan langsung menyatakan tidak lolos medical test.

Ini salah satu contoh saja. Mungkin ada yang lainnya juga.

Tanggapan dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia dari pembahasan ini dapat dilihat dalam file berikut: