Mohon pencerahannya,bolehkah kita mencampur antara H2 + O2,dalam suatu presure test, misal : -komposisi test 17 bar , – H2 2 bar ; – O2 15 bar. Dalam suatu ruangan,apa efek yang timbul dari reaksi tsb ?

Tanya – Marsono Wibowo/Imam Mahmudi

Dear all

Mohon pencerahannya,bolehkah kita mencampur antara H2 + O2,dalam suatu presure test, misal :

– komposisi test 17 bar

– H2 2 bar

– O2 15 bar

Dalam suatu ruangan,apa efek yang timbul dari reaksi tsb ?

Tanggapan 1 – BerisiK bangeT

Duhai Karib sekalian,

Cukup berartikah kiranya kalau saya sarankan Mas Imam membaca bukunya AIChE ‘Understanding Explosion’ ??

Mas Sulis, Mbok jangan ikut ikutan yang lain bikin balasan tanpa topik yang jelas….

Tanggapan 2 – andi kusuma

Pak Marsono,

Kalo menurut reaksi kimia yang terjadi 2H2 + O2 —>2H2O

H2O itu air. Jadi dalam pressure test tersebut akan terjadi efek embun-embun air.
Mungkin untuk informasi lebih detail bisa dibantu oleh orang teknik kimia.
Semoga berguna.

Tanggapan 3 – Adhia Utama Jauharuddin Madhan

Pak Imam,

Kenapa oksigen yang dipake buat ngetes pressure vessel? Khan ada nitrogen yang jauh lebih murah… Disamping itu, nitrogen itu inert alias ngga akan menyebabkan reaksi samping n intinya ngga bikin korosi… Oksigen justru lebih korosif daripada nitrogen, ditambah lagi dengan hidrogen…pencampuran oksigen dan hidrogen emang jarang banget dalam proses, tapi kalo untuk pengetesan mungkin juga ada, saya kurang tau…

Bapak mungkin bisa hubungi Mas ardian nengkoda yang ahli kimia terapan…mungkin dia bisa bantu…

Tanggapan 4 – Ary Retmono

Wah…ngetes press vessel dg udara/gas (apapun) adalah sangat berbahaya.
Kalau ada failurenya, maka pressure vessel tsb bisa pecah dan serpihannya didorong oleh udara/gas yg tadinya mampat, lalu secepat peluru melesatkan serpihkan itu tadi. Hi…..ngeri banget. Tapi kalau pakai air (water), kan nggak kompresibel, jadi ya nggak bisa melesatkan serpihan itu tadi.

Sebaiknya, kalau melakukan test2 begini menggunakan prosedur standar yg direkomendasikan oleh codenya.

Tanggapan 5 – Achmad Dahlan

Mas Andi dan Pak Marsono,

Sekedar Urun Rembuk,

Reaksi H2+1/2O2 —–> H2O ( ini dalam kimia disebut reaksi pembakaran) H2O memang air tapi dalam proses reaksinya dilepaskan energey Exotermis, jadi bukan hanya embun-embun air.

Di udara pada 4-76% volume sudah merupakan Explosive limit, apalagi kalau murni menggunakan O2.

Saat mas Marsono bilang bahwa tekanannya adalah 2 bar dan 15 bar itu sudah masuk range tersebut diatas kan? (Saya tidak tahu ini pertanyaan atau sekedar brain burning…!).

Dan sampai saat ini saya belum pernah mendengar orang melakukan Pressure Test pada equipment dengan menggunakan kedua gas tersebut.

Yang saya pernah dengar adalah disebuah perusahaan saat maintenance akan dilakukan flushing fuel oil pipe dengan menggunakan N2 tapi karena tabung N2 sudah tidak bisa dibedakan dengan O2 maka teknisennya salah ambil. Jadilah Fuel Oil Pipe di Flush dengan O2, sedikit hambatan karena line tersumbat dan BUUUUMMMM akhirnya ngacir nyawa mereka!

Mungkin ada baiknya jangan pernah lakukan pressure test dengan kedua gas itu mas…!

Tanggapan 6 – Suparman

Weleh3x,

Boleh2 aja kita berani tapi jangan nekat loh.

Buahaya sekali test pressure kalo pake gas.

Saya pernah tes pake gas tapi Cuma untuk cari bocor di tubing dan presurenya yah keciiiiil.

Tanggapan 7 – Achmad N Hidayat

Dear Pak Imam,

The problem is that chemical reactions are a little bit more complicated than just H2 + O2 leads to H2O when you look at the details. Above reaction describes an overall transformation of mixing H2 and O2.
But it does not tell you that that reaction actually occurs in several steps, involving what is known as a ‘radical chain mechanism’.

Hydrogen molecules cannot react directly with oxygen molecules at ordinary temperatures. The two gases can be mixed together, and nothing will happen — for a start, anyway.

But a reaction can be started by a catalytic surface (it might be available in pressure vessel), or some ultraviolet radiation, or a lot of heat, or by ions produced in a radioactive decay.

Here is the usual way that a reaction between hydrogen and oxygen gases goes:

There are a few stray water molecules in the system. One of them gets broken up by some UV light or a cosmic ray or in an unusually high energy collision:

H2O –> H + OH

H is a hydrogen atom; OH is a hydroxyl radical. Both are very reactive, and tend to react with the first molecule they bump into.

H + O2 –> HO2

HO2 is a hydroperoxy radical, which is also very reactive

OH + H2 –> H2O + H

HO2 + H2 –> H2O + OH

These reactions recycle the H and OH at the same time as they use up H2 and O2 and produce water.

There are also other reactions that can produce extra OH, such as

H + O2 –> OH + O

O + H2 –> OH + H

These will help the reaction to go faster. If OH builds up too much, they will lead to an explosion.

So, my conclusion is ‘ If there is other way, I dont suggest you to mix H2 and O2 at the same place with a condition that we dont know what reaction will happen’.

Tanggapan 8 – Muchlis Nugroho

Tujuannya apanih?? Kalo cuma iseng sih jangan deh, tapi kalu untuk suatu penelitian yang penting bisa aja di coba. Resikonya paling-paling terjadi reaksi eksotermis (bisa berupa kenaikan temperatur, dan kenaikan tekanan, bisa juga meledak) yang sama-sama kita bayangkan. Jadi permasalahannya adalah seberapa besar anda sanggup menanggung resiko tersebut.

Mungkin yang perlu anda lakukan untuk keamanan antara lain:

1. di cek explosive dulu kalau ada alatnya, biasanya orang K3 punya tuh. Atau pakai diagramnya explosive kalau ada. Kalo gak ada, pakai hitung-hitungan termodinamika aja untuk mencari perubahan energi gibbs.

2. pakai prosedur yang hati-hati. Misalnya menaikkan tekanan sedikit-demi-sedikit, atau dilakukan didalam lingkungan yang dingin sekali (seperti dalam kulkas), jumlah komponen H2 dan O2 yang dipakai sedikit aja (supaya kalau meledak, nggak terlalu keras ledakannya) atau prosedur lain yang kira-kira bisa aman.

3. pakai peralatan yang aman, misalnya pakai bejana yang tahan tekanan 100 bar, dll.

Memang sih, kayaknya kurang kerjaan kalau ada orang yang experimen dengan mencampur H2 dengan O2. Namun sebenarnya ada gunanya juga. Reaksi eksotermis H2 dengan O2 contohnya dilakukan pada proses pembuatan gas argon. Pada air separation unit (yang mampu memproduksi argon), argon didalam oksigen tidak dapat dimurnikan 100% dengan destilasi karena titik didihnya terlalu dekat. Pemurnian argon dilakukan dengan cara mereaksikan oksigen yang ada dengan hidrogen melalui unggun katalis sehingga hanya tersisa gas argon dan gas hidrogen yang mudah dipisahkan. Reaksi berlangsung eksotermis, memang panas tapi dengan peralatan yang sesuai semuanya berjalan secara aman-aman saja.

Demikian semoga bermanfaat,

Tanggapan 9 – Elwin Rachmat

Kalau penasaran jangan dulu pakai H2 dan O2 bertekanan. Silahkan coba sebagai berikut:
Setrum aki yang kosong, H2 akan dihasilkan pada sistim elektrolisa air ini. O2 tidak perlu dicari karena ada di udara walaupun hanya sekitar 20 %. Coba percikan api (puntung rokok misalnya). Kalau tidak masuk rumah sakit dan masih bisa tulis email, silahkan ceritakan pengamatannya.
Pesannya: jangan merokok pada saat nyetrum aki.

Tanggapan 10 – Moch. Arfiandi

Saya tidak begitu faham mengenai reaksi kimia. tetapi kira kira kenapa dalam pressure test ini menggunakan H2+O2. kenapa tidak pakai udara bertekanan atau pakai Nitrogen aja. kira kira apa yang di tes?. mohon penjelasannya.

Terimakasih.

Tanggapan 11 – Imam Mahmudi

Terima kasih atas pencerahan dari rekan-rekan milis semua,karena dilapangan kami hanya mempunyai oksigen untuk mengetest presure vessel,sedangkan hydrogenkami gunakan sebagai campuran dalam test tsb,untuk mencari kebocoran dan kami punya instrument test untuk mendeteksi kebocoran yang sensitive terhadap hydrogen. mohon pencerahan lebih lanjut.

Tanggapan 12 – YudaTomo

Dear All,

Just to add. H2 is highly flammable gas. The gas-air mixture in the range 4-76% is explosive. The test composition (2 bar H2 and 15 bar O2) is in this range, therefore there is a risk of explosion. Except if we are really sure with the perfect test condition (temperature, vessel, etc).

Pesan: timbang2 dulu untung ruginya melakukan test ini. Bahaya mas.