Saya ada sedikit permasalahan. Pada perusahaan tempat saya bekerja menggunakan DCS Yokogawa. Ada Instrument dari lapangan yang mengunakan aktif input, sehingga saya perlu men Set ulang I/O pada DCS. Card pada DCS sudah di set untuk menerima aktif input tetapi indikasi selalu IOP ( Bad connection) kabel sudah d ukur dan ada input 7mA. tetapi tidak dapat d terima oleh DCS. Spesifikasi alat 15.6Vdc 500 Ohm. Adakah rekan rekan yang memiliki solusi dengan masalah tersebut.

Tanya – doel head

Dear rekan milis….

Saya ada sedikit permasalahan. Pada perusahaan tempat saya bekerja menggunakan DCS Yokogawa. Ada Instrument dari lapangan yang mengunakan aktif input, sehingga saya perlu men Set ulang I/O pada DCS. Card pada DCS sudah di set untuk menerima aktif input tetapi indikasi selalu IOP ( Bad connection) kabel sudah d ukur dan ada input 7mA. tetapi tidak dapat d terima oleh DCS.

Spesifikasi alat 15.6Vdc 500 Ohm. Adakah rekan rekan yang memiliki solusi dengan masalah tersebut.

Tanggapan 1 – teddy gunawan

Hi Pak Irwan S,

Apa anda sudah check dengan calibrator yg sourcing pada input Analog Input pada DCS?
Bila ok, mungkin masalah polaritas dari field device.

Tanggapan 2 – arnold antonius

Pak Irwan

Coba pastikan kembali Active Input transmitter-nya apakah langsung dari field instrument devices (mis. FieldBus, Hart Instrument atau Field Instrument Analyzer, dll) ataukah dari suatu Isolator Module (mis. isolator powers & repeats untuk Intrinsically Safe, dll).
Pastikan spesifikasi signal keluaran dari active module tersebut jenisnya apakah telah sesuai dengan tipikal signal yang di-setting (di-configure) pada I/O module control system yg digunakan (DCS, PLC, Scada Controller, I/O distribution module, dll).
Pastikan kembali apakah signal 7mA yang diukur tersebut merupakan Analog Signal dari suatu current loop 4-20mA ataukah mungkin telah di-converter menjadi voltage loop 1-5Vdc.

Tanggapan 3 -adi harjono

Pak Irwan,

Saya belum pernah pegang dcs yokogawa, tapi kalo saya boleh cerita mungkin ada kesamaan di dcs anda. ditempat saya di pasang dcs yamatake yang baru (TDC 3000 PM-EX).

Di dcs yamatake setiap perubahan parameter aktif – pasif atau sebaliknya maka perlu di ubah pin yang ada di sub module AI nya, semacam card juga di module AI. setelah itu perlu di restart atau semacam download partial change untuk address tersebut, jadi di load ulang parameternya dan ini tidak mengganggu process secara keseluruhan. kelemahan dari dcs baru ini juga di setiap sub module AI nya satu card untuk 2 AI, (satu module terdapat 2 input AI) jadi rada repot kalo AI satunya merupakan control atau untuk emergency system, kita harus membuat PV inputnya manual, pekerjaannya sih gak lama tapi kalo belum biasa bikin deg degan juga. terutama ketika akan restart partial change nya tadi.

Kalo sistem lama (PM 100 atau AMC) memang tidak berhubungan dengan software nya, jadi cukup perubahan di lakukan di RTP untuk input bertegangan atau tidak bertegangan. maka dcs nya akan langsung mengikuti.

Di setiap input AI ada relay fuse nya pak, saran saya coba di check dulu fuse nya barang kali putus jadi tetap bad connection, salam.
Semoga membantu.