Select Page

Untuk menetukan PSLL pada flowline tergantung dari normal operating pressure pada flowline tersebut. Untuk PSLL diset pada 15% atau 5 psi mana yang lebih besar dibawah range operasi yang terendah. Bila operasi flowline tersebut berada pada range 500 – 600 psig, maka untuk setting PSHH adalah 1.15 x 600 dan PSLL adalah 0.85 x 500. Untuk PSLL pada main hydraulic distribution line saya rasa itu tergantung karakteristik setiap DHSV, jenis dan kedalaman dari DHSV tersebut dari permukaan sumur.

Tanya – Muchlis Nugroho

Dear All,

Saya ada pertanyaan nih mengenai wellhead logic … sebenarnya perlu gak yah PSLL pada hydraulic circuit nya DHSV (down hole safety valve) menyebabkan ESD 1 (shutdown dan blowdown). Yang dilayani hydraulic circuit yang saya maksud adalah cuma untuk membuka DHSV saja.
Bukan kah PSLL (pressure loss) di hydraulic akan menyebabkab DHSV tertutup sendiri. Jadi langsung pada safe state.
Memang sih DHSV nutup itu biasanya cuma di-initiate oleh ESD-1. Tapi apa perlunya mengaplikasikan kebalikannya, DHSV nutup menyebabkan ESD-1?
Adakah yang tahu hazard apa yang terjadi jika terjadi indikasi pressure low pada hydraulic nya DHSV?

Tanggapan 1 – maryadi_ahmad

Jumlah well-nya ada berapa?..lebih dr satu khan..?

Kalo logik yg biasanya sy liat sih , PSLL di DHSV oil supply gak sampe initiate ESD 1..cukup local well yg bersangkutan ajah yg ikut shutdown diikuti dgn tutupnya valves di downstream DHSV (master valve/SSV dan Wing valve).

Memang sih walaupunpun tdk dipasang PSLL pada DHSV,.. dgn menutupnya DHSV otomatis tdk ada flow, yg nantinyapun akan terdeteksi pula oleh flowline pressure indication yg umumnya dipasang pd downstream DHSV -selepas Choke valve, tp dgn adanya PSLL pd DHSV, system dpt merespon secara cepat adanya kondisi abnormal/failure tsb.

CMIIW yach..monggo klo ada pendapat laen..

Tanggapan 2 – Surapati, Jimmy Untung@chevron

Kalau menurut saya, dengan jumlah sumur yang banyak DHSV yang menutup dan mengaktifkan ESD-1 akan mengkibatkan sumur lain yang flow akan menutup juga sehingga menjadi tidak effektif. Sehingga akan menyebabkan LPO dari semua sumur. Apalagi sumur tersebut terletak di remote area dan unmanned sehingga matinya sumur akan diketahui agak lama setelah central production mendapatkan effeknya. Dan menurut saya DHSV hanya dapat menutup dengan trigger dari PSLL hydraulic dan ESD-1.

Tanggapan 3 – Muchlis Nugroho

Sumurnya ada 15 dilayani oleh satu wellhead control panel. PSLL terletak di main hydraulic distribution line.
Pada kenyataanya DHSV tidak benar-benar menutup ketika terjadi PSLL (kalau tidak ada logic ESD 1 nya). Sebenarnya bagaimana sih menentukan nilai PSLL yang cocok? Apakah dari nilai well shut-in pressure, ataukah murni karakteristik dari instrument DHSV nya?

Tanggapan 4 – Surapati, Jimmy Untung@chevron

Untuk menetukan PSLL pada flowline tergantung dari normal operating pressure pada flowline tersebut. Untuk PSLL diset pada 15% atau 5 psi mana yang lebih besar dibawah range operasi yang terendah. Bila operasi flowline tersebut berada pada range 500 – 600 psig, maka untuk setting PSHH adalah 1.15 x 600 dan PSLL adalah 0.85 x 500. Untuk PSLL pada main hydraulic distribution line saya rasa itu tergantung karakteristik setiap DHSV, jenis dan kedalaman dari DHSV tersebut dari permukaan sumur.

Share This