Select Page

ASME sect VIII Div 2 dalam desain memperhitungkan semua stress yg akan dialami oleh PV, mulai dari fatigue hingga thermal stress. Dalam proses fabrikasi juga proses inspeksi dan NDT lebih banyak, contohnya setiap pemotongan dan beveling harus di MPI utk memastikan tidk ada cacat / laminasi pd material.
Secara engineering, Div 2 lebih realistik krn semua aspek diperhitungkan, secara inspeksi juga lebih aman krn dicover oleh NDT yg relatif ketat.

Tanya – Adryan Wisnu Broto Suseno@enerkon

Kapan kita mendesain equipment menggunakan ASME 8 Div 2?

Requirement tersebut yang meminta siapa? Owner? Process? Atau mechanical?

Saya belum punya dokumen asme 8 div 2 secara lengkap, jadi saya belum bisa mendapatkan gambaran besarnya.

Terima kasih sebelumnya.

Tanggapan 1 – Tedjo Seputro

Mas Ardyan,

Saya coba menambahkan ya…mungkin rekan lain bisa membagi pengalmannya.
Mendesain suatu bejana tekan acuanya adalah kontrak kerja antara end-user dengan kontraktor, apakah dengan ASME, BS, ato standars lain. Sedang pemilihan Div. 1 ato 2, biasanya ngacu juga ke dokumen kontrak spt data sheet bejana tekan itu sendiri. Ini kalo kita lihat dari sisi kontraktual.

Tetapi ada juga karena efesiensi, bisa juga kontraktor mengajukan desian bejana tekan dengan menggunakan ASME VIII Div. 2 menggantikan Div. 1, jika hasil desain Div. 1 memerlukan ketebalan material yang besar dan susah mendapatkan di pasaran. Dokumen pendukung lainya juga akan menyesuaikan, spt prosedur fabrikasi. Untuk mengetahui perbedaan desain antara Div. 1 dan 2, kita bisa lihat pada software desain bejana tekan yang sudah banyak beredar di Indonesia spt PVElite selain dengan membaca kedua standard. Dimana ada pilihan standard yang akan dipakai dalam mendesain. Kalo ingin sekedar tau Div. 2, nanti saya kirim Japri.

Tanggapan 2 – Eko Drajat, Nugroho

Mungkin ada yg bisa sharing di sini ……

Kalau masalah sertipikasi …….. sualan design pressure vessel misal nya saya belum tahu. Karena biasanya rumus2 design pressure vessel base nya dari ASME VIII, …… baek perhitungan manual atau dg software spt PVElite.

Tapi kalau sualan fabrikasi pressure vessel yg saya tahu ada semacam ASME Stamp. Saya kurang tahu yg di stamp standard ASME itu design nya atau proses fabrikasi nya, jadi dalam hal ini fabrikator tsb mendapat lisensi ASME Stamp atau seperti sertipikasi ISO.

Mungkin ada yg bisa menambahken ??

Tanggapan 3 – Richard Bonardo

Pak Eko :

AFAIK, yang di Stamp keduanya (design dan fabrikasi).

Untuk design, stamp diberikan di design calc nya sedangkan untuk fabrikasi stamp di berikan di ASME P-form nya yang mencakup bundle MDR, Mill Certificate, WPS dll.

Tanggapan 4 – didik_anugrah

Pemilihan ASME VIII Div.1 atau Div.2 tergantung dari spesifikasi atau kontrak kerja sengan client. Biasanya disebutkan ASME VIII Div.2 digunakan pada syarat dan kondisi tertentu. Sebagai rule of thumb, ASME VIII Div. 2 biasanya digunakan jika:

1. Design Pressure lebih dari 3000 psig

2. Jika thickness yang dibutuhkan lebih dari 2 inch

3. Jika berat vessel melebihi 100 ton

4. Jika vessel untuk cyclic service / beban transien (ASME VIII Div.2 Para. ASME sect VIII Div 2 dalam desain memperhitungkan semua stress yg akan dialami oleh PV, mulai dari fatigue hingga thermal stress. Dalam proses fabrikasi juga proses inspeksi dan NDT lebih banyak, contohnya setiap pemotongan dan beveling harus di MPI utk memastikan tidk ada cacat / laminasi pd material.
Secara engineering, Div 2 lebih realistik krn semua aspek diperhitungkan, secara inspeksi juga lebih aman krn dicover oleh NDT yg relatif ketat.

Tanggapan 5 – Saiful pul

Nambahin sedikit,

ASME sect VIII Div 2 dalam desain memperhitungkan semua stress yg akan dialami oleh PV, mulai dari fatigue hingga thermal stress. Dalam proses fabrikasi juga proses inspeksi dan NDT lebih banyak, contohnya setiap pemotongan dan beveling harus di MPI utk memastikan tidk ada cacat / laminasi pd material.
Secara engineering, Div 2 lebih realistik krn semua aspek diperhitungkan, secara inspeksi juga lebih aman krn dicover oleh NDT yg relatif ketat.

Div 2 memerlukan approval design Registered PE (USA / province Canada) yg perpengalaman dlm design pressure vessel. Ini mutlak bila vessel tsb harus di Stamp U2. Kalo tdk distamp U2 berarti vessel tsb tdk comply ASME VIII hanya referensinya aja yg ASME Viii Div 2.

Div.1 dibeberapa literatur dianggap sangat konservatif krn banyak mengabaikan stress yg dialami PV, dan semua ini diatasi dg safety faktor yg konservatif.

Jd bisa dipastikan PV div 1 krn konservatif selalu lebih tebal drpd vessel Div 2. Tp ongkos div. 2 lebih mahal krn PE & NDT tadi. Utk Vessel yg tebal2 biasanya lebih preferable DIv 2, mungkin secara ekonomis ongkos PE bisa dikompensasi dg tebal. (CMIIW).

Kalo dianggap USA centalistic, ASME memang Code yg lahir dan diadopsi oleh hampir semua negara bagian di Amrik & Kanada, jadi semua serba Amrik. .Mulai dr material spec, AI yg hrs teregistered di USA / Canada hingga PE.
Krn kita adopsi ASME mentah2, ya semua harus diikuti.

ASME jg mengglobalkan Code BPV keseluruh dunia, bahkan di Cina sekalipun ASME code diadop (banyak fabrikasi yg memiliki ASME Stamp di CHina!), kt lihat ASME BPV logonya ditulis ASME International.

B>Tanggapan 6 – Adryan Wisnu Broto Suseno@enerkon

Keterangannya Dahsyat nih.

Jadi thickness diatas dua inchi dan design pressure diatas 3000 psig ya?

Di dunia Migas proses apa yang menggunakan kondisi seperti itu ya?

Barusan saya coba di compress 6558,

Ada perbedaan thickness menggunakan parameter yang sama antara div 1 dan div 2.
Div 2 lebih ‘tipis’ daripada div 1.

Terima kasih pencerahannya,

Terutama rekan yang berbaik hati mengirimkan via email asme8 div 2.

Sayang tidak bisa diupload ke milis migas div2nya.

Kalau hasil perhitungannya bagimana ya?apa bisa di posting via Pak dan Bu Admin?

Kalau bisa saya kirim ke Pak Budhi nanti.

Tanggapan 7 – Dwi Utomo

Banyangan saya, yang butuh design pressure setinggi itu kemungkinannya ada 2:

1. Test separator atau scrubber yang berlokasi di dekat wellhead sumur gas.

2. Gas scrubbers keluaran x-stage compressor pada compression unit.

Mengenai tebal dinding vessel, ya tergantung material yang dipakai dan diameter si vessel.

Share This