Thermosyphon bekerja karena ada prinsip bejana berhubungan maka sirkulasi bisa natural, jadi elevasi static head bottom column paling tidak musti sama seperti tinggi reboiler
Menurut saya jika pemasangan valve pada posisi pipe line horizontal akan lebih baik, tapi jika dipasang pada vertical line pipe tentu akan mempengaruhi kedudukan reboilernya asalkan saja tinggi static nya masih bisa merendam seluruh tube & sebagian shell nya.

Tanya – Erdyanto

Salam teman-teman Migas,

Unit saya Sour Water Stripper sering mengalami permasalahan pada termosyphon reboilernya (kotor sehingga heat transfer tidak optimal).

Untuk itu kita berencana memasang gate valve di in/out termosyphon reboiler tersebut. Setelah saya hitung delta press akibat kedua valve tersebut hanya 0.003 kg/cm2 (referensi perhitungan dari buku ‘Rules of Thumb for Chemical Eng’). Yang jadi pertanyaan saya adalah :

1. apakah ada larangan pemasangan valve pada termosyphon reboiler

2. apakah ada parameter lain yang perlu diperhatikan selain viskositas dan potensi fouling, mengingat services alat ini untuk air dengan oil content yang relatif kecil (sekitar 20 ppm)dan density relatif sama dengan air (+/- 1kg/lt)

3. apakah dapat dipasang valve mengingat press drop hanya 0.003 kg/cm2

Terima kasih atas bantuannya.

Tanggapan 1 – Onei Black

Mas Erdyanto,

Utility-nya pakai apa mas? Udah cek LMTD actual compare to design?

Kalau boleh tahu apa hubungan antara fouling di reboiler dengan rencana pemasangan valve? Untuk drain kah?

Atau untuk mengurangi laju liquid yg masuk ke reboiler supaya heat transfernya cukup?

Tanggapan 2 รขโ‚ฌโ€œ Erdyanto

Utility/pemanasnya menggunakan LP Steam mas Onei(press 3 kg/cm2 dan temperatur sekitar 150 C). Kebetulan tidak saya cek mas, karena menurut saya pemasangan tersebut hanya mempengaruhi pressure dropnya, padahal proses kerja termosyphon berdasarkan pada perbedaan density antara liquid (jenuh) masuk dari kolom dan campuran uap (jenuh) keluar menuju kolom sehingga terjadi circulasi secara natural. Karena itu dihindari press drop yang tinggi. Kondisi operasi tidak ada yang kita rubah.

Valve saya pasang dengan tujuan jika terjadi fouling pada reboiler, maka saya dapat membersihkan inside reboiler tanpa menghentikan unit, cukup dengan memblok kerangan/valve in/out reboiler, bahkan dapat dikembangkan dengan penambahan reboiler (paralel reboiler) ke depannya.

Hal ini harus dilakukan karena sour water stripper merupakan unit yang akan mentreated sour water unit2 lain (ex : hydrocracker, platformer dll)sehingga sesuai dengan kualitas yang diizinkan oleh pemerintah.

Tanggapan 3 – Onei Black

Mas Erdyanto,

Utility/pemanasnya menggunakan LP Steam mas Onei(press 3 kg/cm2 dan temperatur sekitar 150 C). Kebetulan tidak saya cek mas,
kalo gak di cek bagaimana bisa tahu kalo fouling? Dari pressure drop? Atau apakah ada penambahan kebutuhan steam?

karena menurut saya pemasangan tersebut hanya mempengaruhi pressure dropnya, padahal proses kerja termosyphon berdasarkan pada perbedaan density antara liquid (jenuh) masuk dari kolom dan campuran uap (jenuh) keluar menuju kolom sehingga terjadi circulasi secara natural. Karena itu dihindari press drop yang tinggi. Kondisi operasi tidak ada yang kita rubah.

Thermosyphon bekerja karena ada prinsip bejana berhubungan maka sirkulasi bisa natural, jadi elevasi static head bottom column paling tidak musti sama seperti tinggi reboiler

Menurut saya jika pemasangan valve pada posisi pipe line horizontal akan lebih baik, tapi jika dipasang pada vertical line pipe tentu akan mempengaruhi kedudukan reboilernya asalkan saja tinggi static nya masih bisa merendam seluruh tube & sebagian shell nya.

Valve saya pasang dengan tujuan jika terjadi fouling pada reboiler, maka saya dapat membersihkan inside reboiler tanpa menghentikan unit,
(jadi musti punya reboiler cadangan donk!!!)

cukup dengan memblok kerangan/valve in/out reboiler, bahkan dapat dikembangkan dengan penambahan reboiler (paralel reboiler) ke depannya.
setuju mas!!!

Tanggapan 4 – Erdyanto

maaf terlambat membalas, betul sekali mas Onei,

1. steam yang dibutuhkan telah melebihi disain yaitu 30 – 40 m3/jam vs disain 20an m3/jam.

2. beberapa waktu/bulan yang lalu, pemisahan pada sour water degassing drum (yang berfungsi melakukan pemisahan gas,water dan oil) tidak optimal, sehingga inlet reboiler masih mengandung minyak yang cukup banyak (secara visual terlihat seperti campuran HVGO),

Karena kedua hal itu saya yakin telah terjadi fouling pada reboiler.

benar sekali kita masih membutuhkan reboiler cadangan tapi tentu saja jika pemasangan kerangan ini bisa dilaksanakan. Sebenarnya unit SWS ini bukan proses akhir untuk treated water, masih ada pengolhan secara biologis, namun unit ini penting untuk meringankan beban pengolahan selanjutnya. Namu dengan adanya kerangan, pembersihan inside reboiler dapat dilakukan dalam waktu yang singkat yaitu < 1 hari. Sehingga masih dapat ditolerir.

Setuju toh mas… tapi intinya bagaimana…

bisa ga dipasang kerangan ๐Ÿ™‚

Tanggapan 5 – Onei Black

Mas Erdyanto,

Yang pasti saya pribadi setuju dengan maksud anda.

Juga kalau bisa perhitungan panas di HE (UA, LMTD, Flowrate utility & process, pressure drop) sebaiknya dipastikan dan diklarifikasi lagi dengan pasti, bisa juga pakai software HE rating.

Jadi hasil perhitungan ini bisa dipakai untuk mendukung alasan2 anda dengan cermat.