Saya lagi mencoba searching info data terkini tentang proyek-proyek Geothermal di Indonesia dan membutuhkan informasi sebanyak-banyaknya, seperti: 1. Kekantor manakah yang harus saya datangi? Apakah ke BP Migas? Departemen ESDM? Ataukah ke kantor pusat PLN? Mohon informasi juga siapa yang harus saya temui; 2. Untuk private company (swasta) yang berminat, apakah peluang yang ada cukup besar? Jika memang peluang itu ada? Kira-kira dukungan apa saja yang disediakan Pemerintah?

Tanya – Thomas Yanuar

Rekans Migas Yth,

Saya lagi mencoba searching info data terkini tentang proyek-proyek Geothermal di Indonesia dan membutuhkan informasi sebanyak-banyaknya, seperti:

1. Kekantor manakah yang harus saya datangi? Apakah ke BP Migas? Departemen
ESDM? Ataukah ke kantor pusat PLN? Mohon informasi juga siapa yang harus saya temui.

2. Untuk private company (swasta) yang berminat, apakah peluang yang ada cukup besar?

Jika memang peluang itu ada? Kira-kira dukungan apa saja yang disediakan Pemerintah?

Atas bantuan rekans sekalian, saya menyampaikan terima kasih sebelumnya.

Tanggapan 1 – fuad mubaraq

Pak. Thomas.

Saya belum tahu arah mana maksud bapak ini, mau inves di project power plant ya pak?
Setau saya opportunity geothermal powerplant nmasih sangat besar pak, karena kita memiliki panas bumi yang melimpah diberbagai daerah hanya sayang belum banyak yang digarap,,, entah karena teknologi dan investasinya yang mahal atau apa saya juga g ngerti.

Untuk project yang akan running dalam waktu dekat ini sepertinya project lahendong III pak.
EPCnya Rekayasa industri dan jika tidak salah joint dengan company dari jepang saya lupa namanya…sepertinya PT. Rekayasa industri memang menguasai EPC untuk untuk geothermal powerpalnt, karena satau saya project yang dahulu, seperti Kamojang, lahendong 1 dan 2 mereka juga yang ngerjakan.bapak bisa kontak kesana karena memang mereka punya divisi khusus untuk project2 geothermal powerplant,, saya yakin mereka lebih banyak ngerti tentang yg bapak inginkan.

saya juga mengamati project2 geothermal powerplant banyak dibiayai dari Jepang melalui dana JBIC, dan PLN sendiri membangun powerplant 10.000 megawatt tidak mengunakan panas bumi, melainkan batubara,, entah kenapa..?

Demikian share saya

mohon maaf jika ada yang salah bisa di koreksi.

Tanggapan 2 – Thomas Yanuar

Terima kasih tanggapannya Pak Fuad,

Ada kemungkinan memang untuk berinvestasi di bisnis geothermal ini dari beberapa perusahaan Jepang yang menjadi rekanan. Sekaligus kemungkinan juga beberapa kontraktor besar Jepang yang ingin menggarap lahan EPC-nya, tentu dengan mengajak partner dari kontraktor EPC dalam negeri.

Namun dari pihak saya, masih minim informasi seperti yang saya postingkan sebelumnya. Informasi Pak Fuad tentang Rekayasa Industri, akan saya mintakan untuk ditindak lanjuti oleh staff yang berkaitan. Btw, jika ada rekans lain yang memiliki informasi tentang jalur birokrasi dan data-data up coming proyek selanjutnya, mohon dishare bisa lewat japri ataupun Milis.