Piping Engineer terbagi 2, Piping Material dan Piping Stress Engineer. Piping Material Engineer mempunyai tanggungjawab untuk membuat Master Specification untuk semua piping system. Specification untuk Piping Material biasanya terdiri dari pipa, valves, fittings, flanges, bolt and nut, gaskets, branch connections, fabrication criteria dan installation criteria. Juga termasuk insulation, paint dan special coatings lainya, dan specialty items. Piping Material juga melakukan perhitungan Material take Off (MTO), production of Bill of Material (BOM), RFQ (Request For Quotation), Bid Tabulation. Piping Stress Engineer, tugasnya adalah melakukan perhitungan dan analisa terhadap piping system yang masuk dalam critical system dan men-design pipe support. Group ini juga memproduksi Specification untuk Stress Analysis, Spring Support, Standard Pipe Support, Special Pipe Support, expansion joints, dan special engineered item, checking Isometric production.

Tanya – firman simanjuntak

Saya baru saja lulus dari jurusan Teknik Material & Metalurgi, mengenai lowongan yang tersedia dari Oil n Gas biasanya pada Corrosion Engineer dan kalau pada EPC biasanya pada Piping Engineer. Saya ingin menanyakan tentang Piping Engineer kepada bapak ibu sekalian, apakah job desk dari PE itu sendiri, pelajaran dan software apa saja yang perlu kami pelajari? karena terus terang selama kami kuliah hanya banyak membahas ttg manufaktur, korosi dan kegagalan, dan inovatif material, tidak pernah seingat saya menyinggung hal2 yang berkaitan ttg pipa kecuali pada matakuliah inspeksi tentunya..
Mohon maaf jika pertanyaannya mendasar sekali,
Mohon pencerahan dari bapak ibu, Terima kasih..

Tanggapan 1 – Novianto Dwi Wibowo

Selamat siang mas firman,

Saya ada beberapa link mengenai pipeline, saya kirim japri…

Tanggapan 2 – Henry Margatama

Pak Novianto,

Apakah piping engineer yang dimaksud sama dengan pipeline untuk distribusi migas bawah laut? Dari yg saya tahu, piping engineer berkaitan dengan sistem perpipaan yang berhubungan dengan equipment (instrument, vessel, heat exchanger, dsb), sedangkan pipeline engineer melakukan pekerjaan yg berkaitan dengan perencanaan, analisis desain dan metoda instalasi pada pipa bawah laut. Selain itu untuk pipeline engineer sendiri untuk saat ini kebanyakan diambil dari lulusan yg memiliki latar belakang struktur, misalnya jurusan Teknik Kelautan ITB. Karena salah satu kompetensi utama yg diajarkan disini mengenai perencanaan struktur bangunan lepas pantai sekaligus pipa bawah laut. Namun, juga tidak menutup kemungkinan kepada lulusan dari jurusan Mesin ataupun Material. CMIIW.

Mas Firman,

Setahu saya, memang pada dasarnya Jurusan Teknik Material dan Metalurgi spesifik pada aspek materialnya saja. Memahami dan menganalisa lebih lanjut terhadap karakteristik yg terjadi pada Material yg digunakan. Biasanya untuk perusahaan EPC (fabricator), lulusan Teknik Material dan Metalurgi ditempatkan pada Departemen Quality Control dimana job desk yg dikerjakan antara lain : melakukan inspeksi thdp material seperti pengecekan chemical contents pd material, kualitas hasil pekerjaan pengelasan, perancangan sistem katodik proteksi, coating dan sebagainya.

Tanggapan 3 – Novianto Dwi Wibowo

Selamat Sore mas Henry,

ada puluhan link yang saya dapatkan dari 4shareddotcom tentang pipeline dan juga piping engineer, semoga ada salah satu dari link tersebut yang sesuai dengan yang diinginkan mas firman. terima kasih atas additional infonya.

Tanggapan 4 – Eko Widyantoro

Mas Firman,

Coba follow link di bawah ini, mungkin bisa membantu.

http://pipingdesigners.com/Tips/Job Descriptions.htm

Tanggapan 5 – yudi

Pak Firman, saya coba jawab job description singkat dari Piping Engineer,

Piping Engineer terbagi 2, Piping Material dan Piping Stress Engineer,
Piping Material Engineer mempunyai tanggungjawab untuk membuat Master Specification untuk semua piping system. Specification untuk Piping Material biasanya terdiri dari pipa, valves, fittings, flanges, bolt and nut, gaskets, branch connections, fabrication criteria dan installation criteria. Juga termasuk insulation, paint dan special coatings lainya, dan specialty items.
Piping Material juga melakukan perhitungan Material take Off (MTO), production of Bill of Material (BOM), RFQ (Request For Quotation), Bid Tabulation.

Piping Stress Engineer,
Tugasnya adalah melakukan perhitungan dan analisa terhadap piping system yang masuk dalam critical system dan men-design pipe support. Group ini juga memproduksi Specification untuk Stress Analysis, Spring Support, Standard Pipe Support, Special Pipe Support, expansion joints, dan special engineered item, checking Isometric production.

demikian penjelasan singkat, untuk detailnya mungkin rekan2 ada yang mau menambahkan.

Tanggapan 6 – Fery Simbolon

Lae Firman,

Piping Engineer bukan hanya di EPC, terkadang ada juga di client. Biasanya kebutuhan di Client hanya 1-2 orang. Saya juga lulusan Teknik Metalurgi, sejak lulus sampai sekarang masih sebagai Piping Engineer. Memang dikuliah tidak pernah dibahas ttg perpipaan, nanti Anda akan banyak belajar dari teman2 Piping Designer apa itu valve, fittings, piperack dll. Ilmu fisika, pengubahan bentuk, pemilihan material, korosi dan failure analysis yg pernah kita pelajari saya rasa sangat membantu.

Piping Engineering di EPC, seperti yg dibahas teman2 sebelumnya umumnya terbagi tiga: Piping Stress, Piping Material dan Piping Design.
Anda bisa masuk ke tiga subdisiplin tsb. Kalau suka yg berbau IT dan database, bisa masuk sebagai Piping Design spt PDS Admin atau PDMS Admin. Kalau suka yg berbau pemilihan material silahkan masuk ke Piping Material. Piping stress juga tidak kalah menarik, disini dipelajari bagaimana mendesign pipa agar memenuhi allowable pipa dan equipment yg terkoneksi sesuai code yg dipakai. Software yg dipakai untuk Piping Stress: Caesar, Autopipe, Triflex etc. Silahkan cari software tsb utk dipelajari, saya pernah liat CD tersebut di Mall Mangga Dua atau Ambassador Jakarta.

Saya sempat sebagai Piping Stress dan sekarang menjadi Piping Engineer untuk Plant yg sedang beroperasi. Kalau di Client, menurut opini saya Piping Eng scopenya lebih luas bisa masuk ke Material, Korosi (RBI), Piping Stress, Failure Analysis etc. Kita juga banyak dibantu third party yg benar2 specialist dibidang tersebut.

Semoga membantu.

Tanggapan 7 – Kukuh A. Damayanto

Pak Firman,

Rupanya sudah lengkap informasi yang disampaikan teman-teman tentang Piping Engineer.
Hanya sedikit menambahkan untuk ilmu-ilmu yang harus dipelajari bagi seorang PipingEngineer, terutama apabila bekerja di perusahaan konsultan enjiniring.

1. Ilmu Mekanika Fluida, terutama cara-cara menghitung pressure drop, line sizing, water hammer, bentuk-2 aliran, dll.

2. Ilmu Mekanika Teknik, yang membahas tentang distribusi beban yang terjadi pada piping system akibat penempatan pipe support.

3. Ilmu Mekanika Getaran, apabila terjadi beban vibrasi terhadap instalasi pipa.

4. Ilmu Perpindahan Panas (Heat Transfer), untuk mendisain instalasi pipa akibat terkena beban thermal (expansion).

5. Ilmu Menggambar Teknik, yang berguna bagi seorang Piping Designer.

6. Ilmu Korosi.

7. Dan yang terakhir harus mengerti standard code-standard code yang berlaku untuk mendisain, mengkonstruksi, dan memaintenance instalasi perpipaan.

Sekiranya itulah ilmu-ilmu yang akan berlaku di dalam Piping Engineering.
Silahkan rekan-rekan apabila ada yang mau menambahkan sekelumit tentang Piping Engineering.

Tanggapan 8 – ardianta somad

Pak firman & rekans,

sedikit menambahkan lagi, yang tidak kalah menarik pada piping engineer job adalah pada saat aktifitas pipe testing atau precom&com. hal2x seperti flushing, hydrotest, drying/blowing, leak test, etc juga akan menjadi bagian kerjanya jika bekerja di EPC.
disini kita akan menyipakan spt test paket berdasarkan spec code & standar dan cpy requirements, pipe test lay out dwg, kebutuhan equipment yg akan digunakan (pump, compressor, recorder,kunci pipa dll), kebutuhan man power, menyiapkan procedure untuk aktifitas precom & com ini hingga job safety analysisnya (JSA).dll…
jangan lupa untuk maen kelapangan, terutama pada saat aktifitas2 precom&com ini inprogress 🙂
semoga membantu,

Tanggapan 9 – -syaefrudin-

Mas Firman, saya ada beberapa link yang saya pelajari juga sebagai sumber inspirasi sebagai piping engineer. Beberapa saya dapatkan dari forum.

websitenya www.egpet.net

di situ banyak sekali membahas mengenai segala ilmu mulai dari proses, mechanical, maupun piping engineer..dan beberapa posting melalu beberapa thread banyak yang kasih link untuk referensi / manual book maupun software (bajakan – red), yang bisa digunakan buat belajar. Tinggal download aja…free..

Ada beberapa senior piping yang sudah menuliskan melalui blog mereka..salah satunya : www.don85.wordpress.com, dll..

Kalau pengalaman saya, belajar dari beberapa pengalaman senior lebih berarti, yang penting ada kemauan untuk belajar.. terus terang saya dengan basic T. Industri yang sama sekali tidak ada relevansi dengan dunia piping, tapi saya sangat interest di dunia ini, sehingga sekarang terjun sebagai piping engineer…Mungkin ini tambahan dari saya..semoga bisa membantu.

Tanggapan 10 – rahmatfirmansyah

Boleh sharing cerita bagaimana Syaefruddin bisa sampe jadi Piping Engineer dengan basic T. Industri? Training institusi ataukah seperti apa. Mohon kesediaanya berbagi cerita? Bagi kami besar artinya.
Menjadi tertarik karena background kt yg sama.

Tanggapan 11 – -syaefrudin-

Mas firman, memang saya tidak sepenuhnya T. Industri..dengan mengalami jenjang pendidikan politeknik jurusan design engineering trus lanjut ke t. industri. Terus terang karena saya sejak dulu menyukai ilmu menghitung spt ilmu kekuatan bahan yang merupakan aplikasi dari ilmu fisika, mas..kemudian dapat kerjaan yang berhubungan dengan design engineering semua..jadi saya pikir sudah terlanjur basah bidang design, saya makin menekuni bidang itu saja. saya belajar secara otodidak (googling, hunting referensi dan standard code) dan banyak belajar dari senior baik directly maupun melalui milis ini, mas..Prinsip saya alah bisa karena terbiasa..kebetulan proyek yang saya kerjakan kebanyakan design static equipment dan beberapa piping..kalau untuk piping, saya ambil kursus pipe stress analysis, mas..mungkin dengan ditambah ilmu dari t. industri yang notabene lebih ke arah manajemen, maka design yang saya buat, harapan saya bisa lebih efisien. sebagai contoh, kan di T. industri belajar ergonomi..nah itu bisa diterapkan misalnya berapa jarak tuas valve operator yang efisien sesuai dengan postur tubuh orang..mungkin itu sedikit share dari saya,mas..CMIIW.

Tanggapan 12 – Eko Drajat, Nugroho

wah mas rahmat,

aja kagetan, aja gumunan, ………… hal ini biasa dalam dunia kerja.

banyak praktisi perbankan dg background teknik, atau pertanian …………..

kalau basic Teknik Industri kerja jadi Piping Engineer itu masih termasuk wajar. Soale umumnya piping engineer ini dari background mechanical engineer, dimana di kampus (kalau tdk salah, pls dikoreksi
ya) antara Teknik Mesin dan Teknik Industri itu kira2 hanya beda 40 – 60 SKS terakhir saja (jadi sekitar 100 – 120 SKS sama).

Bahkan kalau dicari banyak sekali di milis ini yg mungkin gak (harus) related antara background bidang studi dan dunia kerja yg dilakoni.

Contoh saja seperti Drilling Engineer dari T. Sipil atau T. Elektro. dll.

Tanggapan 13 – Herman Susanto

Betul apa yang dibilang mas eko, yang penting kesungguhan serta kerja keras kita dapat dan mampu menjadi apa yang kita inginkan. untuk menambah ilmu yang kita geluti bila perlu ditambah dengan ikut training ataupun seminar untuk menambah wawasan serta ilmu baru yang belum kita miliki. Sebagai contohnya saya mempunyai teman dengan background yang sangat jauh dengan pekerjaan yang beliau geluti sekarang(beliau alumni dari sekolah agama/IAIN red, tetapi pekerjaannnya sebagai Welding inspector,banyak lagi rekan2 kita yang berbeda background tetapi bekerja sebagai inspector.

Tanggapan 14 – feby brian

mas firman,

ringkas aja job desk seorang piping engineer di EPC untuk awal project yaitu harus bisa dan mengerti akan standart piping ( fitting, valve, etc ) dan intinya adalah bisa mengerti akan drawing. engineer piping adalah orang yang berhubungan langsung dengan client baik untuk issued drawing, revisi, data sheet,sesuai dengan keinginan dari client, piping engineer dibantu oleh piping designer/pdms designer yaitu orang yang akan membuat sketch dari dari data2 yang diberikan oleh piping engineer pada sebuah plot plan, piping plan dan isometric,mto dan akan di tuangkan kedalam gambar berbentuk 2D/3D oleh draftman. setelah tergambarkan akan buat stress analisinya dan penempatan support oleh engineer stress. semoga membantu.

Tanggapan 15 – FKA

Bapak dan ibu semua terima kasih atas support dan jawabannya.. sangat banyak informasi mengenai piping engineer terlebih dari bapak ibu yang berdikusi dengan saya via japri.
Tampaknya saya masih perlu belajar banyak, terlebih beberapa ilmu seperti getaran dan code perpipaan yang belum pernah saya pelajari sebelumnya.