WSC adalah salah satu dari TUK (Tempat Uji Kompetensi) / authorize examination center..yang di akreditasi BNSP dan LSP Las , bisa saja nanti lebih dari satu TUK yang set up planning API dan LSP bisa ada di Batam, Balikpapan, Surabaya dan Indonesia Timur. Diharapkan LSP Las berjalan dengan baik dan ANB kita segera terwujud sehingga Negara kita bisa merdeka dari penjajahan scheme negara asing, alangkah sedihnya jika kita tidak merdeka di negara sendiri hanya dalam bidang welding saja. Jika ANB kita terbentuk maka TWI dgn CSWIP nya dan AWS dgn CWI nya harus dual certification dengan ANB Negara kita (ANB owner country) mereka tidak boleh melakukan sertifikasi proses bila tidak reporting ke ANB owner country.sesuai dgn IIW rule (International Institute of Welding) hal ini juga dapat menghindari capitals flight dll.

Pembahasan – sabandi ismadi

Rekan WI seluruh Indonesia …

API / IWS serta LSP las akan mengadakan sertifikasi Nasional sesuai dengan SKKNI untuk Welding inspector terlampir adalah informasi berikut.

Tanggapan 1 – Admin Migas

Attachment kiriman Pak Sabandi Ismadi terlampir.

Attachment : Undangan Uji Kompetensi.pdf

Tanggapan 2 – Kiagus Ismail Hamzah Mahbor

Maaf pak Budi,

Saya gak mengerti dengan hal ini, dan apa manfaatnya dalam pekerjaan.

Saya msh ingat, ujian yg terakhir pada kursus WI di B4T adalah ujian sertifikasi nasional WI oleh API, dan selama mencari pekerjaan, gak pernah disyaratkan harus Welding Inspector yang bersertifikasi nasional dari LSP/API/IWS, tapi harus CSWIP atau CWI.

Buat apa buang2 uang, waktu dan tenaga utk hal yg gak ada manfaatnya.

Berbeda dengan Malaysia, misalnya; untuk bekerja sebagai painting inspector di proyek2 Petronas, harus IMM (institute of Material Malaysia) certified….justru sertifikasi NACE hanya dianggap nilai tambah. Kapan ya Indonesia bisa kayak gini..

Tanggapan 3 – DARMAYADI

Temans,

Pertanyaan yang bagus dari rekan Hamzah Mahbor,

‘ Buat apa buang2 uang, waktu dan tenaga utk hal yg gak ada manfaatnya’.

BNSP adalah Lembaga atau Badan yang dibentuk oleh pemerintah untuk melakukan sertifikasi profesi. LSP adalah lembaga spesifik yang ditunjuk oleh BNSP untuk melaksanakan sertifikasi tersebut sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia ( SKKNI ) yang mana SKKNI tersebut sudah disepakati dan di setujui oleh stake holder. Untuk pengelasan, Indonesia sudah memiliki SKKNI- SMAW, Non SMAW ( SAW, GMAW, GTAW, FCAW dan OAW ). Untuk Welding Inspector baru saja disepakati tahun 2008 dan nunggu disyahkan oleh Menaker-RI ).
Dengan adanya SKKNI ini, maka semua badan yang melakukan sertifikasi mengacu ke SKKNI tersebut, seperti migas, depnaker, BKI dan lain2.

Apakah sertifikasi LSP ini berguna??? Untuk saat ini belum ..karena sosialisasinya tidak begitu gencar. Tetapi..lambat laun insya allah akan berguna. Bagaimana dengan CWI, CSWIP dan sertifikasi luar lainnya? Masih tetap laku..karena masih diperlukan oleh perusahaan pemakai. Saat ini kita sebagai stake holder pengelasan sendiri mau tidak mengakui Sertifikat yang dilakukan oleh LSP las ( BNSP ) tersebut?? Kalau tidak mau berarti kita sudah memberikan pintu masuk yang selebar-lebarnya buat badan sertifikasi asing di Indonesia. Tujuan SKKNI dibuat oleh pemerintah dan Asosiasi profesi salah satunya adalah agar badan sertifikasi asing ini tidak meraja lela seperti sekarang. Jadi sebagai insan pengelasan Indonesia kita harus mulai untuk mengakui nya.
Mohon maaf kalau kepanjangan..

Tanggapan 4 – Kiagus Ismail Hamzah Mahbor

Pak Darmayadi,

Menurut saya; bagaimana jika welding study center mengadakan ujian kompetensi dengan dual certification, misalnya CSWIP3.1 dan IWS atau CWI-AWS dan IWS, tentu lebih berguna.

Tanggapan 5 – sabandi ismadi

Ini sedang kita rancang pa…nantinya mrk dari luar minta dual certifikasi dgn kita API,…sekarang API sedang akan membuat Letter of Aggremeent dgn AWS (American Welding Soceity) kemaren 1 minggu yang lalu saya dan Team API mendampingi team AWS dari amerika survey ke ITS dan facility API di Jakarta.

Insya allah dalam waktu dekat sudah bisa berjalan tidak hanya WSC tapi , ITS dan facility lain pun akan API naungi untuk kemajuan welding di Indonesia.

Tanggapan 6 – dhian rachmawan

Trims atas tanggapan dari pihak poltek ITS yang selama ini mengadakan kursus tersebut.Tapi yang menjadi pertanyaan bagaimana bagi lulusan sebelumya akan cert tesb? Terus saya membrikan sedikit rembukan agar ujian saringan masuk maupun saat kursus benar2 terseleksi agar mendapatkan yang terbaik.Salam untuk alumni WI XVIII.

Tanggapan 7 – igustias@technip

Salam las,

Pak Darmayadi saya mau tanya :

1. Apa Welding Study Center satu-satunya lembaga yang ditunjuk sebagai penguji Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia ( SKKNI )?

2. Apakah Welding Study Center ini lembaga swasta?

3. Persyaratan menyatakan ‘telah memiliki sertificate WI dari tempat pelatihan yang sah’, batasannya sah apa ya pak?

Soalnya saya dulu bukan lulusan yang di Bandung.

4. Merujuk pada sertifikasi insinyur di indonesia seperti Lembaga Penyelenggara Jasa Kostruksi, bukankah sertifikasi biasanya dilakukan oleh asosiasi profesi itu sendiri yang kemudian tinggal didaftarkan kepada lembaga yang dibentuk oleh pemerintah (dalam hal WI ini kepada BNSP).

Trimakasih sebelumnya atas pencerahannya.

Tanggapan 8 – DARMAYADI

Pak Agung,

Saya jawab langsung pertanyaan anda dibawah :

1. Apa Welding Study Center satu-satunya lembaga yang ditunjuk sebagai penguji Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia ( SKKNI )?

Jawab :

Welding Study itu hanya salah satu tempat penyelenggara uji kompetensi ( TUK ), kalau ada lembaga lain yang ingin menjadi tempat uji kompetensi bisa mengajukan diri ke LSP Las, untuk disertifikasi sebagai TUK.

2. Apakah Welding Study Center ini lembaga swasta?

Jawab:

Yap, Welding Study 100% swasta.

3. Persyaratan menyatakan ‘telah memiliki sertificate WI dari tempat pelatihan yang sah’, batasannya sah apa ya pak?
Soalnya saya dulu bukan lulusan yang di Bandung.

Jawab :

Yang saya tau, B4T juga sebagai salah satu dari sekian banyak TUK untuk jurusan Las.

4. Merujuk pada sertifikasi insinyur di indonesia seperti Lembaga Penyelenggara Jasa Kostruksi, bukankah sertifikasi biasanya dilakukan oleh asosiasi profesi itu sendiri yang kemudian tingga > didaftarkan kepada lembaga yang dibentuk oleh pemerintah (dalam hal WI ini kepada BNSP).

Jawab :

LSP las adalah lembaga yang dibentuk oleh Asosiasi Pengelasan Indonesia, Pemerintah, Swasta ( Industri Las ) dan para praktisi las.

Tanggapan 9 – sabandi ismadi

Terima kasih pa Darmayadi sudah menjawab pertanyaan rekan2 semua saya tambahkan.

WSC adalah salah satu dari TUK (Tempat Uji Kompetensi) / authorize examination center..yang di akreditasi BNSP dan LSP Las , bisa saja nanti lebih dari satu TUK yang set up planning API dan LSP bisa ada di Batam, Balikpapan, Surabaya dan Indonesia Timur.

Diharapkan LSP Las berjalan dengan baik dan ANB kita segera terwujud sehingga Negara kita bisa merdeka dari penjajahan scheme Negara asing, alangkah sedihnya jika kita tidak merdeka di Negara sendiri..hanya dalam bidang welding saja.

Jika ANB kita terbentuk maka TWI dgn CSWIP nya dan AWS dgn CWI nya harus dual certification dengan ANB Negara kita (ANB owner country) mereka tidak boleh melakukan sertifikasi proses bila tidak reporting ke ANB owner country.sesuai dgn IIW rule (International Institute of Welding) hal ini juga dapat menghindari capitals flight dll.

Insya allah juli 2009 ini kami dari team API akan maju ke IIW meeting di Singapore untuk approval ANB oleh IIW yang di ikuti oleh 43 negara…mohon dukunganya dari rekan2 insan pengelasan Indonesia.

Tanggapan selengkapnya dari pembahasan ini dapat dilihat dalam file berikut: