APAR sebaiknya dilakukan pemeriksaan 2 kali dalam setahun, tapi untuk memastikan bahwa APAR masih OK nggak ada salahnya kalau diperiksa setiap bulan. Pengisian untuk asam soda, busa, bahan kimia, harus diisi setahun sekali, untuk jenis cairan busa yang dicampur dulu
harus diisi 2 tahun sekali, untuk jenis tabung gas hydrocarbon berhalogen, tabung haruus diisi 3 tahun sekali, sedangkan jenis lainnya selambat-lambatnya 5 tahun.

Tanya – yeri.kurniawan@sulzer

Dear anggota Milis,

Mohon bantuan penjelasan untuk beberapa pertanyaan berikut ini berkaitan dengan APAR :

1. Seberapa seringkah APAR harus di-inspeksi ? Perlukah setiap bulan ?

2. Kapankah – setelah berapa tahun penyimpanan – isi APAR harus dibuang untuk diisi ulang ? Benarkah setiap 2 tahun ?

3. Dimanakah tertulis ketentuan / peraturan pengisian ulang yang harus dilakukan secara rutin tersebut – 2 tahun sekali misalnya ?

UU ? Perpu ? Kepmen ?

Demikian mohon ada yang bisa memberikan penjelasan yang diperlukan. Terima kasih.

Tanggapan 1 – Esuseno

Pak Yeri di Permenakertrans Nomor : Per-04/Men 1980 bisa dapatkan semua jawabannya yaitu :

1. Pemeriksaan 2 kali dalam setahun, tapi untuk memastikan bahwa APAR masih OK yo nggak ada salahnya kalau diperiksa setiap bulan. Siapa tahu APAR-nya nggak ada di tempat alias ada yg nyolong. Siapa tahu juga sudah pada karatan atau mungkin berganti tabung. Hehehe.

2. Pengisian : untuk asam soda, busa, bahan kimia, harus diisi setahun sekali. untuk jenis cairan busa yang dicampur dulu harus diisi 2 tahun sekali, untuk jenis tabung gas hydrocarbon berhalogen, tabung haruus diisi 3 tahun sekali, sedangkan jenis lainnya selambat-lambatnya 5 tahun.

3. Di Permenakertrans.

Tanggapan 2 – Lukman.Hakim

Pak Yeri,

Berikut saya ambilkan dari Lampiran 3 Kepmenaker NOMOR PER-04/MEN/1980, mudah-mudahan bermanfaat.

Tanggapan 3 – Yusuf.Yudowidodo@aventis

Pak Yeri,

Berikut ada sedikit informasi mengenai Fire Extinguisher, Tapi mungkin bapak-bapak yang lebih ahli dapat menambahkanya.

Untuk lebih jelasnya bapak dapat membaca di NFPA 10, standard For Fire Extinguisher dan Kep Menaker NO.04/MEN 1980 selain itu Departemen Pekerjaan Umum (DPU) juga menerbitkan panduan mengenai Pencegahan Bahaya kebakaran NO. SKB-3.4.5.3.1987 UDC:699.81:614.84.

POINT CHECK UNTUK FIRE EXTINGUISHER

Dry Chemical (DC) 6 month:

1.Manpower Decree No.04/Men 1980 pasal 12

2.NFPA 10, Standard For Fire Extinguisher

– isi tabung

– tekanan

– cartridge dan segel

– handle dan label

– selang

– kadar konsentrat (foam)

– ditimbang ( CO2)

fisik

12 month

seluruh point check pada periode 6 bulan dilakukan ditambah dengan inspeksi:

– gelang tutup kepala

– bak gasket dan packing

– bagian dalam tabung

5 years

– tekanan coba(hidrostatik) 20kg/cm2

– tekan ulang

catatan:petunjuk pemakaian harus dapat terbaca dengan jelas

Carbon Dioxida (CO2) 6 month:

– isi tabung

– tekanan

– cartridge dan segel

– handle dan label

– selang

– kadar konsentrat (foam)

– ditimbang ( CO2)

– fisik

12 month (manpower decree No.04/MEN 1980 pasal 13) seluruh point check pada periode 6 bulan dilakukan ditambah dengan Inspeksi:

– gelang tutup kepala

– bak gasket dan packing

– bagian dalam tabung

5 years (Manpower Decree No.04/Men 1980 pasal 15)

– tekanan coba 20kg/cm2

catatan: petunjuk pemakaian harus dapat terbaca dengan jelas

3 Foam Concentrate

6 month

– isi tabung

– tekanan

– cartridge dan segel

handle dan label

– selang

– kadar konsentrat (foam)

– ditimbang ( CO2)

– fisik

12 month

seluruh point check pada periode 6 bulan dilakukan ditambah dengan inspeksi:

– gelang tutup kepala seluruh point check pada periode 6 bulan dilakukan

– bak gasket dan packing

– bagian dalam tabung

5 years – tekanan coba 20kg/cm2

catatan: petunjuk pemakaian harus dapat terbaca dengan jelas